
TIGA TAHUN BERLALU.
TOK...TOK...
"Masuk!!! ". teriak seorang pria parubaya yang masih terlihat sangat tampan.Seorang gadis cantik pun masuk dengan wajah datar, Pria parubaya itu pun tersenyum.
" Ayla...akhirnya kau datang ".ucap pria parubaya itu, ia adalah andreaz."hm...ada apa ???". tanya ayla datar. " Hahaa...kau itu tidak pernah berubah yah, padahal 3 tahun telah berlalu ". ucap andreaz tersenyum, terlihat wajahnya yang sudah mempunyai kriput tipis.
"Hm...kau ada tugas apa untukku ??".tanya ayla datar dan duduk disebelah andreaz dengan anggunnya." Tunggu sebentar, aku membutuhkan kau dan Rara ".ucap andreaz tersenyum tak lama terdengar suara ketukan pintu.
"Masuk !!!".teriak andreaz, seorang gadis pun masuk dengan senyum lebarnya. "Hai...paman, aku merindukan mu ".ucap Gadis itu , ia adalah Rara.
" Haha...bukankah setiap hari kita bertemu ".tawa andreaz ." Hehe...memangnya aku tidak boleh merindukan paman ".ucap Rara terkekeh.
"Jadi...apa yang ingin kau katakan ??". tanya ayla datar,andreaz pun menghentikan tawanya." Baiklah...Rara kau duduk ".ucap andreaz, Rara pun langsung duduk disebelah ayla.
"Aku ingin kalian berdua mengungkap suatu kasus disebuah sekolah ". ucap andreaz serius. "Kasus ??,memangnya terjadi apa disekolah itu ??".bingung rara.
"Hm...begini, ada seorang pengusaha kaya yang membayar kita untuk menyelidiki kasus ini, karna anaknya adalah salah satu korban dari sekolah itu ".ucap andreaz membuat ayla dan Rara merasa bingung.
__ADS_1
" Disekolah itu, banyak terjadi pembunuhan secara misterius, dan anehnya itu terjadi pada setiap anak pengusaha sukses, dan sering terjadi pembobolan harta disana, dan anehnya kepala sekolah disana tidak bisa apa apa ".ucap andreaz menjelaskan.
" Baiklah apa yang harus kita lakukan ??". tanya ayla datar. "Kalian akan menyamar menjadi salah satu siswi disana ".ucap andreaz."Baiklah...Kapan kita akan memulai misi ini ??". tanya ayla datar.
"Besok , dan aku sudah menyiapkan dua seragam yang cocok untuk kalian ".ucap andreaz. "hm..baiklah ". ucap ayla mengangguk dan langsung keluar dari ruangan itu, Rara pun mengikuti ayla.
Ayla berjalan menuju ruangan persenjataan, Dan rara terus mengikutinya.
"Mengapa kau mengikuti ku ??".tanya ayla datar. " hm...aku sedang berjalan saja, siapa yang mau mengikutimu ".ucap rara cemberut. Ayla pun melanjutkan jalannya dan rara terus mengikutinya, ayla terus berjalan tanpa menoleh.
Setelah sampai, Ayla langsung mengambil sebuah busur dan beberapa anak panah.ia pun mencoba membidik sebuah lingkaran yang terdapat titik pusat.
Ayla pun memfokuskan panahnya pada titik lingkaran itu.Rara duduk disebuah bangku sambil menatap ayla bete.
Panah itu melesat dengan cepat dan tepat sasaran, setelah itu ayla kembali mengambil busur yang berbeda dan kembali membidik titik lingkaran itu.
"Hey...ayla apakah kau tidak bosan !!!".teriak rara jengah, ayla pun menurunkan busurnya dan menatap rara dengan aneh. " Kau sudah bisa menggunakan berbagai jenis senjata, apakah itu belum cukup...hah, mengapa kau berlatih setiap hari ".teriak Rara dengan kesal.Ayla pun memutar bola matanya malas dan langsung melanjutkan kegiatannya.
"Tiga tahun kita berlatih tanpa bolos, aku sangat bosan,tetapi mengapa kau sangat bersemangat, rasanya kepala ku ingin pecah saat paman virgo menjelaskan cara untuk menghack setiap orang penting didunia yang membahayakan anggota mafia milik kita ".ucap Rara menarik nafasnya jengah.
__ADS_1
" Itu memang tugas mu, jadi terimalah takdir ". ucap seorang pria berjalan kearah Rara." Eh...Aku tau erik, tapi aku merasa sangat bosan ".ucap Rara malas.Pria itu pun tersenyum, ia adalah erik anak dari sam.
" Heh...bagaimana kalau kita bertiga jalan jalan ke mall, aku denger dimall ada bazar buku besar besaran ".ucap erik melirik ayla dengan senyum jahilnya,ia tau ayla sangat suka buku, dan pasti ayla akan ikut dengannya ke mall.
" Hah...itu ide bagus !!!". teriak Rara bangkit dari duduknya dengan senyum lebarnya." Baiklah ayo kita pergi ke mall, ayla apakah kau ingin ikut ???".tanya erik pada ayla, ayla pun menoleh kearah erik.
"Baiklah...".ucap ayla ,Erik dan Rara pun bertos bersama. " Kau memang cerdik ".bisik Rara. " haha tentu ".kekeh erik.
Mereka bertiga pun berjalan menuju kearah garasi dan memilih mobil." Aku belum bisa menyetir, karna papah melarangku ".ucap erik dengan murung."hm...boar aku yang menyetir ".ucap ayla, rara pun terbelalak.
" Tidak...!!!!"teriak rara dengan reflek, erik pun bingung dengan kelakuan Rara.
" Kau kenapa ??".tanya erik bingung,
" eh...ti..tidak..".jawab rara terbata.
" Baiklah ayo kita berangkat !!!"teriak erik semangat, rara pun menelan ludahnya dengan kasar.
Mereka bertiga pun masuk kedalam mobil, Rara puncengkram sabuk pengaman,erik yang duduk dibelakang pun terkekeh. "Hai...rara kau seperti orang ketakutan saja ".ucap erik terkekeh, Rara hanya dia menggenggam sabuk pengaman itu.
__ADS_1
Ayla pun menyalakan mesin mobil dan langsung menjalankan mobil itu dengan kecepatan diatas rata rata, Erik yang kaget pun langsung berteriak. "Aaaaahhh...gila, kenceng banget ". teriak erik ketakutan, rara hanya memejamkan matanya sambil berdoa, sedangkan ayla hanya memasang wajah datar saat mobilnya hampir menabrak banyak mobil yang berlalu lalang.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA.