
Cittt......
mobil mewah itu berhenti dengan apik diarea parkiran mall, ayla pun turun dengan santai kecuali Rara dan erik.
" Ah...huek...huek...". erik turun dan langsung memuntahkan semua isi perutnya,sedangkan rara hanya berjalan dengan gemetar. "ayo kita masuk ".ucap ayla datar.
Erik pun berhenti memuntahkan isi perutnya, terlihat wajahnya sangat pucat. " erik kau tak apa ??".tanya rara cemas. " Aku tak apa , ayla mengapa kau mengendarai seperti orang keserupan , hampir saja kita mati ". ucap erik memegang perutnya.
" Hm..yang penting kita selamatkan sekarang ". ucap ayla datar, erik pun menggeleng tak percaya.
" Yasudah ayo kita masuk, kitakan harus berbelanja ".ucap Rara semangat, sepertinya rasa takutnya sudah hilang."Hm...baiklah ayo masuk ". ucap erik.
Mereka bertiga pun memasuki mall , dan berkeliling mencari hal yang menarik. " Ayla...erik ayo kesana !!!". teriak rara pada sebuah toko kaca mata.
" Hm...baiklah ".ucap erik , ia masih sedikit trauma dengan kejadian tadi.
Mereka bertiga pun memasuki toko itu, Rara dengan senang memilih berbagai macam kaca mata. "Ayla kau pakai ini ".ucap Rara memakaikan ayla sebuah kaca mata berwarna hitam dengan paduan putih.
" Wah...kau terlihat sangat menawan, kau beli ini yah ". ucap rara tersenyum girang. "Untukmu saja ". ucap ayla datar.
" hih...aku tidak cocok, ini untuk mu, bukankah kau membutuhkan ini untuk menyamar, untuk menutupi mata ".bujuk rara , ayla pun mengangguk." Seterah kau saja ".datar ayla , rara pun tersenyum girang.
Mereka pun saling asik memilih kacamata itu kecuali ayla yang hanya mengikuti.
__ADS_1
\\\\
Disatu sisi , ada 3 orang pria tampan sedang mengobrol disebuah restoran yang berada dimall itu juga.
"Ga, banyak cewek noh liatin loh ". ucap salah satu pria itu menunjuk kumpulan siswi yang sedang menatap mereka dengan pipi merona.
" Ogah...lu aja sana ".kesal temannya yang dipanggil oleh pria pertama yaitu bernama arga artama ardinata.
" Hahaa...muka loh kocak ".tawa pria pertama yang memanggil arga bernama arvin alexander.
" Sialan ". kesal arga melempar kentang gorengnya.
" Hm...karna hati gw uda direbut oleh seseorang ".ucap arga tersenyum,arvin pun mengangkat alisnya.
" Siapa perempuan itu, Apakah yang menyelamatkanmu dari hutan terlarang itu ".ucap arvin , arga pun tersenyum." hm...yah dia adalah perempuan yang berbeda, tatapannya penuh intimidasi ".ucap arga tersenyum.
"penuh intimidasi, hm...begitu rupanya ". ucap arvin berfikir. "Kalau kau , mengapa kau tidak berpacaran...hah ???".tanya arga pada arvin." Hm...dia adalah wanita yang sangat pemberani, memiliki sifat dingin yang mampu membekukan hatiku ".ucap arvin tersenyum.
"Hah...memangnya ia melakukan apa ??". bingung arga."Dia menyelamatkan ku dan papahku dari pembunuhan,bahkan aksinya sangat keren saat menyelamatkan kami, bahkan dia berhasil membunuh para musuh sendirian "ucap arvin dengan kagum menceritakan wanita yang telah mencuri hatinya saat kecil.
__ADS_1
" Hm...cukup keren, tapi yang jelas perempuan yang menyelamatkan ku jauh lebih keren dia juga ahli menembak , bahkan tidak takut saat memasuki hutan terlarang ".ucap arga.
" Mana mungkin,pasti wanita pujaan ku lah yang paling hebat ".ucap arvin tak terima.
" Heh...mana mungkin ".kesal arga.
"Berisik...".ucap pria tampan yang dari tadi diam sambil meminum jusnya.ia adalah leon arnard abigail ,pria yang jarang bicara namun sekalinya berbicara bisa menyakiti hati orang.
" Hey....leon kau tak menyukai perempuan ??".tanya arvin , leon pun menatap tajam arvin." Hehe...kenapa kau menatap tajam aku ".cengir arvin.
" Aku benci wanita, Semua wanita sama saja ". ucap leon dengan kesal. " Leon mengapa kau beranggapan seperti itu, memangnya siapa perempuan yang membuat kau beranggapan seperti itu ??". tanya arga.
" hm...3 tahun yang lalu ibuku meninggalkan ku dimall,dan aku bertemu oleh seorang wanita ". ucap leon kesal.
" Terus ".ucap arvin dan arga. "Dia memberikanku es krim saat aku menangis".ucap leon dengan malu. "Terus apa salahnya, bukankah dia baik,memberimu es krim agar kau berhenti menangis "ucap arvin dengan polosnya.
Pletak...
" Bodoh...kau kira aku bocah ingusan yang bila diberi es krim akan diam, aku kesal karna dia menganggap ku seperti anak kecil, padahal aku yakin dia lebih muda dariku ".kesal leon cemberut.
" Prt...hahahahahaa.." tawa arvin dan arga mendengar cerita leon. " Waktu itu kau memang masih bocah, jadi wajar kalau dia beranggapan kau akan diam dengan es krim ". ucap arga menghentikan tawanya. " Tapi aku merasa telah direndahkan olehnya, jika aku bertemu dengannya akan ku buat dia menagis seperti anak kecil ".kesal leon.
" Hahaa...terserah kau saja, aku jadi penasan seperti apa wanita itu ".ucap arvin sambil berfikir. "Untuk apa kita fikirkan dia ".kesal leon memakan kentangnya.
__ADS_1
"Haichu.....". ayla yang sedang berjalan tak hentinya bangkis. "ayla kau kenapa ??".tanya rara. " Entahlah...mungkin ada yang membicarakanku ".ucap ayla datar.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA.