
Mereka bertiga telah sampai kedalam sekolah itu, mereka bertiga pun langsung berjalan menuju kelas, namun belum sampai dikelas mereka telah dicegah oleh seorang guru parubaya.
" Kalian !!! kenapa masih diluar, bukankah ini sudah masuk dalam jam pelajaran !!".bentaknya dengan marah.Ayla hanya acuh tak acuh, sedangkan rara dan erik sibuk menatap tanah dengan watadosnya,bukan takut tetapi terlalu malas menanggapi ocehan pak guru dihadapannya.
"Kalian bertiga saya hukum !!!".teriak guru itu kesal melihat ketiga murid(fake).nya hanya diam mengabaikannya.
" Kalian bertiga lari keliling lapangan 10 kali dan pust up 50 kali...awas kalo kalian kabur saya akan terus mengawasi kalian ".bentak guru itu kesal.
Mereka bertiga pun berjalan menuju lapangan, guru itu sibuk memperhatikan mereka takut muridnya kabur.guru itu sibuk meminum air miliknya sambil menatap mereka bertiga.
Mereka bertiga pun berlari mengelilingi lapangan, dan seperti biasa ayla lah yang paling gesit dalam hal itu.Dari kejauhan seorang pria menatap ayla tanpa berkedip dengan mata tajamnya.
"Ngapain tuh cewek nyebelin lari keliling lapangan ".gumamnya bingung.namun masih fokus melihat ayla.ayla yang merasa diperhatikan pun mendongak kearah atas melihat lantai 2.Ayla pun saling pandang dengan pria itu,setelah itu ayla pun langsung membuang muka kearah lain,membuat pria yang menatapnya tadi kesal.
" Beraninya dia buang muka saat natap wajah gw".kesal pria itu mencengkram pembatas balkon sekolahnya.
Sedangkan ayla , ia sudah menyelesaikan hukumannya tanpa tanda kelelahan sama sekali.dan diikuti oleh erik dan rara yang sedang mengatur nafasnya.Guru itu pun menatap mereka bertiga dengan heran, biasanya murid yang dihukum akan kelelahan dan juga berkeringat, tetapi yang ia lihat ayla dkk,terlihat biasa saja, walaupun erik dan rara sedikit ngos ngosan.
" Oke...bagus,sekarang kalian bertiga pust up 50 kali ".ucap guru itu, ayla , rara dan erik pun berjongkok dan melaksanakan hukuman itu,dan lagi lagi ayla berhasil membuat guru itu terbelalak,karna gerakan pust up nya yang sangat cepat dan seimbang, seperti sudah terlatih,begitu pun dengan rara dan erik yang juga cepat namun tak secepat ayla.
Dalam hitungan beberapa detik , ayla sudah selesai menyelesaikan pust up nya,tanpa wajah yang terlihat lelah, berbeda dengan erik dan rara yang baru saja selesai dengan wajah yang merah karna kelelahan.
__ADS_1
" Oke sekarang kalian boleh masuk kelas ".ucap guru itu, mereka bertiga pun mengangguk dan langsung berjalan menuju kelasnya.pria tadi yang sedari tadi menatap ayla pun cukup terkesan namun rasa gengsinya menutupi semuanya, pria itu pun menggeleng mencoba membuyarkan pikirannya yang menurutnya salah,namun ia dikagetkan oleh kedua temannya yang datang.
Daarrrrr....
teriakan kedua temannya berhasil membuyarkan lamunannya.
" Woy leon lu ngeliatin apa ??". tanya arga menatap ke bawah.namun ia tak melihat siapa pun karna ayla dkk sudah pergi dari sana."Gk ada kok, gw cuma lagi mikir doang ". ucap leon.
" Oh...yauda ayo kekelas,kita kan lagi disuruh ambil buku ". ucap arvin diangguki oleh arga.mereka bertiga pun pergi berjalan menuju kelasnya saat sudah selesai mengambil buku.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
" Ayla...yakin kita kembali kekelas sekarang ??".tanya rara sambil berjalan.
"Dasar...tukang makan ". ucap Rara kesal, erik pun menjewer rara.
" Songong lu yah,inget lu tuh masih bocah, dan gw lebih tua dari loh ". ucap erik marah rara pun menepis tangan erik yang berada di telingannya.
" Lu cuma beda satu tahun sama gw dan ayla,lu juga masih bocah ".kesal Rara pada erik." Bodo yang jelas gw lebih tua dari loh ".kesal erik mengotot.Rara pun memutar bola matanya malas.
Saat mereka sedang asik beradu argumen, ayla hilang entah kemana.
__ADS_1
"Loh...ayla mana ??".bingung rara menatap ayla yang sudah tidak ada disebelahnya."Uda duluan kali ke kantin".ucap erik, " Masa sih...??".bingung rara."Yauda ayo coba kita liat,dia ada gk dikantin ". ucap erik diangguki Rara.Mereka berdua pun berjalan menuju kantin.
Angin tertiup dengan kencang, membuat seorang gadis memejamkan matanya yang indah,dia adalah ayla, ayla datang ke rooftoop karna bosan mendengar kedua temannya yang selalu bertengkar.sekarang ia ingin tenang, jadi ia datang ketempat yang sepi.
" Ayah...ibu apakah kalian senang disana ".gumam ayla lirih menatap langit yang sedikit mendung.ia pun menarik nafasnya dalam dalam.
"Hey...siapa kau kenapa kau ada disini !!!". teriak seorang pria dengan nada marah.Ayla yang malas menanggapi pun hanya diam bagai patung."Kau tuli yah...!!".teriaknya lagi, ayla pun menoleh,membuat pria itu kaget.
"Aku akan pergi ". ucap ayla berjalan menjauh, pria itu pun berlari kearah ayla sebelum tangan ayla menyentuh gagang pintu rooftoop."Lu gpp disini ".ucap pria itu tersenyum manis, ayla pun mengeryit.
" Hm...kenapa??". bingung ayla," Gpp...lu inget gw ??".tanya pria itu tersenyum.
"Gk...".singkat ayla berjalan kembali kearah rooftoop." Lu gk inget gw, huh...bikin gw sakit hati aja". gumam pria itu,ayla pun hanya diam dan duduk dibangku rooftoop, pria itu pun duduk disebelahnya tanpa izin.
" Gw arga...kita pernah pergi ke hutan terlarang".ucap arga antusias.
" Oh..".datar ayla, arga pun menjadi cemberut."Lu lupain gw...padahal gw kira lu akan selalu inget gw".ucap arga lirih." Kenapa ???".bingung ayla." Karna gw ganteng ". ucap arga terkekeh.ayla pun memutar bola matanya malas,dan langsung beranjak dari sana.
" Ayla...lu inget ini ??".tanya arga mengeluarkan sebuah belati dengan ukiran nama ayla.ayla pun menatap belati miliknya dan hendak mengambilnya namun langsung dicegah oleh arga."Lu boleh dapetin belati ini lagi,dengan satu syarat ". ucap arga tersenyum."Apa ???". datar ayla.
"Lu harus jadi milik gw ". ucap arga tersenyum.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA.