Aku Pun Ingin Bahagia

Aku Pun Ingin Bahagia
Episode 27


__ADS_3

...♧ ♧ ♧ ♧ ♧ ...


Siang harinya setelah mandi dan beres-beres aku dan Dani,langsung menuju ke rumah pamannya yang sakit.


Jaraknya sendiri tidak begitu jauh,jadi kami cukup jalan kaki saja untuk menuju ke rumah pamannya.


Sesampainya di sana,ternyata beliau tengah pergi ke rumah sakit untuk cek up kembali.Untungnya kami bertemu dengan tetangganya yang berada di depan rumah pamannya Dani.


Karena pamannya Dani tidak ada,kami pun memutuskan untuk pulang.


"Loh,kok cuma sebentar?" tanya mertua ku.


"Iya bu,pamanya ternyata sedang pergi ke rumah sakit.Kata tetangga nya beliau mau memeriksakan kembali kondisinya," jelas ku.


"Ya sudah,nanti sore aja kalian berdua bisa balik lagi."


...♧ ♧ ♧ ♧ ♧ ...


Aku pun memutuskan untuk main ke rumah bibi,kebetulan beliau mempunyai anak perempuan yang baru berusia 2 tahunan.


Awalnya anaknya itu sedikit ketakutan dan tidak mau aku gendong,tapi setelah aku ajak ke warung untuk beli cemilan anaknya itu langsung akrab dan mau bermain dengan ku.


Di tempat bibi aku sempat di ajak untuk masak mie,kebetulan adik ipar ku juga datang dengan Dani.


Kami pun makan bersama,mie rebus buatan bibi.Meskipun terbilang sederhana tapi rasanya sangat nikmat dan enak,karena di makan bareng-bareng.


...♧ ♧ ♧ ♧ ♧ ...


Malamnya,sepulang dari rumah paman,Dani mengatakan kalau akan ada temannya yang main ke rumah untuk ngeliwet.


Aku dan adik iparku langsung menyiapkan apa saja yang nanti mereka butuhkan.Karena memang aku sendiri tidak akan ikut,tadi adik iparku sempat mengajak ku untuk beli bakso di luar bersama sepupu yang lainnya.


...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...


Pagi harinya seperti biasa,pagi-pagi sekali aku sudah sibuk di dapur untuk bantu mertua ku masak.Ternyata anaknya bibi ku sudah ada bersama mertua dan tengah asik mainin barang-barang yang ada di rak piring.


"Loh kapan Nati ke sini ya bu?" tanya ku.


"Tadi,saat ibu ke warung buat beli tahu.Ternyata dia udah bangun dan tengah duduk di depan rumahnya.Eh,taunya dia nangis mau ikut sama ibu." jelas ibu.


"Nati,sedang apa?" tanya ku menghampirinya.


"Masak,"


"Ya ampun udah pintar yah,yang enak yah masaknya.Nanti teh Naima minta yah,"


"Iya......."

__ADS_1


"Oh iya Naima,ada yang mau ibu tanya kan sama kamu." ucap beliau.


"Tanya apa bu?"


"Hubungan kamu sama Dani baik-baik saja kan?"


"Maksudnya?" tanya ku balik.


"Hubungan aku sama Dani baik-baik aja kok bu,emang nya kenapa gitu bu?"


"Nggak ibu hanya merasa ada yang berubah saja,sekarang kamu lebih kebanyakan main di luar.Padahal setahu ibu,kamu nggak pernah jauh-jauh dari Dani." jelas ibu.


"Ya aku nggak enak aja bu,kalau harus terus berdiam diri di rumah terus.Lagi pula kan kalau pun Dani membutuhkan bantuan ku,pasti dia langsung panggil aku juga."


"Ibu hanya takut aja,"


"Syukurlah kalau hubungan kalian berdua baik-baik saja."


"Kamu nggak perlu subgkan untuk menceritakannya sama ibu,bagaimana pun juga kan kamu juga sekarang sudah jadi anak ibu juga." lanjut beliau.


"Iya bu......"


Sebanrnya bisa saja aku saat ini mengatakan sama ibu mertua ku,namun sayang nya saat ini aku belum mempunyai buktinya.


...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...


Kebetulan saat itu,ibu mertua ku tengah mengantarkan Nati ke rumahnya karena tadi dia sempat nangis minta pulang.Sedangkan adik iparku semalam dia pulang ke rumah mertuanya dan sekarang hanya tinggal lah kami berdua di rumah.


"Tidak ada,emangnya kenapa?" tanya ku.


"Ya aku mau tahu aja."


"Kenapa,kamu takut aku memberitahu kebenarannya sama ibu kamu.Tenang aja,lagian aku nggak sejahat itu juga kali." timpal ku.


Di pun langsung menghela nafasnya dan sepertinya dia sedikit merasa lega setelah mendengar jawabanku.


"Makasih ya,karena kamu tidak memberitahukannya.Orang tua ku pasti akan sangat merasa kecewa pada ku,kalau mereka tahu kebenarannya seperti apa."


Tanpa merespin perkataan Dani,aku langsung menyambut nenek nya yang baru saja datang.


"Ayo sini nek,kebetulan aku tengah menikmati trh hangat sama gorengan." ajak ku sambil merangkul tangan beliau.


Beliau pun tersenyum dan langsung masuk ke dalam bersama ku.Beliau pun duduk di sampingnya Dani dan meminta aku untuk membuat teh hangat untuk beliau.


"Teh buat siapa?" tanya ibu mertua ku yang baru saja masuk dari pintu belakang.


"Eh ibu,aku kira siapa."

__ADS_1


"Ini aku buat teh lagi buat nenek,kebetukan beliau ada di ruang tengah juga sama Dani." jelas ku.


"Oh gitu,"


"Pakai gulanya sedikit aja yah," suruh beliau.


"Baik bu......"


...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...


"Kapan kalian berdua akan balik lagi ke Jawa?" tanya nenek nya.


"Besok pagi," ucap Dani.


"Mau nyembelih lagi ayam nggak?Buat bekal kalian nanti di jalan,kalau mau nanti sore pas nenek kasih makan ayam nya,nenek ambilkan."


"Aduh nek,kan kemarin juga udah ini.Buat nanti aja," timpal ku.


"Ya nggak apa-apa,lagi pula kalian berdua kan jarang pulang ini.Kalau di sana,kalian pasti kebanyakan makannya ayam negri bukan ayam kampung."


"Ya iya nek,soalnya harga ya 2 kali lipat dari harga ayam biasa."


"Tapi nggak perlu nek,beneran.Buat nanti-nanti aka kalau kita pulang lagi." lanjut ku.


"Ya sudah kalau gitu,"


"Nenek hanya bingung saja,harus kasih kalian oleh-oleh apa untuk di bawa ke sana."


"Ya ampun nek,nggak perlu repot-repot.Lagi pula kan,perjalannya yang cukup jauh.Aku juga malas untuk bawa barang banyak juga." jelas Dani.


...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...


Sore harinya aku menyetrika di ambang pintu kamar ku,sekalian aku mau beresin baju-baju untuk di masukan kembali ke dalam koper.


Supaya besok pagi,aku tidak repot dan tinggal berangkat saja.


"Nanti kalau ada libur panjang lagi,pulanglah ke rumah mertua kamu." ucap ibu mertua ku sama Dani yang sedari asik dengan HPnya.


"Kasihan,sekarang kalian bisa pulang ke sini.Tapi tidak bisa mengunjungi mertua kamu.Mereka pasti mengharapkan kedatangan kalian berdua," lanjut ibu.


"Iya bu......" balas Dani.


"Kamu lagi apa sih? Dari tadi ibu perhatikan kamu hanya main HP saja.Bantulah istri kamu untuk membereskan barang bawaan kalian berdua." suruh beliau.


"Iya bu,nanti juga aku bantu.Kan sekarang Naima juga masih nyetrika." timpalnya.


"Ibu tidak suka yah,lihat kamu yang malah sibuk main HP kamu.Emang nya kamu sedang apa sih?" tanya beliau.

__ADS_1


__ADS_2