Aku Pun Ingin Bahagia

Aku Pun Ingin Bahagia
Episode 10


__ADS_3

...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...


Ke esokan harinya,aku pun berangkat dengan menggunakan angkutan umum saja karena memang aku yang meminta kak Lina untuk mengantar ku sampai ke tempat pemberhentian elf nya saja.


Kalau pun aku di antar kan oleh kak Lina,akan kesusahan dengan membawa koper ku.Karena tidak akan muat di simpan di bagian depan apalagi kalau aku pegang.


Meski pun tadi kak Lina sempat memaksa ku untuk mengantar ku,hanya saja aku bilang pada nya untuk nanti bisa mengunjungi ku saat suaminya sudah pulang saja.


Aku sengaja berangkat lebih pagi,supaya aku bisa mampir dulu ke kontrakannya dan menyimpan barang-barang ku.


Semalam aku sempat menelpon orang tua kundan kampung dan mengabarkan kalau aku sudah di terima kerja di pabrik yang aku mau.Mereka berdua sangat bahagia dan bersyukur,karena perjuangan ku membuahkan hasil.


Tidak banyak yang kami ceritakan,karena memang saat itu ibu dan ayah akan pergi ke acara syukuran tetangga yang menikahkan anak nya.


...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...


Sesampainya di depan pabrik,ternyata sudah ada beberapa orang buruh pabrik yang sudah dayang dan ada pula pelamar yang akan melamar pekerjaan hari ini.


Aku pun langsung menarik koper ku,menuju ke tempat kontrakan ku berada.Ternyata sesampainya di sana,penghuni kontrakannya tengah sarapan pagi bersama di depan salah satu kontrakan.


Mereka langsung melihat ke arah ku,ada yang melihat ku dengan raut wajah yangbserius ada pula yang tersenyum.


"Eh penghuni baru yah?" tanya salah seorang dari mereka.


"Iya,baru masuk hari ini." balas ku.


"Oh gitu......"


"Saya juga baru ke sini sekitar 5 hari yang lalu.Semiga betah ya di sini," ucapnya.


"Iya....."


Aku pun langsung berpamitan dan menuju ke kamar kosan ku yang berada di nomor 6.Akunsendiri tidak begitu lama,hanya menyimpan koper dan tas ku saja.Setelah itu aku langsung keluar dan mengunci kembali pintunya.


Aku pun memberanikan diri untuk memperkenalkan diri ku dan menyalami mereka.Ada sekitar 8 orang yang tadi tengah sarapan bersama.


Untungnya mereka juga sangat menyambutku dengan baik dan kami pun banyak mengobrol.Sampao akhirnya aku mendapatkan pesan dari Rafi.


"Maaf ya,baru bisa hubungin kamu."


"Kemarin aku pulang larut,karena harus mengikuti tes fisik dan hp nya di sita."


Aku pun menghela nafas ku,pantas saja sejak kemarin dia tidak ada menghubungi aku.


"Iya gak apa-apa,lagi pula aku juga tengah di sibukan dengan kepindagan ku hari ini."

__ADS_1


"Oh iya,aku sudah di terima kerja dan hari ini sudah mulai masuk."


"Kalau begitu,aku masuk kerja dulu yah."


Aku pun menunggu sebentar balasan pesan darinya,sambil berjalan menuju ke parik.


"Iya nggak apa-apa."


"Syukurlah,selamat yah."


"Semoga hari ini pekerjaan nya lancar,jangan lupa beli minum yah."


"Dah......."


Setelah mendapatkan balasan dari Rafi,aku pun langsung menuju ke pabrik.Namun sebelum itu,aku lebih dulu beli botol minum untuk nanti aku di dalam.


Untungnya saat aku hendak masuk ke area pabriknya,aku bertemu dengan Indah yang baru saja datang.


"Gimana? Apa kematin kamu sudah mendapatkan kosan nya?" tanya nya.


"Sudah,"


"Untungnya,aku dapat kontrakannya dekat dari sini.Tepatnya di samping paberik ini." lanjut ku.


