AKU SEORANG MAFIA??

AKU SEORANG MAFIA??
berlatih


__ADS_3

"Hei...kenapa kau membakar baju itu !!!".teriak sam pada ayla, ayla hanya diam menatap kosong baju yang terbakar itu.


"Hei...kau apakah kau sadar apa yang sedang kau lakukan !!!".teriak sam mengguncang tubuh ayla , ia merasa aneh, tatapan ayla benar benar kosong menatap kumpulan baju itu.


" Ada apa ???".tanya ayla menatap sam datar, sam pun menggeleng tak percaya.


" Kau sedang melakukan apa...hah??".tanya sam pada ayla,ayla pun menatap kembali baju yang ia bakar.


"Aku membakar baju ".datar ayla , sam pun menahan amarahnya, melihat ekspresi kosong ayla.


"Kau itu hidup atau tidak sih, kenapa menatap orang seperti mayat hidup !!!".teriak sam tak percaya, sedangkan Erik hanya menatap kejadian itu dengan tatapan polosnya.


" Entah lah, aku pun tak tahu diriku masih hidup atau tidak ".ucap ayla terduduk dikasurnya.


"Lain kali kalau kau ingin melakukan sesuatu harus memakai kesadaran, jika tidak pasti akan membahayakan mu".teriak sam marah.


"Aku usahakan ".ucap ayla datar, sam pun keluar dari kamar itu dengan kesal, Sedangkan Erik, ia menatap ayla dengan tatapan bingung.


"Kau siapa ??".tanya erik duduk disebelah ayla, ayla pun menoleh menatap erik, erik cukup tertegun melihat tatapan kosong itu, erik merasa mata itu menunjukan kesedihan yang sangat dalam.


"Tidak penting kau tau namaku, pergi kau dari sini ".ucap ayla datar, erik pun bangun dari duduknya.


" Apa kau punya masalah, aku bisa membantumu meringankannya".tawar erik , ayla tersenyum sumbang.


"Aku tak butuh orang lain". ucap ayla lirih,ia tak mau menarik orang lain kedalam dunianya yang gelap.


"Baiklah...tapi jika kau butuh seseorang aku akan selalu ada".ucap Erik pada ayla, ayla hanya diam, erik pun keluar dari kamar ayla sambil menutup pintu dengan tangan kecilnya.

__ADS_1


"BRAK....BRAK....".


setelah kepergian erik, ayla melempar semua barang yang berada dimeja riyas ,ia menatap kaca dengan senyum pedihnya.


"Aku tak butuh orang lain...aku...hiks...hiks.....".ayla menangis


sambil berjongkok didepan cermin.


"Aku tak mau orang lain seperti ibu dan ayah...hiks..aku pembawa sial ".tangis ayla ,ternyata seseorang mengintip dari arah pintu."apakah ia punya masalah yang sangat berat hingga ia merasa dirinya pembawa sial".fikir orang itu yang tak lain adalah erik, ia belum pergi dari sana.


 



 


tok...tok....tok...


" hai...apa kau sudah bangun !!!!".teriak sam didepan pintu kamar ayla,ayla pun membuka pintunya dengan wajah datarnya.


"hm...ada apa ??". tanya ayla pada sam dengan datar.sam pun menatap ayla aneh, ayla memakai baju hitam serta kantung matanya berwarna hitam.


"Apa kau begadang semalam, dan mengapa baju mu berwarna hitam semua,kau fikir kita akan ke pemakaman". ucap sam sinis.


"Bukan urusan mu".ucap ayla dingin, sam pun mengertakan giginya.


"baiklah ayo ikut aku, kita ke lapangan untuk melatih daya tahan tubuhmu".ucap sam sinis berjalan duluan, sepanjang perjalanan banyak yang memperhatikan ayla, karna ayla adalah salah satu wanita cantik disana.

__ADS_1


Ayla terus berjalan dengan wajah datarnya, ia tak peduli sama sekali dengan ucapan para anggota black evil.


" Nah...sekarang kau berlari mengelilingi lapangan ini sampai 50 kali ". ucap sam tersenyum miring, ia memang sengaja menghukum ayla karna selalu menentang ucapannya.


Ayla hanya menatap lapangan yang luas itu dengan datar, dulu guru silatnya pun sering memerintahkannya berlari untuk memperkuat tubuhnya dan jumlahnya lebih banyak dari yang diperintahkan oleh sam , yaitu 100 kali putaran jika yang bisa akan mendapatkan hadiah dari gurunya dulu, ayla tersenyum tipis mengingat semua temannya dan guru silatnya.


"Tunggu apalagi cepat kau berlari,aku ingin lihat sekuat apa dirimu".ucap sam dengan remeh, ayla pun berjalan kearah lapangan yang panas itu.


Ayla memulai larinya dengan gesit, sam pun melongo dipinggir lapangan,ayla terus berlari dengan gesitnya sampai 50 putaran tanpa istrirahat.


" hah...bagaimana bisa ia berlari seperti itu, benar benar menyeramkan".gumam sam menatap ayla yang berjalan mendekat kearahnya setelah menyelesaikan larinya.


" Aku sudah selesai ".ucap ayla datar,terlihat diwajahnya sama sekali tidak ada ekspresi lelah.


" Apakah kau manusia ???". tanya sam tak percaya.


" kau fikir ??". tanya ayla lagi dengan datar, sam pun memilih diam berdebat dengan gadis didepannya membuatnya pusing.


"Baiklah sekarang kita lanjut, apakah kau bisa menggunakan senjata,seperti pistol ??". tanya sam pada ayla , ayla menggeleng, sam pun tersenyum, akhirnya ia bisa merendahkan gadis didepannya.


" yasudah...ayo ikut aku kita latihan,sebelum itu kau ku izinkan minum".ucap sam pada ayla,ayla menggeleng datar.


"Aku tak mau minum, aku mau berlatih, agar cepat mencapai tujuan ku, aku akan menghancurkan semua musuhku dan membalas dendam". ucap ayla dengan wajah yang serius.


Sam pun menjadi diam,ternyata ia terlalu meremehkan ayla,gadis itu terlalu banyak kejutan yang tak bisa ia tebak.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA.

__ADS_1


__ADS_2