AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
Menikahlah Denganku


__ADS_3

"Menikahlah denganku!!" lagi lagi berucap dengan tampang dingin Wajah datar..


"Apaaaaaaahhhhh????" Teriak jeje kaget..dan menyebabkan dave tersedak roti bakar...


"Uhukkkkk....uhukkk...."


"Bapak bilang apa??" Seru Jeje yang seolah salah mendengar ucapan dave..Jantungnya kini berdegup kencang..Tangannya refleks mengambilkan gelas air minum milik dave..dave pun meminumnya..


Kini dave berdiri, kedua tangannya memegang pundak jeje. Lalu


"Aku gak suka mengulangi kata kataku, Dengar!!!....


Ahh dia mau bilang apa?? Semoga aja aku gak salah mendengar yang tadi...


"Menikahlah denganku!!" seru dave yang mengulangi kata katanya dengan wajah datar tanpa senyum diwajahnya dikarenakan dave menahan malu dan geroginya.


"Me..mee..menikah??? Jeje sama bapak??" gleekkk....Jeje menelan salivanya sendiri....


"Hmmmm" dave masih memandang Jeje seolah menunggu jawaban dari mulut Jeje..


Huuuhhhh....aku harus jawab apa, apa ini serius atau pak dave hanya becanda?? Aku yakin dia cuma mau memperdayaku aja..


"Ta..tapi pak.."


"Ini perintah!!! Bukan permintaan!! Mau tidak mau, siap tidak siap kamu harus menikah denganku. Titik!!!"


Haaaahhh apa apaan ini?? Akupun belum jawab mau apa enggak .Apa begini caramu meminta wanita menikah denganmu??pantas saja laura meninggalkanmu, ciihhh..dasar pria tanpa ekspresi !!


"Jeje bukanlah wanita tipenya bapak, bahkan Jeje jauh dari kata sempurna. Jeje akan membuat bapak malu nantinya karna memiliki istri seperti Jeje " seru Jeje memalingkan wajah padahal dihatinya seperti ada rasa gembira yang tak terkira.


Dave memutar mengelilingi tubuh Jeje, memandangi dari ujung kaki hingga ujung rambut..


"Not bad" dave mendekat lalu memeluk Jeje dari belakang..kedua tangan dave melingkar diperut rata Jeje..dagunya ia letakkan dipundak jeje


Gleekkkk....Jeje kembali menelan salivanya..


Aahhh kenapa harus seperti ini sih?? Jantungku?? Jantungku mau copottt...aaaaaaaaa...


"Setelah menikah denganku kamu akan mendapatkan kebebasanmu, tentunya dengan peraturan tertentu. Tapi kamu bisa bertemu dengan adik kesayanganmu itu, bahkan membawanya kerumah kita ini....Emuacccchh" Seru dave sembari mencium pipi Jeje ..


Aaaaa....kenapa pak dave nyium disaat begini sih..


Tangan Jeje bergetar, timbul titik keringat kepanikan didahinya yang menandakan Jeje sedang menahan nafas yang terasa sesak akibat ulah dave yang mengecupi leher Jeje sembari memeluknya dari belakang.


"Tapi Jeje bukanlah istri idaman bapak, Jeje gak seperti mbak laura yang cantik, sempurna dan membanggakan bila bergandengan dengannya. " ucap Jeje dengan bibir gemetar, pipinya memerah..

__ADS_1


Dave membalikkan tubuh Jeje kearahnya, memeluknya dari Depan lagi..dan lagi Jeje semakin panas dibuatnya..


Jangan sampe pak dave mendengar suara jantungku yang berdegup kencang ini, Aaaaaaa kenapa dia seperti bayi manja sih???


"Jangan sebut nama itu lagi, nama itu tak semenarik kamu dihatiku" Memeluk Jeje erat sembari mengelus elus rambut panjang milik Jeje..


Degg.....


Aww...Jangan terlena je jangan terpengaruh oke. Dia cuma mau manfaatin kamu. Tujuan dia cuma mau nidurin kamu abis itu mencampakkan kamu. Ingatt dia cuma mau jadiin kamu ******* pribadinya!! Dia memintamu menikah dengannya supaya kamu gak menunda apa yang seharusnya kamu berikan padanya..Jangan geer ya je please!!


Huhhh.... Jeje menghembus nafas panjang.."Gak!! Jeje gak mau, Kalo bapak cuma mau tidur sama Jeje oke Jeje siap tapi setelah itu Jeje putus hubungan sama bapak dan bapak gak boleh ganggu hidup Jeje lagi. Sebaliknya Jeje gak akan berurusan sama bapak lagi!!." seru Jeje ketus seraya melepaskan pelukan dave dan mendorong dave..


"Aku yang mengatur bukan kamu, disini aku rajamu yang harus kamu patuhi!!Bahkan kamu gak bisa menolakku karna garis hidupmu sudah ada di tanganku, kamu hanya perlu mempersiapkan diri dan menuruti kemauanku... ratuku!! Seru dave menarik Jeje kemudian mendorong Jeje hingga terduduk dikursi meja makan.


Apa?? Dia bilang ratuku?? Aku ratu baginya??? Bunga bertebaran dimana mana


diseluruh ruangan..


Dave mengunci Jeje dengan tubuhnya dikursi itu, "bahkan kamu hanya perlu menikmatinya saja, kamu gak punya pilihan lain selain menikah denganku tanpa menolakku apapun peraturanku dan keinginanku atas dirimu..Atau!!"


