
...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...
"Tidak ada,dari tadi aku hanya lihat facebook aja." timpal Dani.
"Ingat yah,saat kamu lebih mementingkan HP kamu.Itu berarti kamu lebih memilih itu di bandingkan menghabiskan waktu dengan istri kamu."
"Dalam hubungan rumah tangga itu,yang terpenting itu komunikasi." lanjut beliau.
"Iya bu,aku tahu itu juga."
"Ingat nak,sayangilah istri kamu sebagaimana kamu menyayangi ibu dan adik kamu.Jangan pernah coba untuk kamu sakiti dia,itu sama saja kamu menyakiti ibu juga."
"Iya bu,aku akan mengingat itu semua."
...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...
Pagi harinya,kami berdua pun sudah bersiap untuk berangkat ke stasiun.Karena memang kami berdua memutuskan untuk kembali ke Jawa dengan menggunakan kereta saja.
Ya meskipun kami harus transit,tapi kata yang sudah pernah mencobanya waktu nya sendiri sedikit lebih cepat,di bandingkan dengan menggunakan bis umum.
Setelah di rasa semuanya siap,kami pun langsung berpamitan dengan semua anggota keluarga Dani yang mengantar ku sampai di tepi jalan.
Kebetulan hari ini,sepupu kami Husni mau mengantarkan kami dengan menggunakan mobilnya.
...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...
Kurang lebih sekitar 40 menitan,kami pun akhirnya sampai di stasiunnya.Setelah menurunkan semua barang dari dalam mobil,Dani langsung menuju loket untuk membeli tiketnya.
Sedangkan aku dan Husni menunggu di lobi,mengingat kami sendiri tidak tahu jam keberangktan keretanya sendiri kapan.
Kalau pun tidak ada,kami bisa minta tolong Husni untuk mengantarkan kami menunju terminal untuk naik bis saja.
"Bagaimana?" tanya ku.
"Untungnya tiketnya masih ada,keretanya sendiri sekitar 10 menitan lagi akan segera tiba." jelas nya.
"Oh gitu,ya sudah kalau gitu ayo kita masuk dan menunggu di dalam saja." ajak ku.
"Ya sudah kalau gitu Husni pamit ya teh,semoga di beri kelancaran dan selamat sampai tujuan."
"Iya makasih ya,"
Setelah kepergian Husni,barulah kami berdua pun masuk dan menunjukan tiketnya pada petugas yang berjaga.
__ADS_1
Aku sangat beruntung kali ini,saat kami baru saja memasuki area dalam,kereta nya sendiri pas datang,jadi kami berdua pun langsung masuk dan mencari tempat duduk yang masih kosong.
Meskipun hari ini minggu,tapi penumpangnya tidak begitu banyak.Masih banyak terdapat kursi yang kosong di setiap gerbongnya.
...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...
Kami pun akhirnya sampai di stasiun Purwo****o dan langsung turun untuk naik kereta menuju T*****l.
Di sini kami berdua juga,tidak harus menunggu lama.Karena keretanyan sendiri sudah ada bahkan saat kami baru tiba.
Kami berdua pun langsung masuk ke dalam keretanya.Berbeda dengan kereta yang sebelumnya yang masih agak kosong.Kereta yang kami tumpangi sekarang penumpangnya cukup penuh.
Namun untungnya,kami berdua masih kebagian tempat duduk,meskipun harus di gerbong ke 3 dari belakang.
Kurang lebih sekitar 3 jaman,kami pun akhirnya sampai di stasiun tempat terakhir tujuan kami.
Tanpa menunggu lama,Dani langsung memesan mobi online untuk mengantarkan kami berdua menuju ke kontrakan.
...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...
Tepat sekitar jam 1 siang,kami pun akhirnya sampai di kontrakan kami.Aku langsung membanting tubuhku di atas kasur karena merasa lelah.Perjalanan nya memang agak lebih ceoat,hanya saja aku tidak berselonjoran layak nya seperti di bis.
"Capek banget,aku merasa badan ku pegal-pegal semua nih." ringis ku.
"Ya sudah istirahat aja dulu,"
"Iya......." balas ku pelan.
Untungnya tadi ibu mertua ku membungkus beberapa makanan untuk kami.Sebenarnya itu di maksudkan untuk bekal kami di jalan,namun aku dan Dani malah beli jajanan yang di jual di dalam kereta.Sedangkan makanan yang di siapkan beliau masih utuh.
...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...
Sorenya tepat jam 4 sore,aku pun terbangun dan tidak mendapati Dani di kamar.Hanya ada selembar kertas di atas bantal yang biasa dia gunakan.
"Aku pergi sebentar yah,tadi pak Jaki mengubdangku untuk menghadiri acara syukuran anaknya."
Setelah membaca surat itu,aku langsung bangun dan duduk di lantai.Aku sangat beruntung,karena HP nya Dani tidak di bawanya.
Aku pun berniat untuk mencari tahu email dia secara diam-diam dan memasukannya ke dalam HP ku.
Beruntungnya,aku bisa menemukan emailnya dan sandinya pula.Jadi sekarang aku bisa melihat aktivitas dia dan kemana saja dia pergi dari HP ku.
Sekarang tinggal Facebook milik dia yang satunya lagi.Hari ini aku tidak berhasil menemukannya,mungkin lain kali aku akan punya kesempatan untuk menemukannya.
__ADS_1
...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...
Tepat setenggah jam kemudian sekitar jam 5an,Dani pun pulang dengan membawa berkat di tangan nya.
"Banyak sekali," ucap ku.
"Iya nih,pak Jaki memberi aku lebih.Katanya karena aku ada istri,jadi dia kasih aku dua kantong."
"Ya ampun,jadi hari ini aku tidak perlu masak dong."
"Nggak perlu lah buat apa,belum lagi makanan yang di siapkan ibu tadi." timpalnya.
"Oh iya,ngomong-ngomong emang syukuran apa sih?"
"Itu anaknya habis di khitan katanya,kayaknya pas kita di kampung deh anaknya di khitan.Soalnya tadi aku lihat masih baru gitu,"
"Oh,kok kita nggak tahu yah....."
"Iya katanya emang sengaja ngasih tahunya ngedadak,emang tadinya mau di rayainnya minggu depan.Hanya saja,anaknya yang sulung mumpung pulang ke sini jadi acaranya di percepat gitu." jelas nya.
"Terus kamu kasih apa sama anaknya?"
"Ya tadi aku kasih sedikit uang aja sama dia,sama biasa kasih uang buat pak Jaki nya juga.Nggak enakkan,kalau sama sekali kita nggak undangan sama beliau." jelas Dani.
"Oh ya udah kalau sudah mah,"
Dani pun sebelum makan memilih untuk mandi lebih dulu,sedangkan aku menyapu di depan kontrakan.Karena debunya yang sudah banyak dan tidak ada yang membersihkannya.
"Eh sepertinya tetangga kita yang satu ini udahan deh,"
"Kenapa memang?" tanya Dani.
"Ya kita pulang selama 4 hari,lantai di depan sampai tebal gitu."
"Ya kan namanya juga anak cowok,mana ngerti dia yang kayak gituan."
"Lagian sapuin yang punya depan kita aja kali,buat apa kamu sapu semuanya."
"Lah ya nggak enak lah,masa sih sebagian aja yang aku versihin.Nantikan kalau kita mau nongkrong di depan kalau lantainya sudah bersih kan enak juga di lihatnya." jelas ku.
"Ya sudahlah,sebaiknya kita makan saja.Lagi pula sudah kamu bersihkan ini,"
Aku pun langsung membuka bingkisan yang di bawa Dani tadi.Tidak lupa juga dengan bekal yang di buatkan ibu mertua ku juga.
__ADS_1
"Lumayan enak juga maskannya,biasanya kalau dindaerah sini rasanya itu hanya pedas aja." ucap Dani.
"Kamu paling bisa aja,giliran komen sama masakan orang tuh." timpal ku.