AKU SEORANG MAFIA??

AKU SEORANG MAFIA??
menangkap


__ADS_3

Arvin berlari menuju kelasnya dengan langkah yang cepat.semua yang berada dikelasnya pun menjadi menatap dirinya." Arvin...!!!kamu kenapa berlari seperti itu ???". bentak guru yang sedang mengajar dikelasnya.


" Woy...vin,lu napa ???". tanya arga berjalan menuju arvin bersama leon.


" G...gw..hos...tadi mau dibunuh sama pembunuh ".ucap arvin ngosngosan,seisi kelas pun langsung menjadi riuh dan merasa takut.


"Tenang semuanya...arvin, dimana kamu bertemu pembunuh itu ???".tanya guru itu."Ditoilet bu...dia bawa pisau dan ingin membunuh saya ".ucap arvin serius.


" Ayo kita lihat ". ucap guru itu,semua murid itu pun mengikuti bersama arvin ,arga dan leon.


Ditoilet pria.


"Lepaskan aku !!!". teriak pria berbaju hitam itu dengan marah saat ayla menariknya keluar dari toilet." Diam kau, tidak usah banyak bicara". bentak ayla datar." Ayla...bagaimana sudah tertangkap ???".tanya rara dan erik yang datang bersama.


" Hm...ini ".ucap ayla menarik pria berbaju hitam itu. " Yasudah...biar dia kita introgasi dimarkas,aku takut ada yang melihat kita ".ucap rara khawatir.


" Bagaimana jika ada korban lagi sehabis ini ???".tanya ayla datar.


" Tidak mungkin...sepertinya semua temannya telah pergi, Saat tahu salah satu temannya tertangkap ".ucap rara menjelaskan.


"Baiklah ayo kita bawa dia kemarkas ". ucap ayla,erik pun membopong pria itu,pria itu hanya bisa berontak dengan keadaan lemah karna kedua kakinya yang tertembak.Mereka bertiga berjalan menuju parkiran lewat jalan belakang sekolah agar tak dilihat oleh seorang pun.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Arvin, arga dan leon pergi ke arah toilet bersama semua teman kelasnya untuk memastikan ucapan arvin.


" Mana tidak ada apa - apa tuh ".ucap arga menatap toilet yang kosong."Arvin kamu tidak sedang berbohongkan !!!".bentak guru itu, arvin pun cengengesan." Saya untuk apa bohong ".ucap arvin dengan watadosnya.

__ADS_1


" Hem...yasudah...kalian boleh istrirahat, karna waktu pelajaran saya sudah habis".ucap guru itu,semua muridnya pun berhamburan menuju kantin, kecuali arvin,arga dan leon.


" Vin...ini bukan cerita karangan lu kan ??".tanya arga dengan wajah datarnya." gk lah,tadi gw bener kok mau dibunuh ".ucap arvin terkekeh."Lu gila,yakin lu mau dibunuh,kok malah ketawa sih lu ".ucap arga bergedik ngeri.


" Heh...gw tawa itu ada alasannya ".ucap arvin tersenyum." Apa ???".tanya arga kesal." Hehe...tadi gw diselamatin sama my angel,dia cewek impian gw ". ucap arvin girang." Hah...dia ada disini !!".kaget arga,arvin pun mengangguk bagaikan hewan peliharaan.


" Kok bisa kebetulan yah,tadi pagi gw ketemu sama cewek pujaan gw juga".ucap arga merasa aneh.Arvin pun tersenyum."Mungkin kita berdua lagi hoki ". ucap arvin tersenyum, arga pun ikut tersenyum,sedangkan leon hanya menatap datar kedua temannya.


" Hm...kenapa lu gk mati ???".tanya leon datar, arvin dan arga pun menatap leon.


" Jadi lu mengharap gw mati, para loh leon ". teriak arvin kesal."Yah..kan gw nanya, bukan berharap". ucap leon dengan santai.


" Tadi tuh ya, my angel gw nyelamatin gw keren banget,dia megang tembakan dan kunci gw ditembok,ah...muka kita deket banget tadi...gw jadi gugup "ucap arvin tersenyum girang, leon pun langsung mengalihkan pandangannya ,ia mengingat seseorang yang juga pernah melakukan itu padanya.


"Aah...sial kenapa gw inget tuh cewek nyebelin sih ".batin leon menutup wajahnya yang memerah." Leon lu kenapa ???".tanya arga menatap leon aneh." G...gpp ".ucap leon menatap kearah lain." Leon wajah lu merah banget ,lu kenapa ???".tanya arvin dengan watadosnya.


" Gpp...ayo kekelas ". ucap leon merangkul kedua temannya itu menuju kelas.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Akhhhh....aaaaaaa ,akh...aaaaaa....


suara teriakan menggemah disebuah ruangan bawah tanah, seorang wanita cantik pun tersenyum melihat karyanya yang terlihat indah ,ia adalah ayla...


" Le...lepaskan aku !!!".teriak pria itu dengan wajah yang sudah rusak karna lukisan yang ayla buat diwajahnya dengan pisau kecil.


"Hehe...masih tidak mau bilang...hah, ku tanya dimana bos mu !!!".teriak ayla marah.

__ADS_1


"A...aku tidak akan pernah memberi tahumu !!". teriak pria itu,ayla pun tersenyum manis.


" Hehe..begitu rupanya hm...baiklah,kau yang memaksa ku melakukan ini ". ucap ayla tersenyum smirk.pria itu cukup merinding melihat senyum gadis muda didepannya.


" Rara !!!". teriak ayla,rara pun datang dengan sebuah pisau kecil dan pedang panjang.beserta sebuah kapak besar.


" K...kau mau apa...hah !!!". teriak pria itu ketakutan.


" Hehe...kita liat saja, apa yang akan kau dapatkan". ucap ayla datar,ia pun mengambil pisau lipat kecil itu.dan langsung menusukan pisau itu pada paha pria itu.


Khaaaa.....aaaaaakkk.....


teriakan pria itu membuat seisi markas bergedik ngeri.begitu pun rara dan erik yang tidak berani melihat apa yang akan dilakukan oleh ayla." Hehe...masih tidak mau bilang siapa yang menyuruhmu ". ucap ayla datar." Kumohon ampuni aku...!!!"teriak pria itu menangis menahan sakit dibagian pahanya, wajahnya dan juga kedua kakinya yang tertembak.


"ku tanya untuk terakhir kalinya,siapa yang menyuruhmu ???".tanya ayla datar.


" A...aku disuruh oleh bos ku ". ucap pria itu menahan sakit diwajahnya." Siapa bos mu ??".tanya ayla datar." Aku tidak tau, hah...mereka selalu memakai topeng...ketuanya bernama lovita".ucap pria itu menahan sakit diwajahnya.


"Dimana dia berada ???".tanya ayla datar."D...dia,sa...salah satu murid disana, a...aku tidak tau tujuannya , tapi dia menyuruhku melakukan ini". ucap pria itu menahan perih diwajahnya.


"Hm...menarik, lo...vi..ta". ucap ayla memutar sebuah pisau kecil ditanganya.


"Lepaskan aku !!!".teriak pria itu , ayla pun tersenyum dan langsung mengambil kapak besar,ia pun melayangkan kearah pria itu.


BLAaaaaaaaZzzzzz.......


darah mengalir dari tubuh tak bernyawa itu ,ayla tersenyum psikopat.kepala pria itu terbelah dua memperlihatkan sebuah otak yang masih segar, dan jangan lupakan darah yang bermuncratan dimana mana." Bereskan mayatnya ".ucap ayla dingin,para anggota yang berjaga pun langsung melaksanakannya tanpa bertanya,karna tak ingin bernasib sama.

__ADS_1


" Maafkan ayla ibu ayah,sekarang membunuh adalah salah satu bagian dari hidupku ".batin ayla sendu berjalan keluar .


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA.


__ADS_2