AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
Membeli Ponsel


__ADS_3

.........


Kemana dia??


Huhh ada ada saja.


Dave pun kini pergi ketempat salah satu proyek pembangunan apartement miliknya.


Namun ditengah perjalanan dave melihat almira sedang bersama seorang pria yang cukup ia kenal disebuah parkiran yaitu Mr. Geogre.


Sedang apa mereka dikafe itu?.


Berhenti! perintah dave pada supirnya.


lalu sang supirpun meminggirkan mobilnya ditepi jalan.


Dave memandangi gerak gerik Mr. George dan almira saling tertawa didetik perpisahan mereka. Ternyata mereka telah selesai makan siang bersama dan akan pergi.


Almira melambaikan tangannya dengan bahagia saat Mr. George pergi.


Dasar penjilat licik.


Drrrtttttt...drtttt...


Benda pipih disaku dave bergetar dave pun merogoh saku celananya mengambil ponsel miliknya.


"Done!!! Misi pertama sudah dijalankan."


Pesan dari Mr. George


Dave pun tersenyum, dipandanginya lagi almira yang masih berdiri dengan senyum manisnya menatap kepergian Mr. George.


Berbahagialah sekarang dan puaskan tersenyum karna sebentar lagi kamu akan menangis berlutut ditanah menyesali perbuatanmu yang telah melakukan kekejian terhadap calon istriku. cihh, aku tidak sabar melihat wajah memelasmu memohon maaf pada calon istriku.


Dave kembali tersenyum mengingat wanita yang ada didalam rumah mewahnya yaitu jeje.


Sedang apa ya dia??


ingin sekali aku mendengar suaranya.


Dave membuka layar kunci ponselnya, mencari kontak bi imah. ingin segera menelphone bi imah untuk berbicara dengan jeje. Sejak jeje tinggal dikediaman dave, dave pun menyembunyikan semua telpon rumah yang ada didalam istananya itu karna khawatir jeje akan menelphone dan meminta bantuan untuk kabur pada orang lain.


Tapi dave mengurungkan niatnya, ponselnya ia masukkan kembali kedalam saku celananya.


"Ayo Jalan!!" perintah dave lagi pada supir.


Sepertinya aku harus segera membeli ponsel


baru untuk jeje supaya aku bisa menghubunginya secara langsung tanpa melalui bi imah, tapi apa aku bisa percaya bahwa dia tidak akan macam macam.


Sang supir memperhatikan bosnya yang sedang senyum senyum tak jelas dari kaca depan pun ikut tersenyum.


Tapi selama ini dia selalu menepati janjinya, bukankah dia gadis penurut??


Dave pun mantap dengan niatnya.

__ADS_1


"kita pergi ke mall, saya ingin mencari sesuatu"


"Baik pak"


Dan akhirnya dave pun berada disebuah mall mencari toko ponsel ditemani oleh sang supir yang ia minta untuk ikut bersamanya.


"Selamat siang pak, apakah anda butuh ponsel keluaran terbaru dengan berbagai tipe. kami memiliki beberapa ponsel dengan fitur lengkap apakah bapak berminat?" Seru pegawai ramah.


"Tunjukkan beberapa" sahut dave semangat.


Kemudian sang pegawai pun dengan telaten menjelaskan beberapa model ponsel, dave antusias mendengarkan penjelasan pegawai tersebut.


"Apakah ponsel ini bapak yang akan memakainya atau akan anda berikan pada istri bapak?" Seru pegawai dengan senyum manis.


Apakah aku seperti pria beristri?


"Ya saya akan memberikan untuk istri saya"


Kemudian pegawai pun menyarankan agar dave membeli sebuah ponsel yang menurutnya disukai oleh kaum hawa.


Pegawai menjelaskan lagi alasan kenapa banyak wanita menyukai ponsel yang ia yakini akan disukai juga oleh istri dave.


"Baik saya akan membeli yang ini" Seru dave menunjuk ponsel yang dijelaskan pegawai tadi.


"Baik pak, apakah bapak juga berminat ingin memberikan aksesoris ponsel pada istri bapak? ponsel milik istri bapak akan terlihat lebih bagus dengan beberapa aksesoris" Seru pegawai melanjutkan penawarannya.


Pegawai pun mengajak dave untuk melihat beberapa koleksi aksesoris ponsel, dave pun menurutinya.


"Sen menurutmu bagaimana?" Ucap dave menunjukkan aksesoris ponsel pada supir cadangan pengganti erick itu , seno namanya.


"Menurut saya kurang bagus pak karna warnanya terlalu gelap, biasanya wanita identik dan suka dengan warna cerah" Ucap seno gugup.


