Aliaa Dan Gaza

Aliaa Dan Gaza
Episode 24


__ADS_3

Hafsha menatapnya. Mereka tiba di markas. Komandan mereka menatap Aliaa, Hafsha, Khaulah, Izzati, dan Zuhair.


"Penjajah itu memburu kalian. Mereka telah merenggut nyawa Nur. Sebaiknya kalian tidak ikut jika ada tugas lainnya selama beberapa bulan."


Hafsha hanya menunduk. Komandannya tahu apa yang terjadi pada Nur.


"Tapi..."


"Aku sudah mendengar semuanya Hafsha. Mulai dari terowongan dan mobil di bom, terdengar bunyi tembakan 3 kali. Apa itu belum cukup Hafshaa??"


"Emmm... baiklah." kata Hafsha keberatan.


Mereka menjalani latihan sehari hari.


"Hafsha, kamu kembali bertugas. Dengan syarat, hati hati. Jangan sampai para zionis itu mencelakaimu. Yahh~ jika engkau ditangkap, jangan bocorkan rahasia kita selanjutnya."


"Baik. Bagaimana dengan yang lain?"


"Mereka akan bertugas sama sepertimu."


"Yaa. Sebenarnya, tugas untuk angkat senjata masih cukup lama. Tapi, untuk sementara, kalian cukup kembali, dan laporkan padaku terjadi serangan di titik apa saja."


Hafsha mengangguk. Ia keluar dari markas bersama Aliaa.


"Hufft. Kamu akan merasakan rasanya menjadi pelapor Aliaa." Kata Hafsha.


"Emm. Baiklah. Kamu bisa gunakan perangkat elektronik sekarang."


Aliaa hanya mengangguk. Ia menuju ke sebuah tempat yang rawan pengeboman.


"Siapa muslimah itu?"

__ADS_1


"Dia guru tahfidz di sini."


"Tapi pesawat itu..."


"Ya ukhti!! Ada pesawat di sana!!"


"Ma'assalaam." katanya sambil tersenyum.


Sebuah bom menghantam muslimah itu. Ingin rasanya Aliaa berteriak sekencang kencangnya. Tapi entah kenapa, lidahnya tak ingin berucap. Ia hanya diam seribu bahasa melihat kejadian itu.


Mulut Aliaa ditutup menggunakan kain. Begitu pula matanya. Ia di bawa ke sebuah tempat. Ada beberapa pejuang lain yang tidak Aliaa kenal. Mereka tampak di sekap. Penutup mulut Aliaa di lepas. Ini gila baginya. Para penjajah itu meninggalkan Aliaa, Hafsha, dan pejuang lainnya terikat di sebuah kursi.


"Hanya ada 1 alasan mereka menangkap kita."


"Mereka ingin mendapatkan jawaban dari kita perihal rencana selanjutnya."


"Idih! Aku tak mau memberikan rencana selanjutnya pada mereka!"


Aliaa hanya tersenyum. Mereka benar benar pejuang yang tangguh.


"Jadi kalian sepakat untuk tidak memberitahu rencana kita?"


Para pejuang pejuang tangguh itu termasuk Aliaa mengangguk. Sebenarnya sih, jangankan memberitahu para penjajah itu. Merumuskan rencana selanjutnya pun Aliaa dan Hafsha belum sempat 😂😂.


####


"Pak. Adiknya Hafsha dan Hafsha sudah ditangkap!"


"Bagus. Segera interogasi mereka perihal rencana *****!"


####

__ADS_1


Pintu ruangan itu terbuka. Para penjajah beratribut lengkap plus dengan senapan itu menghampiri mereka.


"Baiklah kamu, adiknya Hafsha! Cepat katakan rencana kalian selanjutnya!!"


"Mana aku tahu?! Mengapa kalian bertanya kepadaku?"


Hafsha terlihat seperti menahan tawa mendengar jawaban Aliaa. Kesantuyan yang telah mendarah daging di tubuh Aliaa.


"Jangan main main padaku adiknya Hafsha! Atau nyawamu akan berakhir pada senapan ini!"


"Aku tak peduli! Yang menghendaki nyawaku adalah Allah. Selama belum waktunya untuk mati, maka aku akan tetap hidup!"


"Cepat beritahu aku rencana *****!!"


"Kalaupun aku tahu aku tak sudi mengatakannya pada kalian!" Jawab Aliaa ketus.


Hafsha hanya tersenyum melihat jawaban Aliaa yang diclaim sebagai adiknya. Aliaa jauh berbeda dibandingkan pada saat ia ditangkap di bulan Januari.


"Hafsha!! Cepat beritahu apa rencana selanjutnya!"


"Untuk apa? Aku tak sudi memberitahu kalian. Lebih baik aku mati daripada menjadi pengkhianatan di negaraku sendiri."


"HAFSHA!"


Satu satu tawanan diinterogasi mengenai rencana ***** selanjutnya. Jawaban mereka hampir semuanya sama. Yaitu "Aku tak sudi memberitahu kalian.".


"Mereka semua sama pak. Tak mau memberikan rencana selanjutnya. Tampaknya mereka semua sudah bersekongkol untuk tidak memberitahu kita "


"Masukkan mereka ke penjara! Itu akan membuat mereka berubah pikiran!"


Ya amponn!! Kalian pikir mereka serendah apa?? Hafsha, Aliaa dan pejuang lainnya dimasukkan ke dalam penjara. Malam yang gelap di dalam penjara.

__ADS_1


GUBRAK!!! Pintu penjara di dobrak. Mengagetkan semua orang yang ada di dalamnya. Bahkan Aliaa yang sedari tadi nyenyak tertidur di alas penjara terbangun.


__ADS_2