AKU SEORANG MAFIA??

AKU SEORANG MAFIA??
tertangkap


__ADS_3

"Woy Leon,Napa lu ??"Tanya Arga sambil mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang.


Sekarang mereka sedang pergi Bersama...arga lah yang bertugas mengemudikan mobil.


"Gpp..."Datar Leon menatap jalan.


"Galau kali."Ucap Arvin acuh,Ia pun meminum air mineral dengan sekali tenggak.


"Btw le,Gimana sama bokap Lo ??."Tanya Arga,seketika mata Leon pun menajam,Seakan ia benci membahas hal itu.


" Gw GK punya bokap."Ucap Leon datar,Dan kembali menatap jalan raya.


"Iya sih,Bokap Brengs*k kaya dia GK cocok jadi seorang bapak."Ucap Arga tersenyum sinis.


"Hmmm....terus gimana,Leon apa Lo akan tetep balas dendam ke bokap Lo ??."Tanya Arvin bingung.


"Dendam gw GK akan pernah hilang,Gw akan buat hidup mereka GK tenang."Ucap Leon datar.


Mobil itu pun berhenti tepat didepan sebuah mansion megah, Dengan beberapa air mancur.


Mereka bertiga segera turun,Dan masuk kedalam mansion.


Saat masuk,Mereka bertiga disambut dengan hangat oleh beberapa maid,Dan Para penjaga Disana,Mansion itu terlihat biasa namun akan terkesan berbeda jika mereka memasukinya.


"Kalian telah datang ?!!."Tanya seorang pria berwajah pucat sambil tersenyum,Ia lah bos Disana.


Akhhaaakkk....


Terlihat seorang pria berteriak,Setelah jantungnya yang terlihat masih berdetak di tarik hingga putus,Bau darah tercium sangat pekat Disana.Pria itu pun tewas dengan luka sayat pada bagian jantungnya.


Arvin,Arga dan Leon terlihat biasa saja,Mereka malah menatap datar pria yang telah mati itu.


" Kerja bagus."Ucap pria parubaya berwajah pucat itu,Pada anak buahnya yang telah menarik jantung pria itu.


"Ku harap tidak ada yang berkhianat lagi disini."Ucap pria berwajah pucat itu menatap tajam semua bawahannya.

__ADS_1


"Jika kami berkhianat bagaimana ??"Tanya Leon dengan berani,Arga dan Arvin pun ikut tersenyum.


"Aku akan membunuh istrimu kelak."Ucap pria parubaya itu tersenyum dan langsung tertawa dengan semua anggotanya.


Leon sengaja bergabung dengan para pembunuh bayaran itu,Untuk membalas dendam pada papahnya yang telah membuat hidupnya hancur.Arga dan Arvin selalu mendukung apa yang akan dilakukan oleh Leon,Karna mereka sudah menganggap Leon sebagai kakak mereka sekaligus sahabat mereka.


"Hentikan !!."Teriak pria parubaya itu,Ia pun menatap Leon dkk.Para anak buahnya pun berhenti tertawa.


"Bagaimana apakah kau sudah berhasil membalaskan dendammu ??."Tanya pria parubaya itu menatap Leon dkk.


"Belum...Aku akan menunggu waktu yang tepat."Ucap Leon datar.


Pria parubaya itu pun mengangguk,Leon,Arga dan Arvin adalah salah satu anak buahnya,Tadinya ia tak percaya bahwa ketiga pamuda itu diizinkan bergabung,Tetapi setelah melihat kemampuan mereka,Pria itu pun yakin bahwa mereka mempunyai kemapuan yang bisa menguntungkannya kelak.


Seorang pria masuk dengan wajah bringas,Ia hanya mempunyai satu tangan,Karna beberapa tahun yang lalu tangannya telah diputuskan oleh seseorang.


"Maafkan aku bos,Sampai sekarang aku belum bisa menemukan keberadaan Andreaz,Dan gadis itu."Ucapnya menunduk.


Pria parubaya itu pun tertawa kencang,Dan langsung menendang pria bertangan satu itu.


"Bodoh...Sudah berapa tahun aku menyuruhmu menangkapnya,Sampai sekarang kau pun tak bisa menemukannya ?!."Ucap pria parubaya itu murka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lovita menggeram marah,Bisa² ia dan para anak buahnya mati kutu hanya dengan ancaman dari ketiga orang dihadapannya.


"Bisa kau beri tahu kami,Mengapa kau membunuh para siswa yang tak bersalah disini ??."Tanya Erik datar.


Lovita pun terkekeh,Ia tak akan menjawab,jika menjawab sama saja ia membeberkan rahasianya sendiri.


"Rara pencet tombol itu ."Ucap Ayla datar,Lovita pun terkejut,Ia tak ingin mati konyol.


"Apa yang kau lakukan !! Sekolah ini bisa hancur !!."teriaknya,Ayla pun tersenyum sinis.


"Bukankah itu yang kau mau ."Ucap Ayla datar,Lovita pun menarik rambutnya prustasi.

__ADS_1


Yah,Ia akui ia memang ingin menghancurkan sekolah itu,Karna dulu ia pernah di-bully Disana,Sejak saat itulah ia sangat dendam pada murid disekolah ini,Apalagi pada murid pintar dan populer,Ia paling tidak suka ada orang yang berada di atasnya.


" Apakah kalian sudah gila !." Teriaknya.


"Nona...Apakah sebaiknya kita menelpon tuan Riki ??."Tanya salah satu anak buahnya berbisik pada Lovita.


"Tidak,Kau bodoh...dia akan menertawakan kita,Karna tidak berhasil menangani 3 orang saja."Ucap Lovita kesal.


"Lalu bagaimana ini nona,Kita bisa mati konyol disini."Bisik bawahannya itu.


Ayla,Erik dan Rara pun tersenyum,Mereka tak menyangka bahwa Lovita dan para anggotanya sangatlah bodoh,bagaimana bisa mereka menaruh bom didalam lantai,Waktu mereka tidak akan cukup.


" Sudah cukup buang waktunya,Bisakah anda jawab pertanyaan kami,Atau kalian memang benar² ingin mati ??."Ucap Erik datar.


"Baiklah...aku akan menjawab,Yah...akulah yang telah membunuh banyak siswa berprestasi disekolah ini,Dan aku juga yang telah membunuh Andre ."Ucap Lovita dengan lantang.


Ayla pun tersenyum sinis,Dan melihat kearah CCTV yang menyala,Lovita pun mengikuti arah pandang Ayla.


"Sial pengakuanku terekam..."Batin Lovita.


Rara pun membanting remote itu,Hingga membuat Lovita dan para anak buahnya terkejut.


"UPS...kalian bodoh."Ucap Rara menutup mulutnya.


Lovita yang menyadari sedang dibodohi pun menjadi murka,Ia pun mengambil sebuah pistol pada kantung roknya,Para bawahannya pun mengikutinya.


Suara tembakan terdengar saling beradu,Untunglah sekolah benar² sudah sepi,Jika tidak maka bisa menimbulkan korban jiwa bagi siswa yang berada Disana.


Ayla,Erik dan Rara menghindar dengan cepat,Dengan lihai Ayla menghindarinya dengan bersalto,Dan sesekali menembak,Hingga banyak anak buah Lovita yang tumbang.


Setelah beberapa jam,Suara tembakan pun berhenti bergemah,Lovita membuka wajahnya yang sedari tadi ia tutup dengan kedua tangannya.Menatap semua anak buahnya yang telah tiada.


"A...apa,Bagaimana bisa ."Ucapnya terkejut,Ia pun hendak berlari namun langsung ditembak oleh Ayla pada bagian kakinya.


Akhaaaa !!

__ADS_1


"Bawa dia ."Ucap Ayla datar,Erik pun mengangguk dan menarik Lovita dengan kasar menuju mobilnya.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA


__ADS_2