AKU SEORANG MAFIA??

AKU SEORANG MAFIA??
Main


__ADS_3

"Ayla kau dari mana saja!"Teriak Rara berlari mendatangi Ayla yang baru saja sampai.


"Dimana paman andreaz?"Tanya ayla,Banyak yang harus ia tanyakan pada andreaz tentang sesuatu hal.


"Paman sedang pergi,Sepertinya ada urusan penting Karna paman terlihat terburu buru tadi."Ucap Rara menggebu gebu.


"Hey,Kalian berdua aku menemukan suatu tempat yang bagus,Apakah kalian berdua ingin ikut?"Tanya Erik tersenyum.


"Wah...benarkah,Kebetulan sekali aku ingin bepergian."Ucap Rara tersenyum senang.


Berbeda dengan Rara, Ayla hanya memasang wajah datar andalannya,Gadis itu memilih pergi menuju kamarnya.


"Eeiittt...mau kemana,Ayo ikut enak aja mau pergi."Ucap Rara menarik tangan Ayla.


Ketiga remaja itu pun pergi dari markas,Dengan Erik yang mengendarai mobilnya dengan kecepatan lumayan kencang,Namun tidak segila Ayla.


Ayla menatap jalan raya dengan wajah datar,Ia sungguh lelah,Padahal dulu kehidupannya sangatlah bebas,Tapi sekarang?ia harus berfikir terlebih dahulu untuk melakukan sesuatu agar tidak salah langkah.


"Ayla,Apa kau sudah makan?"Tanya Erik melirik bangku belakang.


"Hey,Kau bertanya pada Ayla saja,Aku tidak kau tanyakan!"Ucap Rara merengut.


"Untuk apa menanyakanmu,Kau kan seperti sapi yang selalu lapar setiap waktu."Ucap Erik tertawa.


"Kurang ajar kau yaah!"Teriak Rara marah sambil menarik rambut Erik.

__ADS_1


"Hey,Aku sedang menyetir!"Teriak Erik.


Keadaan mobil agak Ramai Karna perdebatan dua anak remaja itu,Ayla pun memejamkan matanya.


...****************...


"Nih makan,jangan lupa diabisin."Ucap Arvin penuh penekanan.


"Iyaa,Nih makan."Ucap Arga tersenyum evil.


Kedua orang itu telah diminta oleh Leon untuk membeli makanan dan minuman untuk Leon,Karna Leon tidak menyukai makanan rumah sakit.


"Lo berdua kenapa sih,Itu makanan dan minuman yang ga gw sukain."Kesal Leon menatap sebuah makanan yang paling ia tak sukai,Yaitu sop sapi,Dan minumanya adalah air putih biasa,Sekarang ia sedang ingin minum,Minuman yang manis.


"Makan."Ucap Arvin tersenyum,Entah mengapa Leon merasa senyum itu terlihat menyeramkan.


"Sialan kalian !"Teriak Leon kesal.


...****************...


"Nah,Uda sampe !"Teriak Erik.


Rara menatap datar tempat yang dianggap bagus oleh Erik.


"Lo bercanda?"Tanya Rara tak percaya.

__ADS_1


Bayangkan saja,Erik mengajak mereka menuju sebuah sungai luas dan tenang,Terlihat sangat dalam.


"Ga,Ini bakal seru."Ucap Erik terkekeh.


"Seru apaan,Jangan bercanda!"Ucap Rara tak habis fikir.


"Nih gw tunjukin yaa keseruannya apa."Ucap Erik tersenyum,Lalu ia pun mengambil sebuah batu dan melemparnya kearah air.


khwaaaaa...!!


Rara terkejut bukan main,Sungai itu terdapat 6 Buaya besar,Pantas saja airnya terlihat sangat tenang,Ternyata ada bahaya yang mengintai dibawah sana.


"Ayo kita naik kapal mesin."Ucap Erik tersenyum.


"Gaaak,kau gila!"Teriak Rara ketakutan.


"Ayla,Lo mau kan?"Tanya Erik tersenyum.


"Hmm.."Dehem Ayla menaiki sebuah kapal bermesin.


"Tuh Ayla aja mau,Lo masa ga mau...jangan jadi penakut."Ucap Erik menggendong Rara paksa menaiki kapal bermesin itu.


"Siap,Gaassss...!!"Teriak Erik mengendarai kapal mesin itu dengan kencang,Rara berteriak Histeris saat para buaya itu mengejar kapal mereka.


Sedangkan Ayla hanya tersenyum tipis,Jujur ini lumayan seru.

__ADS_1


jangan lupa like dan komen kalo suka sama ceritanya.


__ADS_2