AKU SEORANG MAFIA??

AKU SEORANG MAFIA??
menyelidiki pembunuhan


__ADS_3

"Mending sekarang kita masuk, Malu diliat orang ".ucap leon kesal menarik kedua temannya menuju kelasnya.sedangkan ayla, rara dan erik sedang memasuki ruang kepsek.


"Hm....apakah kalian bertiga adalah anggota mafia yang diperintahkan oleh tuan andreaz mencari tahu misteri disekolah ini ???" tanya kepsek itu.


" Hm..iya pak ".jawab erik.


" Perkenalkan saya pak ilham , kepala sekolah disini,jika kalian ingin menyelidiki kasus yang berada disekolah ini,saya dan guru lainnya tidak akan mengganggu misi kalian ". ucap pak ilham kepsek disana.


" Hm...tidak perlu repot seperti itu, kami takut pelakunya adalah salah satu guru disini, jadi kami ingin menyamar menjadi murid saja ". ucap ayla datar, diangguki oleh rara dan erik.


" Baiklah...aku serahkan semuanya pada kalian ,dan kalian ingin masuk kelas mana ???".tanya pak.ilham.


" Boleh kami lihat data setiap murid, agar mudah memilih kelas ??".tanya Rara, Pak ilham pun mengangguk.


" Rara apa gunanya kita melihat data kelas ???". tanya Erik bingung. "Diamlah...agar kita bisa mencuci mata, kita cari kelas yang banyak cogannya ,dan cecannya ". ucap Rara sambil mengutak atik leptop milik pak ilham.


" Dasar bodoh, aku tidak mau ".kesal erik menoyor kepala rara dengan kesal.


" Aduh...kau itu bisa diam tidak sih, aku sedang fokus ".kesal Rara mengotak atik leptop itu.


" Nah...ini dia, murid cowoknya banyak, dan sudah pasti berwajah malaikat ".ucap rara menyengir. "Hey..kau ini, aku tidak mau ". kesal erik , " Haih..kau ini bagaimana, bukankah enak jika melihat orang rupawan, ah...yasudahlah ayla bagaimana pendapatmu ??".tanya Rara, ayla pun maju dan melihat daftar para siswa.


" Pria ini !!!".kesal ayla menatap biodata seorang pria tampan,dengan wajah coolnya,siapa lagi kalau bukan leon.

__ADS_1


" Aku tidak mau dikelas ini ". ucap ayla datar. " Kenapa...huh..aku tak jadi cuci mata ".ucap rara murung.


" Hahaha...rasakan, kau ini seperti tidak pernah melihat pria tampan saja, aku kan termasuk orang tampan ". ucap erik dengan pdnya." Huek...kau itu sangat narsis ".ucap rara berpura pura muntah.


" Berisik...!!! "bentak ayla, erik dan rara langsung diam. " Kami akan masuk kekelas, yang muridnya sedikit dan tidak terlalu menonjol ".ucap ayla datar.pak.ilham pun mengangguk.


"Kalian bertiga masuk kekelas X - 3 ,disana banyak bangku kosong, karna banyak pembunuhan yang terjadi disana ".ucap pak ilham, ayla , rara dan erik pun mengangguk.


" Baiklah...kami akan pergi kekelas itu ". ucap ayla datar.pak ilham pun mengangguk.


Mereka bertiga pun berjalan menuju kelas X - 3 , mereka yang tidak mengetahui dimana kelasnya enggan bertanya pada orang lain.karna tak ingin berhutang budi.


" Apakah ini kelasnya ??".bingung erik melihat tulisan yang terpampang didepan kelas itu yang tertulis.KELAS


" Ayo kita masuk ".ucap Ayla datar, erik dan Rara pun mengangguk.Mereka bertiga pun masuk kedalam kelas itu.


" Tok...tok...tok...".


" Permisi..pak, kami bertiga anak baru ".ucap erik didepan pintu.seorang guru parubaya pun tersenyum melihat mereka."Oh....kalian anak baru, silahkan masuk ".ucap guru parubaya itu.


" Sekarang kalian perkenalkan nama kalian ".ucap guru parubaya itu.


"Perkenalkan nama saya erik arsya aldista ". ucap erik tersenyum,banyak wanita yang tersenyum padanya.

__ADS_1


"Hai..perkenalkan namaku Rara olivia zinan".ucap Rara tersenyum manis.banyak para siswa menatap gadi imut itu dengan senyum manis.


"Namaku ayla...".datar ayla , seisi kelas pun terbengong dengan ucapan singkat ayla.


"Baiklah...kalian boleh duduk, dimana pun bangku kosong ".ucap guru parubaya itu.Ayla , erik dan rara pun duduk dibangku paling belakang, guru itu pun kembali menjelaskan.


"Rara apa kau sudah menghack data siswa tadi ??".tanya ayla datar, Rara pun mengangguk.Saat guru itu sedang mengajar, seisi kelas itu dikagetkan oleh suara teriakan seorang perempuan yang sangat memekikan telinga.


KYAAAAAAAAAaaaaaaa.....


Seisi kelas pun berhamburan keluar karna mendengar suara memekikan telinga itu.ternyata saat keluar bukan hanya kelas X - 3 saya,tetapi seluruh kelas.Semua siswa siswi melihat dengan takut sekaligus prihatin melihat kejadian dimana 5 orang siswi berprestasi jatuh dari lantai 6,dan anehnya tak ada yang mengetahui kenapa para siswi itu.


" Ada apa ini ??". tanya pak.ilham melihat kelima siswi yang sudah tak bernyawa itu, terlihat semua kepala siswi itu pecah dan mengeluarkan otaknya.darah dimana mana membasahi lapangan itu.


" Ayla ,erik...ada yang aneh ".ucap rara pada kedua temannya." Ada apa ??".tanya ayla dan erik mendekat.


"Kalian lihatlah, dalam data siswa ini, mengapa data kelima siswi itu tidak ditemukan ".bingung Rara melihat data kelima siswi itu menghilang dalam tabletnya.


" Tunggu...hilang, Apakah Data kelima siswi itu memang tidak ada, atau sudah hilang ??".tanya ayla. "Tidak sepertinya baru hilang ". jawab rara .


" Hm...sepertinya pembunuh itu sudah merencanakan pembunuhan kelima siswi berprestasi itu ". ucap Erik, diangguki oleh ayla."Yah...benar, sebelum kelima siswi itu meninggal, mereka akan mengghilangkan datanya terlebih dahulu ".ucap ayla datar.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA.

__ADS_1


__ADS_2