
Nawa tak dapat mengikuti kuliahnya seperti biasa, karena ia sekarang tengah fokus pada pekerjaan kantor yang kakaknya kirimkan.
Ddrrrt ddrrt
fokus nawa teralihkan karena ponselnya bergetar.
"Halo" nawa mengangkat tanpa melihat siapa yang menelfonya.
"Dek gimana?"
Sebelum menjawab ia melihat siapa yang menelfon ternyata kakaknya.
"Apanya?"
"file yang kakak kirim"
"ngrepotin, nawa jadi bolos kuliah"
"bantu kakak dong sekali-kali, nantikan perusahaan itu bakal di pegang juga sama adek"
"iya iya nawa paham"
"kamu bisa lusa ikut meeting sama kakak?"
"meeting?"
"iya, kamu pulang yaa sekalian kita ke pemakaman papa"
"eemmm gimana ya, nawa kan kuliah"
"ayo dong,kamu izin dulu"
nawa menghembuskan nafasnya "oke nawa izin satu minggu sekalian nawa juga mau jalan jalan"
"nah gitu dong, nanti sekalian kakak kenalin kamu sama calon suami kakak"
"beneran, mau ketemu sama kakak ipar?
"hooh"
"oke siap, besok nawa siap siap"
"yaudah lanjut gih sama kegiatan kamu, kakak tutup telfonya"
"Oke oke"
setelah telfonya di matikan nawa kembali fokus pada laptopnya
Ddrrrt ddrrtt
"Heh" nawa menghembuskan nafasnya karena ponselnya kembali bergetar.
"Halo kenapa lagi kak?"
"Kak, sejak kapan lo panggil gue kak?"
Nawa melihat ponselnya.
"Kenapa lo ganggu gue" ujar nawa pada dodo yang menelfonya.
"Kata vera lo gak berangkat lo kenapa, gak papa kan?"
"Sejak kapan lo perhatian ma gue, tumben lo nanyain gue"
"Gue takut aja lo bunuh diri karna masalah di cafe kemaren"
"Bisa gak sih gak usah bahas itu, udah lah jangan ganggu gue, gue sibuk bye" nawa mengakhiri panggilanya.
...****************...
ke esokan paginya...
sudah hari kedua nawa tak berangkat kuliah, hari ini ia harus mempersiapkan barang barang yang harus ia bawa, ia juga sudah mengambil cuti untuk tidak kuliah.
"Bi, nawa pengin bawa jaket yang baru nawa cuci kemarin, tapi di mana ya"
"Nanti bibi cari" ujar bi asih.
__ADS_1
nawa kini tengah membereskan barang barangnya di kamar bersama bi asih dan bi sekar.
"Bi nawa capek, bibi aja yang beresin" nawa beranjak meninggalkan bi sekar di dalam kamarnya.
"Siap non"
"Biiii nawa pengin es krim yang ada di komplek sebelah" teriak nawa sambil menuruni tangga.
"Mau bibi beliin" tawar bi iis.
"Mau, sekarang ya bi"
"Oke non" bi iis langsung meluncur ke tukang es krim di komplek sebelah.
Nawa duduk di ruang tv.
"Bii nawa pengin puding!"
"Siap non!" Ujar bi sulis yang berada di dapur.
"Ciee yang mau pulang kampung" nawa menoleh ke arah suara.
"bundaaaaa" nawa merentangkan tanganya meminta di peluk.
"Anak bunda" bi titi memeluk nawa.
"bunda mau ya ikut ke LA"
"Gak bisa" tolak bi titi.
"Yaahh"
"Kan bunda harus jagain rumah"
"Iya juga sih, bunda baik baik ya di sini"
"Iya, kamu juga jaga kesehatan di sana"
tiba tiba bi sulis darang menghampiri mereka dengan membawa puding.
"Makasih bi"
"Sama sama" bi sulis pun beranjak dari sana.
"Mau ikut bunda gak" tawar bi titi pada nawa.
"Kemana?"
"Ke kebun belakang rumah"
"Enggak mau males panas, bunda aja sana"
"Yaudah" bi titi beranjak dari duduknya.
Seperginya bi titi nawa memilih merebahkan dirinya di sofa, ia mengambil ponsel yang berada di sakunya.
Veraaaa😘
Nawa lo kenapa
gak berangkat lagi
Nawa membaca chat dari vera.
^^^Gue mau pulang ke LA^^^
^^^kangen gue sama papa^^^
Oohh kirain lo kenapa,
Pulang bawa oleh oleh
^^^Oke, gue bawain^^^
^^^dolar yang banyak^^^
Acciiiikkk makasih syang😘😍😍
__ADS_1
Nawa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum saat melihat balasan vera.
Tiba tiba ada pesan masuk yang membuat nawa tak percaya siapa yang mengirimkan pesanya.
"Jeje chat gue" gumam nawa tak percaya.
"Ada apa ya, gak biasanya dia kaya gini"
Nawa membuka chat dari jeje, nawa jadi merindukan sosok jeje, ingin rasanya nawa menelfon jeje untuk mendengar suaranya, biasanya tiap malam nawa akan chat atau pun telfon jeje sekedar menanyakan kabarnya,namun dua hari sudah ia tak melakukanya karena ia tau jeje masih marah padanya dan kalau nawa jujur ia sedikit kecewa karena ucapan jeje.
Calon imam😍
Na
^^^Ya kenapa?^^^
Nawa membalasnya dengan hati yang berdebar.
Lagi ngapain?
Nawa mengerjapkan matanya tak percaya.
^^^Duduk, jeje tumben^^^
^^^chat nawa ada apa?^^^
Gue kangen
Nawa langsung beranjak dari rebahanya, nawa mengerjapkan matanya tak percaya atas apa yang ia baca.
"Ini jeje salah kirim atau apa, gak mungkin jeje kaya gini ke nawa" lirihnya.
^^^Jeje salah kirim ya,^^^
^^^ini nawa bukan chindi^^^
Gue tau
Nawa membulatkan matanya.
^^^Jeje sakit?^^^
Gak
Nawa bingung apa yang harus nawa lakukan sekarang, jantungnya juga semakin berdebar sekarang.
Na
^^^Kenapa je^^^
Jeje kangen
masakan nawa
^^^Terus, nawa^^^
^^^harus bikinin gitu?^^^
Kalo gak keberatan
^^^Oke, nawa bawain masakan^^^
^^^ke sukaan jeje ke rumah jeje,^^^
^^^tunggu satu jam oke^^^
Oke, gue tunggu,
hati hati di jalan jangan ngebut
^^^Oke^^^
Nawa terus tersenyum sambil menatap ponselnya.
" jeje gak marah lagi ya sama nawa, nawa seneng" lirih nawa.
Nawa berjalan ke arah dapur untuk memasak makanan kesukaan jeje.
__ADS_1