
Ayla terus berjalan walaupun merasa ada seseorang yang mengikutinya, setelah berjalan cukup jauh, akhirnya ayla menemukan sebuah tanaman yang aneh menurutnya.
"Apakah ini pohon obat itu, tetapi jika salah bagaimana, haruskah aku kembali lagi". pikir ayla, akhirnya ia pun memetik pohon itu dalam jumlah banyak.
" Baiklah biar ku coba". ucap ayla mencakar kulit mulusnya, kulitnya pun terlihat mengeluarkan darah, ia pun meremas daun pohon itu dan menaruhnya dilukanya.
"Apakah ini akan berhasil ???". bingung ayla melihat lukanya, setelah menunggu 1 menit, daun itu pun bereaksi, daun itu menghentikan pendarahan yang keluar dari luka ayla.
"Akhirnya...aku berhasil mendapatkan pohon obat ini". ucap ayla tersenyum senang , ia pun mengambil daun dari pohon itu dengan sebanyak banyaknya dan langsung memasukannya kedalam tas hitamnya.
Saat sedang membuka tas, ia menemukan sebuah pistol dan juga pisau lipat, dan dikedua senjata itu terdapat nama ayla.
"Apakah ini khusus dibuat untukku??".ucap ayla, ia pun mengambil pistol dan pisau itu dan langsung menaruhnya didalam saku celananya.
" Sudahlah...ini sudah cukup,aku harus kembali sekarang". ucap ayla menyangkil tasnya dan kembali berjalan untuk pulang.
Saat sedang berjalan, ia mendengar suara ranting diinjak, ia pun menoleh, ia kaget melihat 10 orang berwajah seram sambil menyeringai padanya.
"Ah..makanan kita ".ucap salah satu dari orang itu.semuanya pun ikut tersenyum menyeringai.ayla pun mengeluarkan pisau lipatnya.
" Jangan mendekat, Atau aku akan bunuh kalian ". teriak ayla pada semua orang kanibal itu.
__ADS_1
" Makanan...kamu akan menjadi makanan kami ".ucap salah satu dari orang itu dan langsung berjalan kearah ayla, ayla pun membuka pisau lipatnya dengan gerakan cepat dan langsung menyerang orang yang maju itu.
Ayla menyerang orang itu khusus dipangkal lehernya hingga mati.
" Kau membunuh saudara kami, kau akan kami makan ".teriak yang lainnya, ayla pun langsung berlari dengan gesit, para orang kanibal itu terus mengejarnya.
"Aku tidak akan mati sebelum membalas dendam orang tua ku".teriak ayla terus berlari, ia pun mengumpat disebuah semak semak besar.
" Aku harus selamat ".ucap ayla menutup mulutnya, para orang kanibal itu pun kehilangan jejak ayla, ayla merasa lega dan langsung menyender pada pohon besar itu ia sangat lemas dari kemarin ia belum makan sama sekali.
" Aku harus segera pergi dari sini ".ucap ayla menyangkil tasnya dan berjalan mencoba mencari jalan keluar dari hutan itu.
tolong...tolong...hiks....
"Suara siapa itu, apa aku salah dengar ". gumam ayla menengok kebelakang.
tolong....tolong....
Ayla pun yakin bahwa ia tak salah mendengar, ia pun mencari asal suara itu, ternyata suara itu terdengar dari sebuah gubuk tua, ayla pun mengintip kedalam gubuk tua itu.Matanya pun terbelalak.
" Gila...perbuatan siapa itu ". ucap ayla tak percaya melihat ada sebuah anak lelaki sedang diikat.ia pun berjalan masuk kedalam gubuk itu dengan mengendap - endap.
__ADS_1
" Kau....". ucap anak lelaki itu melihat ayla.namun langsung dihentikan oleh ayla."Suttt....jangan berisik".ucap ayla pelan, dan langsung melepaskan ikatan tali anak lelaki itu.
" K...kau siapa ??".tanya anak lelaki itu dengan takut." kau tak perlu tau siapa aku, ayo iku aku keluar dari hutan ini ".ucap ayla, anak lelaki itu pun mengangguk.
Mereka berdua pun berjalan keluar dari mengendap endap, tetapi tanpa sengaja seorang dari orang kanibal itu melihat mereka.
"Makanan kita kabur ".teriak salah satunya, ayla pun menarik tangan anak lelaki itu untuk berlari dari sana.
Ayla terus berlari bersama anak lelaki itu,mereka berdua mengumpat disebuah semak semak.
" Apa kita akan selamat ".ucap anak lelaki itu pada ayla."aku tak yakin tapi aku akan berusaha".ucap ayla, anak lelaki itu pun menatap ayla dengan tatapan berbeda.dia terus menatap wajah cantik ayla yang sedang fokus melihat keamanan sekitar.
" Cantik.."gumam anak lelaki itu, ayla pun menoleh." Apa kau mengatakan sesuatu ?? ". tanya ayla, anak lelaki itu pun menggeleng." T...tidak ".jawab anak lelaki itu.
" yasudah...pegang ini, jika ada bahaya mendekat, langsung serang menggunakan ini". ucap ayla menyerahkan pisau lipat miliknya pada anak lelaki itu." Aku takut ".ucap anak lelaki itu menatap pisau lipat itu.
" Kau tak boleh takut, Apalagi kau seorang lelaki, kau harus berani ".ucap ayla tegas, anak lelaki itu pun mengangguk dengan ragu" Baiklah...aku akan mencobanya". ucap anak lelaki itu tersenyum.
"Bagus ayo kita pergi dari sini ".ucap ayla menyangkil tasnya.anak lelaki itu pun mengangguk.Mereka berdua pun kembali berjalan namun mereka kembali dikepung dengan jumlah lebih banyak.
" hehe...kita akan kenyang malam ini".ucap salah satunya tersenyum menyeringai sambil membawa tombak.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH KALO SUKA SAMA CERITANYA.