Atau apa?? Katakan dengan sungguh sungguh kau ingin menikah denganku pak, bukan malah mengancamku. Dasar brengsek ..


"Atau kamu gak akan ketemu adik kamu selamanya! Teruslah menjadi simpanan ku disini, sampai aku bosan menyimpanmu lalu membuangmu kesarang buaya " dave tersenyum licik ..


Heeiii pak aku cuma mau dilamar seperti wanita lain, bukan dengan cara mengancamku. Kamu sungguh menyebalkan pak!!!!


"Ehhhmmm jeje.....Emmpppp" Mata Jeje membulat besar, nafasnya kini bersatu didalam nafas dave. Jeje masih Ingin meminta persyaratan tapi dave sudah menutup mulut jeje dengan bibir manisnya.


Kenapa selalu gak sabaran gini sih pak?? Bahkan aku belum mempersiapkan bibirku..untung aja hari ini sarapan roti jadi agak sedikit manis. kali ini mungkin Jeje sudah sedikit terbiasa dengan perlakuan dave yang selalu bernafsu padanya.


"Diam dan jangan banyak bertanya ataupun membantah!! Persiapkan dirimu menjadi istriku, aku akan memberimu detailnya!"


Apa?? Detail apa?? Muka Jeje terlihat bingung..


"Detail peraturan menjadi istri seorang dave dan bagaimana caranya menjadi istri seorang dave yang diinginkan dave!!"


Helloooooooo,,, apa cuma bapak yang punya detailnya?? Aku juga punya detail suami idamanku sendiri dan itu sama sekali gak ada dalam diri bapak.. Ketus Jeje dalam hati, matanya nampak kesal kearah dave..


"Kamu terpesona dengan calon suamimu ini??" seru dave dengan senyum licik menggoda..


Haa calon suami?? Benarkah dia calon suamiku??


"Jeje cuma heran kenapa bapak mau nikah sama Jeje yang bahkan gak bapak cintai?? Jeje tau bapak cuma mencintai mbak laura, apa bapak cuma maanfatin Jeje buat membalas mbak laura??"


"Heii anak kecil, kenapa begitu kepo?? " seru dave seraya memegang dagu Jeje, Jeje semakin gugup dibuatnya.. Nafas dave terasa panas menghembus wajah Jeje..

__ADS_1


"Jeje uda 20tahun pak, bukan anak kecil lagi" seru Jeje sembari melepaskan tangan dave dari dagunya..


"Anak kecil yang akan membuatkanku anak kecil" Senyum dave menyeringai..


Apa dia pengen punya anak kecil??


"Mulai hari ini aku akan memberikan mu jadwal latihan menjadi istri seorang dave, belajarlah dengan tekun wahai calon istriku yang manis" senyum dave mengembang namun seperti tertahan seraya ingin terkekeh dengan ucapannya yang terdengar konyol diakhir katanya.."


Ternyata gak sesulit yang ku bayangkan meskipun sedikit gugup...


Batin dave lega, Jeje masih dengan wajah bingungnya..


Benar!! Aku memang bener bener gak punya pilihan lain selain menikah dengan pak dave. Setelah menikah dengannya meskipun hanya sebuah status tapi aku bisa bebas menemui alexa. Lagi pula pak dave bukanlah tipe calon suami yang buruk. Aku hanya perlu menahan sakitku sendiri untuk mendapatkan jawaban teka teki dari mama mira. Batin Jeje mengalihkan fikirannya hingga tanpa disadari dave telah mencium keningnya seraya berpamitan pergi kekantor..


Cupppp.... "Aku akan mengirim rinciannya siang ini, pelajarilah tata caranya..setelah aku kembali kamu bisa langsung mempraktekkannya padaku sebagai ujian masa trainingmu dalam 1 bulan."


Haaahhh??? Mau jadi istri pun harus ditraining?? Apa dia gila??


"Baiklah aku akan kekantor, nikmatilah harimu.." Ucap dave sembari tersenyum menatap jeje namun seperti sedang menunggu jawaban.


"Ee..Hati hati.."


Apa??kenapa wajahnya begitu??apa ada yang salah denganku?


"Kamu gak ingin belajar mengecup kening calon suami mu yang akan berangkat kekantor??"


Apa??mengecup kening pun harus dipelajari??


Tanpa ada jawaban Jeje ' dave begitu saja menarik Jeje hingga tubuh mereka saling menempel..


Hmmmm....dave berdehem memiringkan wajahnya seraya menyuruh jeje mencium pipinya..Dengan terpaksa Jeje pun melakukanya..


Dave sudah mendapatkan apa yang diinginkannya, kini ia bisa berangkat kekantor dengan senyum manis dibibirnya..sementara Jeje hanya termenung kembali duduk di kursi nya sembari melahap kasar roti bakar..


Bersambung......


Haii...readersku...


Mungkin selama bulan puasa akan jarang update yaa..


Mohon dimaklumi..Karna author juga sedang menjalankan ibadah puasa tentunya akan ada hal hal yang tidak memungkinkan author buat nulis..


Selamat menjalankan ibadah puasa dibulan ramadhan bagi yang menjalankannya..🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Mohon maaf bila ada kesalahan.

__ADS_1


Stay healthy and #dirumahajadulu untuk mencegah dan memutus mata rantai covid19.


❤❤❤


__ADS_2