
"Prok..prok...prok..".
" Bagus kau melakukannya dengan baik,sekarang ayo ikut aku".ucap andreaz pada ayla yang menatap tangannya yang berlumuran darah.
"A..aku membunuh orang...aku jahat". ucap ayla tak percaya menatap tangannya yang berlumuran darah.
" Tak perlu menyesali apa yang sudah terjadi...sekarang ikut aku ke markas, kau akan belajar disana, aku akan menjadikan mu pengganti ku".ucap andreaz tersenyum mengelus rambut ayla.ayla pun mengangguk .
Andreaz pun membawa ayla kesebuah gedung tua yang terlihat menyeramkan.
" Apa kau takut ???". tanya andreaz tersenyum.
" Tidak...aku tak perlu takut...tuhan selalu bersama ku".ucap ayla, andreaz pun tersenyum.
" Kau masih percaya tuhan....benar benar kuno".ucap andreaz berjalan masuk, ayla pun mengikuti langkahnya dengan wajah yang datar.
Banyak pria yang memakai pakaian hitam serta topeng yang melekat pada wajah mereka dalam bentuk yang berbeda beda namun gambar yang sama.
"Selamat datang di markas mafia black evil ".teriak andreaz tersenyum semua orang berbaju hitam itu pun menunduk.
Ayla hanya diam menatap semua orang yang menunduk itu , ia bingung mengapa semua orang itu menunduk pada andreaz.
"Kakak...kau sudah membawa seseorang untuk menggantikan mu ???".tanya seorang pria baru datang berbicara pada andreaz.
__ADS_1
" Sudah..". jawab andreaz tersenyum,pria itu pun celingukan mencari seseorang.
"Dimana ?? kau tidak berbohongkan ???".ucap pria itu heran, andreaz pun tersenyum dan langsung menatap ayla dengan senyum itu.
"Dia yang akan menggantikan ku kelak". ucap andreaz tersenyum,pria itu pun menatap ayla dengan pandangan tajam.
" Perempuan...bagaimana bisa perempuan menjadi pemimpin kita semua...kau gila".ucap pria itu dengan pandangan remeh.
" Kau tidak boleh melihat seseorang dari luar,tetapi tak tahu kemampuan orang itu,jika kau terus berfikir seperti itu kau akan selalu salah". ucap andreaz pada pria itu.
"Hm...aku hanya kurang yakin dengan kemampuannya".ucap pria itu menatap ayla remeh.
"Ayla...buktikan bahwa kau pantas menjadi orangku,beri dia pelajaran karna telah meremehkan mu".ucap andreaz, ayla pun mengangguk ia maju kehadapan pria itu, pria itu memundurkan langkahnya.
" tidak semua perempuan itu lemah".ucap ayla dan langsung membanting tubuh pria itu dengan kuat,pria itu tersungkur sambil memegang pinggulnya.
" Kau berani menyerangku, mati lah kau". kesal pria itu melempar sebuah belati kearah ayla, ayla menangkisnya dengan bersalto.
Semua anggota yang melihat itu menjadi kagum, padahal sebelumnya mereka fikir ayla adalah seorang gadis biasa yang tak ada kemampuan , tetapi sekarang mereka akan berfikir dua kali saat menilai orang lain.
" Kurang ajar...mungkin sekarang kau selamat, tapi nanti kau akan mati ditangan ku".teriak pria itu marah,ayla hanya menatap kosong pria didepannya.
" hm..kutunggu".ucap ayla dingin,sekarang ia tak lagi takut oleh pembunuhan dan darah, karna ia sudah tidak ada lagi tujuan hidup kecuali membalas dendam, ditambah ia telah membunuh seorang pengemis membuatnya menjadi wanita berhati es.
__ADS_1
"Hahaha...aku sudah menduga kau akan kalah, yasuda ayo ayla kita masuk,dan kau sam,besok kau latih pertahanan fisik ayla". ucap andreaz pada pria itu yang diketahui bernama sam.
"Mengapa harus aku yang melatih bocah menyebalkan itu, kenapa tidak kau".teriak sam marah pada kakaknya.
" karna kau tak punya kerjaan, buatlah dirimu berguna adikku". ucap andreaz pada sam dan langsung berjalan diikuti oleh ayla.
Ayla mengikuti andreaz kesebuah kamar yang cukup megah , ayla hanya menatap kamar itu datar.
"Kau akan tinggal disini,Buatlah dirimu nyaman ayla".ucap andreaz tersenyum dan pergi menjauh dari kamar itu, ayla pun memasuki kamar itu dengan wajah datar.
Ayla berjalam menuju lemari dan membukanya, ia melihat semua baju yang ada dilemari, ada bermacam macam warna dan model namun itu tak membuatnya senang.
" Harus kah aku senang melihat banyak warna ini, sedangkan hidupku penuh dengan kegelapan". gumam ayla, menatap semua baju berwarna itu, ia pun mengambil semua baju didalam lemari itu,kecuali yang berwarna hitam dan putih.
"Hidupku penuh kegelapan hanya ada warna hitam,Dan diriku hanya tinggal kekosongan yaitu warna putih ".gumam ayla membakar semua baju berwarna itu, ia hanya menyisakan berbagai baju berwarna hitam dan putih.
"Yaampun apa yang kau bakar !!!".teriak seorang anak lelaki dengan kaget saat melihat kumpulan baju itu dibakar.
" Erik...ada apa ???". tanya sam baru datang pada putranya yang itu erik yang berteriak kaget melihat kumpulan baju itu terbakar.
" pah...itu kenapa dibakar ???".tanya Erik dengan polos, sam pun melihat kebawah dan kaget melihat sekumpulan baju itu dibakar.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN KALO KALIAN SUKA SAMA CERITANYA.
__ADS_1