
...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...
Sesampai nya di dalam,aku dan perempuan yang bernama mba Rini pun langsung di bawa ke dalam ruangan yang bertuliskan ruangan QC.
Di sana,aku bertemu dengan seorang wanita yang sudah cukup dewasa bernama ibu Nadin.Beliau merupakan kepala bagian departemen QC yang akan mengetes aku dan mba Rini.
Beliau pun langsung mengajak ku menuju ke sebuah tempat di luar,di sana terdapat meja yang ukurannya cukup besar.
Aku dan mba Rini pun di minta,untuk mengecek satu tumpukan ****** ***** anak kecil dan mencari masalah yang kami temukan.
Setelah mendapatkan sekitar 4 buah celana,aku menemukan bahan yang tidak kejahit dan jebol.Aku pun langsung memberikannya tanda dengan stiker yang sudah tersedia di sana.
"Kenapa itu kamu tandai?" tanya bu Nadin.
"Jebol bu,bahan nya tidak ke jahit....."balas ku.
Dia pun sempat tersenyum dan meminta ku meneruskan kembali cekingannya.Sampai akhir nya aku menemukan beberapa buah celana yang jahitannya jebol,loncat atau pun putus.
Setelah itu,beliau pun mengajak ku dan mba Rini ke ruangan dan memberikan soal.Dan benar saja,apa yang di ajarkan kak Sovia semalam,semuanya ada di dalam kertas itu.
Aku pun menenangkan pikiran ku supaya tidak gugup dan mulai mengisinya.Untungnya,soalnya tidak begitu sulit jadi aku pun bisa mengisi semuanya dengan lancar.
Aku dan mba Rini pun langsung memberikan lembar kertasnya kepada bu Nadin.Beliau pun meminta kami berdua untuk menunggu sebentar.
Sambil menunggu bu Nadin memeriksa hasil dari jawaban kami berdua,aku pun melihat-lihat ke sekeliling dan mendapati beberapa tulisan yang sudah di print dan di tempel di dinding.
Aku pun iseng untuk membaca apa yang ada di dalam tulisan itu.
...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...
"Kalian berdua di terima,mulai besok kalian bisa langsung bekerja." ucap bu Nadin sambil tersenyum.
Aku pun langsung merasa bahagia sekaligus terharu.Aku merasa perjuangan ku ini tidak sia-sia.
Kami berdua pun langsung di minta untuk menemui HRD dan membawa kertas pemberian dari bu Nadin.
Selam di perjalanan menuju ke tempat ruangan HRD nya perasaan ku campur aduk dan tidak bisa berkata-kata saking bahagianya.
Sesampainya di sana,kami berdua langsung di minta untuk mengisi formulir dan penandatanganan kontrak selama 2 tahun kedepan.
Aku sempat gemetar,saat menanda tangani kontrak kerja itu,akhirnya aku bisa mewujudkan cita-cita ku.
__ADS_1
"Padahal ini bukan pertama kalinya buat saya,tapi rasanya masih saja seperti pertama kali bekerja." ucap mba Rini di sela-sela kami mengisi formulir nya.
"Apalagi saya mba,ini terasa masih seperti mimpi." balas ku.
...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...
Setelah mengisi formulirnya,kami pun di minta untuk pulang lebih awal oleh bagian HRD nya.Dan beliau juga sempat menerangkan beberapa peraturan yang ada perusahaan tempat aku kerja nanti.
Jam masih menunjukan pukul setengah 11,akhirnya aku pun dan mba Rini keluar bersama untuk pulang.
"Sampai ketemu besok yah," ucap mba Rini.
"Iya mba....."
"Kamu pulang sama siapa?" tanya nya.
"Tadi saudara saya mengantar ku ke sini,jadi saya pulang bersama saudara saya."
"Syukurlah,saya juga untungnya hari ini di antar oleh suami saya." ucap nya.
"Iya mba....."
Dia pun berpamitan lebih dulu,karena memang suaminya sudah menunggu di depan ATM yang berada di samping gerbang depan.
"Eh Indah,bagaimana?" tanya ku.
"Aku keterima,katanya besok mulai kerja.Kamu sendiri bagaimana?" tanya nya balik.
"Iya sama di terima,"
"Ya ampun,syukur lah....."
"Tapi aku di terima di bagian ADM target,bukan di bagian sewing nya." lanjut Indah.
"Yang penting di terima bukan? Apa pun posisi nya," balas ku.
"Iya juga sih,"
"Eh iya,kamu rencana nya mau bagaimana? Apa kedepannya kamu mau ngekos di daerah sini?" tanya nya.
"Sejak awal emang aku berencana seperti itu,mungkin sekarang sebelum pulang aku akan mencari kosan nya." jelas ku.
__ADS_1
"Oh gitu yah,"
"Eh iya,bagaimana kalau kita ngekos bersama saja.Bukan kah itu akan lebih buat pembayaran kontrakannya lebih ringan kalau berdua." ajak nya.
"Oh gitu yah,boleh juga.Aku tidak keberatan kalau soal itu....."
"Syukurlah,kalau kamu mau."
"Tapi aku tidak bisa menemani kamu untuk mencari kosan nya,soalnya aku harus mencegat angkot untuk pulang.Tadi soalnya saudara ku yang mengantar ku sudah pulang lebih dulu." jelas nya.
"Oh iya,nggak apa-apa."
Kami pun saling bertukar nomor telpon untuk saling bertukar informasi nantinya.
Dia pun langsung berpamitan padaku,karena kebetulan angkutan yang menuju ke daerahnya ada berhenti tepat di depan paberik.
♧ ♧ ♧ ♧ ♧
"Eh tadi teh Lina tidak sengaja mengobrol dengan tukang warung.Katanya di samping paberik ini ada kontrakan yang masih kosong gitu." jelas kak Lina.
"Oh gitu ya teh,kebetulan sekali kalau begitu.Aku mau dong lihat," ucap ku.
"Ya udah yuk....."
Kami berdua pun langsung menuju ke kontrakan yang di maksud dan benar saja di sana terdapat kontrakan yang bisa di bilang tidak begitu banyak. Mungkin ada hanya sekitar 12 pintu saja dan saling berhadapan.
"Cari siapa?" tanya seorang bapak-bapak yang tengah membawa ember.
"Ini pak,saya mau cari kontrakan untuk sepupu saya.Katanya di sini ada kontrakan yang masih kosong," ucap kak Lina.
"Oh iya mba,memang di sini masih ada kontrakan yang masih kosong.Yang punya nya itu,rumah yang cat nya warna kuning." tunjuk bapak itu.
Aku dan kak Lina pun langsung menuju rumah yang di tunjukan oleh bapak-bapak tadi.Kebetulan sekali saat kami kerumahnya,beliau sedang ada di teras rumahnya.
Kami pun langsung menjelaskan maksud kedatangan kami berdua dan beliau pun langsung mengajak ku untuk melihat kondisi kobtrakan nya seperti apa.
Aku sendiri tidak terlalu memusingkan dan langsung setuju saja.Kata beliau emang hanya tinggal satu pintu saja yang kosong.Yang lainnya sudah ada penghuni nya dan kebanyakan itu adalah buruh pabrik yang baru saja melamar mungkin sekitar seminggu yang lalu.
Setelah mendapatkan kontrakan nya,aku pun langsung memberikan uang kontrakannya sebesar 400.000 / bulan.Jadi besok Indah tinggal membayar pada ku.
Karena kalau tidak di bayarkan sekarang,aku takutnya ada yang menempati.Mengingat tadi ada banyak pelamar juga hari ini.
__ADS_1
Setelah selesai dan berpamitan sama pemilik kontrakannya,aku dan kak Lina pun langsung pulang karena sebentar lagi buruh pabriknya kan segera istirahat.
"Ya udah yuk,kita langsung pulang aja.Nanti kita cari makannya di perjalanan aja." ajak nya.