Aliaa Dan Gaza

Aliaa Dan Gaza
Episode 32


__ADS_3

####


"Komandan Nusaibah, perwira penjajah itu mengirimkan ancaman pada kita!"


Nusaibah hanya tersenyum miring. Mereka pikir pasukannya akan takut akan ancaman mereka?


"Kirimkan pesan padanya 'Jangan salah perhitungan. Hentikan serangan, atau kami akan buat langit di Tel Aviv menyala'."


"Komandan Nusaibah, para penjajah itu melepaskan 12 rudal ke Gaza."


"Kirimkan serangan balasan!"


####


Aliaa menarik pelatuk senjatanya. Salah satu penjajah yang berteriak tadi terkapar di tanah.


"Sudah aman, ayo keluar!"


"Di mana letak area 12?"


"Masih cukup jauh."


Seorang gadis menangis di pojok gang. Aliaa tersentak.


"SILENT!!"

__ADS_1


Suara tangisan gadis itu justru makin kencang.


"SILENT IF YOU WAN'T TO LIFE!"


"Apa itu?"


"Aku tak tahu. Tapi aku merasa aura aura penculikan."


Seorang zionis keluar dari ujung gang.


"Mereka melihat kita?"


"Tidak. Mereka ke arah sebelah."


Seorang gadis berkerudung hitam menangis di pojok gang.


"Siapa namamu?" Tanya Khaulah dalam bahasa Arab.


Gadis itu terdiam. Ia menatap Khaulah seakan akan mengisyaratkan pada Khaulah: 'bisakah engkau bertanya dalam bahasa lain?'


"What is your name?"


"Human."


"Human? Nama yang aneh. Siapa yang memberinya nama seperti itu?" Batin Khaulah.

__ADS_1


"Berapa umurmu?" Tanya Aliaa dalam bahasa Inggris.


"9 tahun."


Drap drap drap. Suara langkah kaki mendekat.


"Follow me." Kata Aliaa.


Gadis itu mengikuti Aliaa. Whaaw 😂😂. Padahal Aliaa sedang bertugas lhoo. Mereka tiba di area 12.


"Kalian pasukan yang dikirimkan Hafsha kan? Cepat ke mari! Letakkan gadis itu di ujung!"


Baku tembak terjadi. Antara Aliaa dkk VS penjajah. Aliaa yakin pertolongan Allah pasti datang. Layaknya seperti yang diceritakan Hafsha. Yaitu pasukan berpakaian putih yang menggentarkan para penjajah di tahun 2009 (FYI, this fact).


-Fact About Pasukan Berpakaian Putih-


Gaza, sudah lama israel ingin menguasai wilayah ini. Hingga sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009, mereka menjatuhkan ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya. Akan tetapi, ada 'kekuatan lain' yang membantu para mujahidin Palestina. Pasukan israel pun mengakuinya.


Di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnha di jalan Al Qaram, didatangi sekelompok pasukan israel. Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki laki diinterograsi mengenai ciri ciri para pejuang Al Qassam (sayap militer Hamas). Saat diinterograsi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin Al Qassam, lelaki itu menjawab dengan jujur bahwa pejuang Al Qassam mengenakan baju hitam hitam. Akan tetapi tentara itu marah dan memukulnya hingga pingsan. Selama 3 hari berturut turut, setiap ditanya, lelaki itu menjawab bahwa para pejuang Al Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, "Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!"


Beberapa personel pasukan 'israel' sendiri menyatakan hal serupa. Situs Al Qassam memberitakan bahwa TV Channel 10 milik 'israel' telah menyiarkan seorang anggota yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta. "Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya hingga saat itu juga saya buta." Kata prajurit tersebut.


Https://micimmftui.wordpress.com/arsip/kisah\-kisah\-keajaiban\-perang\-di\-gaza\-palestina\-dari\-datangnya\-pasukan\-allah\-pasukan\-berbaju\-putih\-hingga\-harumnya\-jasad\-para\-syuhada/


Hayoloh... masih kah ada yang tak percaya pertolongan Allah pasti akan datang 😌?

__ADS_1


__ADS_2