Aliaa Dan Gaza

Aliaa Dan Gaza
Episode 1


__ADS_3

  Aliaa. Remaja berusia 18 tahun yang baru saja lulus SMA. Ditemani Nadiah dan Nahdiyah, 2 remaja lokal yang bukan kembar tetapi selalu bersekongkol dan hampir sama pilihannya, Aliaa menghadapi beratnya ujian di bumi pertiwi selama 3 tahun terakhir. Pagi ini, Aliaa sedang mencari kampus bersama Nadiah, Nahdiyah, dan Zayu, dan juga teman teman sepantarannya. Saat sedang melihat pemandangan di salah satu kampus, seorang laki laki menghampiri Aliaa.


   “Neng neng, tolong teman temannya dikondisikan ya neng, nggak enak liatnya.”


   “Oh iya, maaf.” Kata Aliaa pelan.


   Malu. Ialah fitrah seorang wanita. Di mana dirinya dapat terjaga dengan rasa malunya. Maka wajar jika seorang muslimah malu jika berbicara dengan non mahramnya.


   “Zayu, kamu ditegur supaya tidak bermain aplikasi itu di tempat umum.” Ujar Aliaa.


   “Iya Aliaa. Maaf.”


  Sebuah sinar kamera mengarah ke Aliaa dan kawan kawannya. Bunyi kamera terdengar. Seorang laki laki yang mengarahkan HPnya ke arah Aliaa buru buru menyimpan HPnya. Sontak, Nadiah dan Nahdiyah yang sangat anti dengan kamera langsung menghampiri laki laki itu (kan udah dibilang hampir sama pilihannya -,-”).


   “Maaf mas, bisa nggak dihapus yang tadi mas?”

__ADS_1


   “Apa hubungannya sama mbak? Toh diluar sana banyak banget perempuan bercadar yang suka wajahnya diupload. Bahkan mbak bisa klik buka Intagrim langsung muncul puluhan, bahkan ratusan, atau mungkin ribuan foto akhwat bercadar.”


   “Mas nggak bisa memukul rata semua wanita bercadar itu suka diupload wajahnya. Wajah saya ya privasi saya dan hak saya. Jadi kalau saya nggak mau diupload fotonya ya nggak boleh. Lagian buat apa sih? Buat jadi bahan cuci mata laki laki yang yang lebih ‘Islami’? Ye tetep aje haram kalau pakai syahwat!! Gini deh. Tau minuman anggur merah kan? Terus mentang mentang anggur merah haram, terus konsumsi alcohol halaal gitu? Bukan berarti karena pakaian kami seperti ini, mas dan laki laki yang lain jadi halaal melihat kami dengan syahwat. Mas jangan salah, dari mata wanita saja, laki laki bisa mikir yang aneh aneh, atau memandang matanya dengan syahwat. Dan masalahnya adalah, masih banyak laki laki yang memandang wanita bercadar dengan syahwat. Sampai ngesave lah, repost lah, itu tujuannya buat apa?? Buat cuci mata?”


   Orang  tersebut menunjukkan galerinya pasca menghapus foto mereka dan berjanji tak akan mengulanginya lagi.


    “Baru hijrah aja galak. Gimana nanti ngurus anaknya. Gimana nanti kedepannya. Tambah.”


    “Silahkan saja anda upload foto saya, asal anda mau menanggung beban dosa saya di akhirat kelak.”


   “Sadis lu Nad.”


   “Kagak peduli w.”


   “Jadi kau mau kuliah dimana Aliaa?”

__ADS_1


   “Sepertinya aku akan kembali ke Egypt lagi. Tapi tak tahu juga. Kalau kamu Naura?”


  “Insyaa Allah di Yaman.”


  “Izin kamu ke 9424 sudah di acc ortu Nadiah?”


  “Sudah. Meskipun dengan sedikit pemaksaan. Tinggal nanti ke kedubes, minta izin.”


 Nadiah, remaja yang terdepan mempertanyakan hak asasi manusia dan menyukai ranah politik itu bertolak belakang dengan Aliaa, gadis yang tidak terlalu menyukai ranah politik.


  “Kita akan bertemu di Egypt insyaa Allah Aliaa. Tunggu aku datang ke rumahmu.”


 “Kau akan ke mana Naadiah?”


  “Kapan? Sekarang? Mau urus surat izin.”

__ADS_1


  Remaja berusia 18 tahun itu beranjak dari tempat duduknya, lalu menghilang di balik pagar kampus.


__ADS_2