AKU SEORANG MAFIA??

AKU SEORANG MAFIA??
kembali berlatih


__ADS_3

"Mengapa ini harus terjadi dikehidupan kita,ibu ayah...apa salah ayla hingga kalian meninggalkan ayla sendirian didunia yang keras ini ".gumam ayla berjongkok menatap sebuah bingkai yang sudah hangus dan hanya tersisah serpihannya.


" Ayla...kau tak apa ??".tanya Rara melihat ayla berjongkok." aku tak apa". ucap ayla menghapus air matanya.


"Kau...menangis !!!".kaget Rara melihat mata ayla yang berair." Aku tidak apa apa ".ucap ayla berjalan melewati garis polisi dengan menunduk, Rara pun mengikutinya.


" Jika kau ada masalah, Ceritalah padaku ". ucap Rara menatap ayla sendu. "Tidak apa ".ucap ayla tersenyum palsu agar Rara percaya.


"Kamu...anak bu anin dan pak ardi ?? ".tanya seorang pria parubaya dengan kaget." hm...saya anaknya, dimana ayah ibuku ??". tanya ayla datar. "hm...mereka telah dimakamkan di tpu sebelah gang mawar...tuh tepatnya disana ". tunjuk pria parubaya itu pada sebuah gang yang tak terlalu jauh dari rumah hangus itu.


" Makasih ". ucap ayla langsung memasuki mobilnya, Rara pun langsung memasuki mobil itu dengan tergesa gesa saat melihat ayla telah menyelahkan mesin mobil itu." Ayla kita mau kemana ???".tanya Rara bingung,ayla tak menjawab pandanganya fokus kearah jalan.Rara pun memilih diam karna ia tak mau membuat ayla menjadi marah.


Tak lama, ayla memberhentikan mobilnya disebuah Tpu,dan langsung keluar tanpa aba aba.Rara pun memilih mengikuti ayla.


" Eh...non mau cari makam keluarga yah ??".tanya seorang pria yang diketahui adalah seorang penjaga tpu itu.

__ADS_1


" Aku ingin mencari makam bernama anin dan ardi apakah ada ???".tanya ayla datar." Hm...itu bukankah orang yang baru dimakamkan beberapa hari yang lalu ".ucap pria itu, ayla pun mengangguk.


"Baiklah...ikutlah denganku ".ucap lelaki itu, ayla pun mengangguk, pria itu pun mengajak ayla menuju 2 buah makam yang masih terlihat basah, dan masih banyak beberapa taburan bunga.


" Ibu...ayah...hiks..".ucap ayla mengusap batu nisan itu dengan air mata yang berlinang, pria itu memutuskan untuk kembali menyelesaikan pekerjaannya yaitu membersihkan para makam.


"Ayla...". panggil Rara menepuk pundak ayla. "Apakah ini adalah kedua orang tua mu ??".tanya Rara pada ayla sendu.


ayla hanya diam, terlihat tubuhnya bergetar hebat, berarti dia tengah menangis kencang.


"Ayla...sudah lah jangan menangis, kau harus mengikhlaskan kedua orang tua mu, mereka sudah tenang disana ".ucap Rara memeluk tubuh ayla." Aku sudah ikhlas,tetapi aku tidak ikhlas melihat para pembunuh kedua orang tua ku berkeliaran bebas tanpa mendapat hukuman apa pun ".ucap ayla menghentikan tangisnya.


" Ayla...uda yah jangan nangis, Rara tau ayla kuat, Rara akan bantu apa pun itu untuk cari pembunuh orang tua ayla ".ucap rara lirih, ayla pun melepas pelukan itu.


" Makasih Rara , Maafkan aku yang selalu bersifat dingin padamu ".ucap ayla sendu." Tidak apa apa, aku sudah biasa kok, jadi kau tenang saja, kalo gitu ayo kita pulang...ini sudah mau sore ".ucap Rara.ayla pun mengangguk dan menatap batu nisan itu.

__ADS_1


" Ayla akan datang kesini lagi kapan kapan ibu ayah ". ucap ayla lirih dan langsung berjalan menuju mobil bersama Rara.


 



 


Mereka berdua telah sampai dimarkas , setelah itu mereka berdua pun langsung masuk tanpa membuang waktu.


" Bagus...kalian sepertinya sangat bebas diluar sana, Apakah kalian tidak ingat bahwa kalian masih ada latihan untuk menjadi seorang anggota mafia ". ucap sam bersilang dada tepat didepan ayla dan rara yang baru masuk.


" Maaf paman,Kami keasikan belanja jadi lupa waktu deh ". ucap Rara cengengesan. " Dasar perempuan, yasudah...kau sudah ditunggu oleh om virko untuk berlatih bagaimana cara membobol perusahaan ".ucap sam kesal." Baik paman !!!". ucap Rara semangat dan langsung berlari kearah ruangan tuan virgo, tuan virgo adalah salah satu anggota black evil yang sudah berumur, ia adalah seorang hacker yang handal, karna sudah tua ia akan memberikan semua ilmunya pada Rara yang akan menggantikan dirinya kelak.


" Dan kau...sekarang ikut aku, Kau harus berlatih beberapa senjata, dan juga ilmu beladiri ".ucap sam kesal." Semua jenis ilmu beladiri sudah ku pelajari, kau hanya perlu mengajariku memakai benda tajam dan juga senjata api ".ucap ayla datar. sam pun mengangguk.

__ADS_1


" Baiklah...ayo ikut aku ".ucap sam berjalan duluan , ayla pun mengikuti sam dengan langkah besar.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA.


__ADS_2