
Rara dan erik membawa ayla menuju restoran yang berada dimall itu.Mereka bertiga memesan makanan.
" Ayla coba kau pakai ini ".ucap Rara menyerahkan sebuah kaca mata pada ayla. "Kenapa aku harus memakai ini ??". bingung ayla. " Sudah pakai saja, jika tidak aku tidak akan mau berbicara denganmu lagi ".ucap Rara merajuk.
Ayla pun memakai kaca mata itu dengan wajah datar, berbeda dengan rara yang telihat tersenyum lebar.
" Kau terlihat seperti artis ~ ".teriak rara dengan lebay. " Hm..".jawab ayla dengan malas. Setelah itu mereka pun tertawa dengan candaan erik.
" Hai kau lihat ketiga sahabat itu, Mereka terlihat sangat dekat ". ucap arvin melihat kearah meja Ayla, Rara dan erik.
Ayla duduk membelakangi mereka jadi yang mereka lihat hanyalah Rara dan erik, sedangkan ayla mereka hanya bisa melihat punggungnya.
" Tapi...aku seperti pernah melihat perempuan itu ".ucap arvin dengan bingung menatap rara. "Haha...bilang saja kau tertarik pada wanita cantik itu ".tawa arga dengan senyum lebarnya.
" Mana mungkin...aku kan sudah pernah bilang bahwa aku hanya akan menyukai wanita pujaan hatiku ".ucap arvin dengan kesal.
Leon pun menatap punggung ayla dengan datar. " Kenapa punggung itu terasa sangat familiar ".gumam leon menatap punggung ayla.
" Hm...aku sangat ingin bertemu dengan perempuan impianku, tapi aku tidak mengetahui namanya ". ucap arvin murung." hm...untung saja aku tahu namanya ".ucap arga dengan senyum lebar. "Apa...kau tahu nama wanita pujaanku ". kaget arvin langsung mendekat kearah arga.
__ADS_1
" Haih...mana mungkin, maksudku aku mengetahui nama wanita impianku ". ucap arga kesal.wajah arvin pun kembali murung. "Siapa namanya ??".tanya arvin.
" Hehe..namanya ayla.. ".ucap arga, leon pun menatap arga tanpa berkedip mendengar nama itu membuat darahnya berdesir.
" Ayla...". gumam leon , saat itu ia merasakan angin halus yang entah datang dari mana. Ayla pun merasakan hal yang sama. ia merasakan seseorang memanggil namanya.
" Siapa yang memanggil namaku ".gumam ayla menoleh kearah belakang, saat menoleh ia hanya melihat 3 orang remaja sedang berbincang dan salah satunya sedang menatapnya tajam, ia pun membuka kaca matanya, Leon terbelalak melihat ayla, ayla pun sama.
" Wanita itu ". gumam leon dengan kesal." Hah...pria itu ".kaget ayla memakai kembali kaca matanya.
"Rara aku ingin ketoilet ".ucap ayla datar dan langsung berjalan menuju toilet.leon yang melihat kepergian ayla pun langsung bangkit dari duduknya.
" Aku ketoilet ".ucap leon berjalan dengan cepat kearah toilet perempuan.sedangkan ayla ia berjalan dengan cepat kearah toilet pria.
"Kemana wanita itu, aku sangat yakin bahwa itu pasti dia ".gumam leon dengan kesal.Saat sedang mengintai toilet perempuan leon tak sengaja mengintip seorang perempuan yang sedang buang air kecil.
" Kya ~~~ mesum ". teriak wanita itu, leon pun kaget saat wanita itu mendekatinya bersama temannya , leon langsung berlari menuju toilet pria, sedangkan ayla yang sudah tidak tahan pun keluar dari toilet pria.
" Hai tunggu kau pria mesum !!!". teriak perempuan tadi, leon pun berlari dengan kencangnya tanpa sengaja menabrak seseorang.
__ADS_1
"Ah....sialan, kau...itu tak punya ma..ta " kaget leon yang ternyata menabrak ayla, ayla pun mencoba berlari namun langsung ditarik oleh leon kearah sebuah tembok.
"Sutt...diam ". bisik leon menutup mulut ayla sambil menguncinya disebuah tembok.tak lama terdengar suara seseorang yang membuat leon mendekatkan dirinya pada ayla.
" Dimana pria mesum itu ". ucap wanita yang mengejar leon " Mungkin dia kearah sana ". ucap temannya , para perempuan itu pun pergi menuju arah lain.
Leon pun bernafas lega, ia pun menoleh kearah ayla yang menatapnya tajam.ia menatap dalam mata ayla yang terlihat sangat mengintimidasi.
" Lepas !!!".teriak ayla marah sambil mendorong leon dan langsung mengambil kaca matanya yang sempat terjatuh. " Hai...jangan harap aku akan melepaskanmu ".teriak leon marah.
" Kenapa kau menggangguku...hah ".teriak ayla marah. "Aku membencimu , karna kau telah merendahkan ku ". kesal leon murka.
" Terus mau mu apa ??". tanya ayla dingin memojokan leon disebuah tembok, leon pun menatap ayla dengan keget. "Menjauhlah dariku !!!". teriak leon menatap tangan ayla yang menguncinya ditembok.
" Bukankah kau duluan yang memperlakukan ku seperti ini,sekarang mengapa kau sangat kaget ". ucap ayla dengan senyum manisnya, leon cukup terpana melihatnya namun ia tutupi dengan wajah kesalnya.
"Le...lepaskan aku ". kesal leon mencoba menarik tangan ayla, ayla pun mendekatkan wajahnya kearah leon. "Kuharap kita tak bertemu lagi ".gumam ayla pada wajah leon yang sudah berjalar 1 cm.
Leon pun merasakan darahnya yang berdesir dan wajahnya yang memanas.ayla pun berlari meninggalkan leon yang diam membeku.
__ADS_1
"Aku tidak akan pernah melepaskanmu ".ucap leon menatap kepergian ayla.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA.