
Ayla hanya menatap dingin arga yang sedang tersenyum manis menatap dirinya." Ambil saja, aku tak membutuhkan belati itu lagi ". ucap ayla datar ,senyum arga pun pudar menjadi wajah sedih."Kenapa...lu gk suka gw ??". tanya arga lirih."Hm....". jawab ayla datar dan berjalan menjauh menuju tangga rooftoop untuk turun.
"Kalo lu gk suka sama gw, akan gw buat lu suka sama gw !!". teriak arga, membuat langkah kaki ayla terhenti.
"Terserah !!!". teriak ayla kembali berjalan menuju tangga rooftoop.ia menuruni tangga itu dengan cepat.arga pun terduduk dibangku rooftoop dengan sedih.
Ayla menuruni tangga dengan wajah datarnya,saat dia sedang menuruni tangga ia tak sengaja menyenggol bahu seseorang.
"Heh...kalo jalan tuh pake mata !!". teriak orang itu." Hm...". sahut ayla kembali ditarik oleh orang yang menabraknya.
"Loh...lagi".ucap.orang yang ditabrak, ayla pun mendongak dan ternyata itu adalah pria menyebalkan yang sangat ayla hindari bila bertemu.
"Apa ??". datar ayla menatap pria itu.
" Lu ngapain disini...hah".kesal pria itu , ayla pun menepis tangan pria itu yang tak lain adalah leon.
" Bukan urusan lo ".ucap ayla berjalan menuruni tangga, leon pun menggeram marah.
"Dasar cewek nyebelin...awas loh ".Gumam leon marah berjalan menaiki tangga menuju rooftoop.Ayla terus berjalan dengan wajah datar, Ia menyesal telah kembali kedalam sekolah itu.
Saat sedang berjalan, Ia tak sengaja menabrak bahu seseorang lagi, Hingga orang itu tersungkur."Aduh...punya mata gk sih....". Ucap orang itu kesal, Orang itu pun mendongak menatap ayla,Wajah oramg itu langsung berubah pias.
"Hah...my angel ".kagetnya bangun dari jatuhnya."Hm...".Jawab ayla datar.
" My angel...ngapain disini ??". Tanya pria itu yang tak lain adalah arvin.
"Hm...bukan urusan loh ".Ucap ayla meneruskan jalannya, Arvin pun mengikutinya dengan senyum senang.
"Ngapain loh ?".Tanya ayla datar.
__ADS_1
"Hehe...ikutin my angel lah, Kan katanya kita akan ketemu lagi ".Ucap arvin tersenyum." Yauda kita uda ketemu kan ,Sekarang lu jangan ikutin gw lagi ".Ucap ayla kesal.
"Kok gitu sih...memangnya my angel gk kangen aku yah ??".Tanya arvin bingung.
"Gk...". Jawab ayla datar."Kok enggak sih,memangnya kenapa ??".Tanya arvin lagi."Karna lu gk penting "Ucap ayla datar. "Pantinglah...buktinya my angel selalu nolongin aku, Gk mau kehilangan yah...". Ucap arvin dengan wajah menggodanya.
Ayla pun mengabaikan arvin yang sedang mengikutinya.Arvin masih tetap setia mengikuti wanita pujaannya.
"My angel...kamu siapa sih,kok bisa pake pistol ??".tanya arvin bingung.
"Gw mafia...gw penjahat,Gw bisa bunuh loh ".Ucap ayla agar arvin takut dan menjauh darinya.
"Oh....hehe pantes hebat, aku jadi makin kagum deh ". Ucap arvin membuat ayla terkejut. " Sekarang lu berhenti ikutin gw ".Ucap ayla datar. "Hehe oke...tapi hari ini my angel mau yah makan dikantin bareng aku ".Ucap arvin tersenyum.
"Gk bisa...gw ada urusan ".Ucap ayla datar. "Yauda kalo gk mau, aku akan terus ikutin kamu ".ucap arvin terkekeh.ayla pun menatap datar arvin.
" Hm...serah loh ". Ucap ayla kesal.
Arvin pun berjalan dibelakang ayla dengan senyum manisnya, entah kenapa semakin dekat dengan ayla,ia semakin ingin selalu tersenyum.
"Siapa nama lu??".Tanya ayla datar,Bukannya menjawab arvin hanya menunjukan wajah polosnya sambil tersenyum.
" Hey...nama lu siapa??". Tanya ayla kesal, Arvin pun menjawab dengan watadosnya.
"Arvin...tapi kalo mau panggil sayang juga gpp ".Ucap arvin tersenyum.ayla pun memutar bola matanya malas.
" Serah loh deh ".kesal ayla berjalan kembali, arvin pun kembali berjalan.
DIKANTIN.
__ADS_1
"Eh ra, sih ayla mana??".Tanya erik memakan basonya.
" Hm...gk tau".Jawab rara menyeruput es teh miliknya.
" Hm...tumben tuh bocah kelayapan ". Ucap erik celingukan.
"Ciee...lu suka ya sama ayla". Ucap rara membuat erik tersedak baksonya, Rara pun langsung memberikan air milik erik.
" Khuk...khuk....gila lu". Ucap erik kesal, sambil mengusap bibirnya.
" Hehe jangan bohong, gw tau...". ucap rara tersenyum smirk.
" Hm...gw ".belum sempat erik berbicara, mereka berdua dikagetkan dengan kedatangan ayla dan arvin.Rara menatap arvin tanpa berkedip, baru pertama kali ini ia melihat pria setampan arvin.sedangkan arvin..ia hanya fokus pada ayla.
Begitu pun erik yang dari tadi menatap tajam Arvin, entah mengapa ada rasa tidak rela melihat ayla berdekatan dengan pria lain selain dirinya.
" Khem...". Dehem ayla melihat semua orang disekitarnya hanya diam, ia pun duduk diikuti arvin yang duduk disebelahnya.
"Ayla...dia siapa??". Tanya erik pada ayla, ayla pun menatap arvin yang sedari tadi menatapnya dengan binar layaknya peliharaan.
" Temen baru ".Ucap ayla datar, arvin pun cemberut dengan kesal.
" Ooh...TEMEN ".Ucap erik menekankan kata teman, arvin pun menatap tajam erik,sebagai sesama lelaki, arvin bisa merasakan rasa cemburu erik lewat mata tajamnya itu.
" Hai...kenalin aku Rara ". Ucap rara tersenyum mengulurkan tangannya.Arvin pun hanya menatap tangan itu, ia belum pernah berdekatan dengan perempuan mana pun selain ayla.Ayla pun menoleh sambil mengisyaratkan arvin untuk menjaba tangan rara.Arvin pun mengangguk dengan antusias.
" Hai aku arvin...😊".ucap arvin tersenyum, Rara pun ikut tersenyum, wajahnya kini bersemu merah.
Jangan lupa like dan komen yah kalo suka sama ceritanya.
__ADS_1