"Oh gitu,syukurlah....."


"Besok paling,sekalian aku kasih uang kontrakannya sama kamu besok yah." ucapnya.


"Iya......"


Aku dan indah pun menunggu jam masuk di dekat gerbang.Kami pun sambil mengobrol dan bercerita banyak hal.


Tepat pukul 07.30 wib,bel tanda masuk pun berbunyi.Aku pun langsung masuk dan bertemu dengan mba Rini setelah di dalam.


Kami berdua pun di ajak langsung menuju ke tempat pengecekan barang,namun sayangnya aku dan mba Rini tidak berada di satu line yang sama.Kami berpisah cukup jauh.


Aku di tempatlan di line 4,sedangkan tadi mab Rini di tempatkan di line 16 yang berada di bagian depan.


Aku pun langsung di minta untuk mengecek barang yang sudah menumpuk di atas meja.Untungnya aku tidak sendirian,ada rekan kerja kunyang lebih senior bernama teh Dea.


Dia sangat ramah dan banyak memberitahu aku banyak hal,sesekali saat barang cekingan kita sedikit dia pun menyempatkan untuk memberitahu ku cara mengukur barang yang sedang aku ceking.


Orang-orang yang ada di sana pun,tidak begitu seram atau aneh-aneh.Mereka malah dengan sengaja menghampiri ku dan memperkenlakn diri.


Aku juga berkenalan dengan banyak orang yang ada di dekat dengan Line ku.

__ADS_1


Sampai akhirnya, ada seorang perempuan yang menghampiri ku.


"Kamu yang berteman dengan aku di facebook yah?" tanya nya.


Aku pun sempat terdiam sejenak dan mengingat-ngingat.


"Teh Indri......" ucap ku setelah mengingat nya.


"Ya ampun,aku tidak menyangka ternyata teteh di dekat line aku juga."


"Iya aku bagian QC inline,di line 6." balas nya.


"Semangat yah kerjanya,semoga betah."


Dia pun berlalu meninggalkan ku dan kembali ke arah line nya berada.Karena memang,kami di larang untuk banyak mengobrol saat bekerja.Kami bisa melakukannya saat barang cekingan kami kosong atau ada style baru yàng baru jalan.


"Kamu kenal Indri di mana?" tanya teh Dea sambil ceking barang.


"Aku kenal dia tidak sengaja di facebook.Kebetulan aku tahu,di pabrik ini ada lowongan melihat dari postingan dia." jelas ku.


"Oh pantas saja," ucap nya.


Kami pun kembali bekerja dengan serius,karena tiba-tiba saja barang cekingannya datang lumayan banyak.


♧ ♧ ♧ ♧ ♧


"Dea,mana kemarin barang untuk sample yang aku minta?" tiba-tiba saja,laki-laki yang kemarin aku lihat datang ke line ku.


"Oh iya ini......"


Teh Dea pun mengambil barangnya dari bawah bangku atau meja tempat kami ceking barang.


"Kenalin a,ini karyawan baru.Rekan kerja ku mulai hari ini," ucap teh Dea sambil menepuk tangan ku.


Karena sedari tadi,aku memilih untuk menunduk saja dan pura-pura tidak mendengar obrolan mereka berdua.


"Oh......" jawab nya singkat.


Laki-laki itu pun berlalu meninggalkan kami berdua.Aku sempat merasa kesal dengan sikap dia yang cuek.Padahal tadi aku bermaksud untuk berkenalan dengan nya juga.


"Emang dia siapa teh?" tanya ku.


"Itu a Dani,dia QA di sini......."


"QA....?" tanya ku.

__ADS_1


"Iya jabatanya agak lebih tinggi dari kita.Kebetulan barang yang kita ceking sekarang itu pegangan dia.Jadi nanti kamu akan sering ketemu sama dia juga." jelas teh Dea.


"Dia emang kayak gitu orang nya,tapi kalau udah kenal asik kok." lanjut teh Dea.


__ADS_2