AKU SEORANG MAFIA??

AKU SEORANG MAFIA??
Kakek


__ADS_3

Disebuah ruangan terlihat seorang pria parubaya bersama dengan seorang pemuda,Dan beberapa bodyguard.


"Tuan Andres,tuan andreaz sudah datang."Ucap Ahmad menunduk.


"Dile que entre."Ucap pria parubaya itu.


(katakan padanya untuk masuk).


"Baik tuan."Ucap Pemuda dan para bodyguard,Seorang lelaki Gagah pun datang dengan wajah dingin,Semua bodyguard serta Ahmad segera keluar.


"Has venido,haa ... como estas?."Ucap lelaki parubaya itu tersenyum pada andreaz.


(Kamu sudah datang,haa ... apa kabar?).


"Estoy bien, puedes hablar mi idioma?"Ucap andreaz dengan wajah sedikit kesal,Terlalu lama berada di Indonesia,Ia menjadi agak lupa bahasa luar.(Saya baik-baik saja, bisakah Anda berbicara bahasa saya?).


"Ho-ho-ho...Por supuesto."Ucap lelaki parubaya itu tertawa.(Ho-ho-ho...Tentu saja).


"Jadi,Ada urusan apa anda datang kemari?"Tanya andreaz serius.


"Aku ingin menemui cucuku,Apakah bisa?"Tanya tuan Andres.


"Bisa,Tetapi sekarang mungkin ia tak akan nyaman."Ucap andreaz yang sangat mengetahui sifat Ayla,Yang terkadang suka sekali bersikap cuek dan dingin pada siapa pun.


"Aku merindukannya,Putriku sudah pergi...aku tidak bisa membiarkan sesuatu terjadi pada cucuku."Ucap tuan Andres.

__ADS_1


"Kau tenang saja,Ia aman bersama kami."Ucap andreaz pada tuan Andres,Seseorang yang sudah ia anggap seperti orang tuanya sendiri,Sejujurnya andreaz berasal dari negara Meksiko,Saat kecil ia adalah seorang anak miskin di Meksiko,Namun tuan Andres mengadopsinya dan menjadikannya anak buah hingga ia besar dan diberikan jabatan ketua seperti sekarang.


Namun,Untuk memperluas wilayah kekuasaan,Andreaz di kirim ke Indonesia untuk memperluas kekuasaan mafia mereka,Sehingga sekarang ia menetap Disana.


"Tuan,Apakah kau tidak ingin berziarah ke makam putri dan menantumu?"Tanya andreaz.Tuan Andres menunduk,Kesedihannya kembali datang,Putri yang ia sayangi telah pergi,Ia sangat merasa bersalah telah meninggalkan putrinya sendiri bersama suaminya disini.


"Tuan,Aku tahu bagaimana perasaanmu.Ku harap kau tak menyalahkan dirimu,Ini adalah jalan takdir,Lagipula...nona yang memilih keputusan ini,Meski ia tahu keberadaannya akan sangat bahaya disini."Ucap andreaz.


"Tapi,Tidak seharusnya aku meninggalkannya sendiri."Ucap tuan Andres menunduk sambil mengusap air matanya sedih.


"Tuan,kau tau...Ayla sangat mirip dengan nona,Ia juga penuh dengan ambisi seperti menantumu."Ucap Andreaz tersenyum.


"Benarkah?."Tuan Andres tersenyum,Setidaknya ia masih memiliki cucunya.


"Gracias,Andreaz."Ucap lelaki parubaya itu memeluk andreaz.


"Tentu tuan."Jawab andreaz tersenyum.


...****************...


"Hey,Bagaimana serukan!"Teriak Erik,Ketiga orang itu sudah berada dipinggir sungai,Mereka sudah cukup bermain hari ini.


"Hiksss...aku,Takuutt!!"Teriak Rara memeluk Ayla sambil menangis.


"Kau ini,Cemen sekali."Ejek Erik sambil terkekeh.

__ADS_1


"Diam kau,Dasar buaya!"Teriak Rara.


"Hey,Aku manusia."Ucap Erik terkekeh.


"Ayo kita Kembali."Ucap Ayla melangkah pergi menuju mobil yang berada cukup jauh dari kawasan itu.


"Baiklah."Ucap Erik.


Ketiga orang itu pun pergi dari tempat itu,Menuju markas untuk kembali mengambil misi.


...****************...


"Ini,Sudah jam 4 sore dan dia belum datang."Ucap Leon kesal.Arga dan Arvin sudah pulang sedari tadi.Ia pun mengambil handphonenya yang berada di meja sebelah kasurnya.


"Halo,Apakah kau sudah mengetahui sesuatu?"Tanya Leon pada seseorang di telpon.


"Maafkan kami tuan,Kami sudah berusaha mencari identitas gadis itu,Namun sepertinya ada sesuatu yang mengunci identitas tentang gadis itu."Ucap orang di telpon.


"Yasudah,Kalian coba saja semuanya,Kalian harus mendapatkan sesuatu yang menarik tentangnya,Jika tidak..jangan salahkan aku jika kau akan segera hilang dari bumi ini."Ucap Leon dingin.


"Ba..baik tuan."Ucap orang di telpon,Telpon pun mati.


"Sial,Sebenarnya Ayla itu siapa kenapa susah banget deketin dia,Gaa...gw ga boleh nyerah,Pokoknya gw akan buat dia menderita."Ucap Leon dingin sambil menyeringai.


Kalo suka like,Kalo seru komen.

__ADS_1


__ADS_2