Apakah aku lancang mengatakan pilihannya tidak bagus? apakah aku akan dipecat setelah ini?


"Maaf pak, bapak bisa memilih warna kesukaan istri bapak. istri bapak akan sangat senang. Istri bapak suka warna apa biar saya pilihkan?. seru pegawai dengan semangat.


Lebih tepatnya calon istri,


Aku juga belum tau warna kesukaan calon istriku. Batin dave berkata seraya menatap kearah seno bingung. Seno yang merasa bos besarnya sedang bingung pun kemudian berbisik kepada dave.


"Biasanya wanita suka warna merah muda (Pink) pak "


Apakah bisa dipercaya?


Dave kurang yakin dengan seno karna seingat dave, laura wanita bak model internasional saja pun tidak begitu menyukai warna pink.


Setelah mendengar bisikkan seno dave pun mengutarakannya pada si pegawai.


"Istri saya menyukai warna pink"


Jeje bukanlah laura, aku tidak perlu membanding bandingkan mereka dan tidak perlu menyama nyamai kesukaan mereka berdua. sudah pasti keduanya berbeda.


Kemudia sang pegawaipun memilihkan beberapa aksesoris yang berwarna pink dengan berbagai motif lucu dan elegant seperti hello kitty, rose, pink love, butterfly pink, berbie pink, motif berlian berwarna pink dan lain lain.


Apakah aku benar benar akan memilihnya? bahkan aku tidak tahu harus memilih yang mana.

__ADS_1


Lagi lagi dave melirik kearah seno, seno yang peka akan gerak gerik bosnya seakan minta pendapat pun langsung menunjuk salah satu aksesoris dengan motif pink.


Dave hanya mengikuti pilihan seno,


Kemudian pegawaipun mempersiapkannya.


Apakah pak dave benar benar mengikuti saran ku? seno tersenyum kali ini dirinya merasa penting atas pak dave,


Setelah selesai membeli ponsel untuk jeje, dave pun memutuskan untuk kembali pulang.


Tidak disadari dave telah melewati jam makan siangnya dan belum makan siang.


tidak hanya itu bahkan dave melupakan niatnya yang ingin pergi keproyek pembangunan, malah ingin segera pulang dan memberi hadiah kepada jeje.


"Ayo pulang!" Perintah dave


"Baik pak, kita tidak jadi keproyek pak? Tanya seno dengan niat mengingatkan tujuan awal mereka pergi.


Lancang sekali aku, kalau pak dave bilang pulang ya pulang. ngapain pake nanyak segala sih. abislah aku


"Astaga!!! Bagaimana aku bisa melupakannya..


Ayo kita ke proyek sebentar."


"Baik pak!"


Apakah aku terlalu bersemangat untuk memberikan hadiah pada calon istriku.


haah calon istri? aku benar benar akan menikah dengannya? apakah ini keputusan yang benar??


"Sen.


"Iya pak"


"Bagaimana pernikahanmu?" tanya dave pada seno yang baru setahun menikah.


Haa kenapa pak dave tiba tiba bertanya pernikahanku.


"Saya bahagia pak, malah sekarang istri saya sedang mengandung anak saya. usia kandungannya sudah 7bulan. saya sangat bahagia atas kehamilan istri saya pak"


Mengandung? apakah nanti jeje juga akan mengandung anakku?


"Apakah kamu mencintai istrimu?"


"Saya sangat mencintai istri saya pak, maka dari itu saya memutuskan untuk melamarnya menjadi istri saya. dan atas bantuan bonus yang bapak berikan saya bisa melamar istri saya dengan resepsi pernikahan yang cukup mewah dikalangan pria seperti saya. saya berterima kasih banyak pada bapak"


Tentu saja bahagia karna saling mencintai.


lalu bagaimana denganku?


"Menurut kamu pernikahan atas dasar perjodohan bagaimana?" Tanya dave bertele tele. yang sebenarnya dave ingin bertanya bagaimana jika menikah tanpa didasari rasa cinta.


"Sebagian orang yang menikah atas perjodohan akan saling mengenal satu sama lain saat setelah menikah kemudian saling jatuh cinta dan hidup bahagia pak. tapi ada juga beberapa pernikahan atas dasar perjodohan yang kandas dikarenakan tidak saling cocok pak. bahkan teman saya baru beberapa bulan menikah karna perjodohan, dan kini mereka telah berpisah sebelum memiliki keturunan pak" terang seno.


Apakah aku dan jeje juga akan kandas setelah beberapa bulan?? Bagaimana caranya agar pernikahan kami tidak kandas??? dave bertanya dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2