AKU SEORANG MAFIA??

AKU SEORANG MAFIA??
membunuh orang


__ADS_3

"Sudah ayla bilang , kalau ayla tak akan mau balas dendam".teriak ayla marah dan langsung berjalan menjauh dari andreaz , andreaz pun tersenyum miring menatap pundak ayla yang terlihat kecil itu.


Ayla berjalan menuju rumahnya, ia mengendap endap takut pembunuh itu datang kembali,ia yakin bahwa pembunuh itu datang tak sendirian.


Mengapa mereka membunuh ayah dan ibu ??, kenapa mereka ingin membunuh ayla?? banyak pertanyaan pertanyaan yang ada diotak ayla. Setelah berjalan dengan bersusah payah akhirnya ayla pun sampai dirumahnya,ia langsung menatap rumahnya dengan mata lebar, rumahnya terlihat sangat terang karna besarnya kobaran api yang melahapnya.


"IBU !!! ...AYAH !!! ...HIKS...".teriak ayla menangis terduduk ditanah, rasanya dunianya hancur dan merasa sendirian, hidupnya sudah tidak punya arah, ayla terduduk dengan putus asa.dunianya menjadi gelap tak ada kebahagiaan.


""Bagaimana...apakah kau mau menerima tawaran ku anak manis??".tanya andreaz disebelah ayla,ayla pun menatap andreaz dengan tatapan sedih.


"Ayla tak ingin menjadi pembunuh,ayla anak yang baik...hiks....hiks...". tangis ayla , hujan pun turun mengguyur dirinya, sekarang dirinya terlihat sangat menyedihkan , darah yang menodai baju putihnya dan rambutnya yang acak acakan serta hujan yang mengguyurnya.


"Hehe...kau ini mau menjadi anak baik, apakah ada keuntungan yang kau dapat ??".tanya andreaz tersenyum miring, ayla pun menunduk,apa yang ia dapat dari kebaikannya sebelum ini, kematian orang tuanya, atau hampir meregang nyawa ditangan seorang pria psikopat.


"Hehe...tidak ada bukan, biar ku sarankan padamu, bila kau membalas dendam, kau akan mendapat kesenangan, karna dengan itu dendam kedua orang tua mu menjadi terbalaskan".ucap andreaz tersenyum,ayla menatap andreaz dengan tajam.


"Sampai kapan pun ayla tidak akan mau menjadi orang jahat, ayla akan menjadi orang baik seperti ibu". teriak ayla menangis,andreaz tersenyum miring, ternyata sangat sulit untuk membujuk ayla, padahal sebelumnya ia mengira bahwa ayla adalah anak yang polos dan gampang untuk dibujuk, tetapi ternyata pelajaran yang didapat dari ibunya sangat melekat padanya.


"Baikalah bila kau bersikeras, aku tak akan memaksa mu".ucap andreaz menutup payungnya karna hujan telah berhenti.


Ayla pun berjalan dengan tatapan kosong, ia terlihat sangat menyedihkan,andreaz terus mengikutinya.

__ADS_1


" ayla...kau mau kemana ??" tanya andreaz mengikuti ayla.


"aku akan pergi kekantor polisi dan melaporkan kejadian itu".ucap ayla dengan tatapan kosong sambil berjalan, darahnya terus mengalir dari tangan kanannya namun ia terlihat tidak merasakan kesakitan lagi, karna luka dihatinya lebih sakit.


Saat berjalan ayla melihat ada seorang pengemis sedang mengemis, ia pun mendekati pengemis itu dan langsung memberikan sisa uangnya, namun pengemis itu malah mengambil semua uangnya dan langsung berlari,ayla sama sekali tak berniat mengejarnya, ia pun tersenyum melihat penderitaanya.


"Aku benar benar menyedihkan...hahaha...aku menyedihkan...hiks...aku menyedihkan". teriak ayla seperti orang gila.


"Ayla...aku akan memberikan penawaran terakhir apakah kau ingin ikut dengan ku menjadi mafia dan menghancurkan para pembunuh itu??". tanya andreaz berjongkok didepan ayla.


" Yah...aku ingin membunuh para penjahat kejam itu, aku akan menyiksa mereka seperti mereka menyiksa orang tua ku !!!". teriak ayla menggemah, andreaz pun tersenyum,ia berhasil membujuk ayla.


"Maafkan ayla ibu...ayla akan jadi anak baik saat semua pembunuh itu mati". batin ayla berjalan mengikuti andreaz.


Andreaz membawa ayla kesuatu tempat yang sepi, ayla melihat pengemis yang tadi mengambil uangnya.


"Liatlah dia...dia memakai uang mu untuk makan".ucap andreaz menatap pengemis itu, ayla pun menatap pengemis itu tanpa ekspresi.


"Tugas pertama mu adalah membunuhnya ".ucap andreaz pada ayla, ayla menatap pengemis itu dengan kesihan.


"Aku tak bisa melakukannya".ucap ayla menatap andreaz,andreaz pun menatap tajam ayla.

__ADS_1


" kau harus melakukan itu ayla, untuk menjadi mafia kau tak boleh mengenal kata maaf dan menolong, apalagi mengampuni, karna itu akan menghancurkan mu kelak nanti".ucap andreaz serius.


" tapi dia butuh makan ,dia tak punya uang".ucap ayla lirih.andreaz pun tersenyum miring.


" kau kesihan padanya, tapi apakah dia kesihan pada mu, kau lihat dia dengan senangnya makan setelah mengambil sisa uang mu, kau tak akan bisa makan ayla, itu uang terakhir mu".ucap andreaz membangkitkan sisi jahat dari ayla, ayla pun diam.


" apa yang harus ku lakukan padanya ???". tanya ayla dingin.


"hehe..mudah..siksa dia dengan menyakitkan".ucap andreaz tersenyum, menyerahkan sebuah pisau kecil yang tak terlalu tajam


" baiklah...".ucap ayla berjalan menuju pengemis itu dan langsung membelah meja yang sedang digunakan pengemis itu.


" ah....eh anak sialan...mau apa loh, mau ambil uang loh, uda gw beliin makanan".ucap pengemis itu, ayla menatap pengemis itu dengan datar.


" pergi dari sini anak kecil !!!" teriak pengemis itu melihat wajah ayla yang menakutkan,untuk pertama kalinya ayla menyeringai.


"Pergilah kealam baka,orang tak tau diri". teriak ayla menusuk perut pengemis itu dengan sangat dalam.


" ah...". pengemis itu memuntahkan darah dari mulutnya,ayla tersenyum dan menusuk pisau itu berkali kali pada perut pengemis itu. pada akhirnya pengemis itu mati ditangan ayla.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA.

__ADS_1


__ADS_2