
Hai
Selamat Datang di Dunia Storywd
Berselancar di tengah ombak yang pasang
Happy Reading
***
Ditengah kesendirian ternyata ada juga kesepian.
"Nenek yang tenang, maafin Alika ya, Alika akan hidup tanpa nenek sekarang, aku sayang nenek," ucap Alika dengan memegang sebuah foto beserta sapu tangan yang selalu menjadi benda favorit sang nenek.
"Apa cuma sendiri?,"
"Harus ya lo pergi?,"
"Untung gak pergi jauh,"
"Sedih itu bagi-bagi,"
"Ada apa?,"
"You can tell me everything,"
Tak henti-hentinya Raffa mempertanyakan semua itu.
Alika memang tak akan pernah berniat memberitahu apapun tapi ia sudah tertangkap basah sekarang.
Lagi, lagi dan lagi Raffa melihatnya seperti ini.
"Gue pergi," pamit Alika.
"Mau kemana lagi? gak cape ngilang lima hari?," tanya Raffa.
"Lima hari cuma sebentar tapi ngilang selamanya pasti menyenangkan," ucapan Alika membuat Raffa tercengang.
Alika perlahan berjalan namun segeralah Raffa menghentikan langkahnya.
"Belum saatnya pergi, jangan pernah berani," ucap Raffa.
"Gue masih waras kok, lo gak ngerti maksud gue Raff, udah ya," ucap Alika.
Raffa menghentikan langkah Alika lagi dan lagi.
"Siapa itu?," tanya Raffa melirik foto sang nenek.
"Orang yang paling mencintai gue di dunia ini," jawabnya.
"Titip salam makasih udah mencintai Alika," ucap Raffa.
"Telat," jawab Alika.
Raffa mengerutkan dahinya.
"Dia udah gak ada lima hari yang lalu," jawab Alika.
Raffa langsung mengerti alasan Alika menjadi semurung ini.
"Kalau orang yang paling mencintai lo di dunia ini udah gak ada itu artinya jatah dia mencintai sudah harus dialihkan ke orang lain," jawab Raffa.
"Sayangnya gak ada orang yang mencintai gue,"tegas Alika.
" Belum ada bukan gak ada, "
itu artinya lo emang gak naruh hati sama gue.
__ADS_1
" Jangan terlalu berduka, berikan sedikit saja waktu buat lo bernafas dari rasa kehilangan, "
" Rumah gue udah gak ada Raff, gimana gue bisa bernafas lega? "
" Lo di usir? yuk gue anterin ke home stay, "..
Alika dibuat tersenyum sekejap.
"Gak gitu maksudnya ih gimana sih rusak momen sedih gue,"
"Lagian betah banget sedih sedihan,"
"Selama ini cuma nenek yang bisa bikin gue nyaman tapi rasanya kenyaman itu emang udah ga akan bisa gue rasain lagi,"
"Masih ada orang tua lo, sahabat lo, dan juga gue," ucap Raffa.
Orang tua gue aja masih ragu buat bilang sayang. Sahabat gue emang buat nyaman tapi kenyataannya dia juga harus nyaman ke orang lain, dan lo? Lo gak mencintai gue buat apa masih ada disini?.
" Iya, "jawabnya singkat.
"Lo gak mau tau kenapa harus ada gue di daftar orang yang mencintai lo?," ucap Raffa membuat Alika tercengang.
"Gak berminat," jawabnya.
"Tunggu aja sampai lo berminat," ucap Raffa.
Memang belum bisa mencintai tapi lo adalah daftar seseorang yang paling gue sayangi, gak peduli alasan pastinya entah itu sebagai sahabat atau memang untuk orang special.
"Gak akan minat, karena gue gak menerima persahabatan dengan laki-laki, sebesar apapun rasa sayang lo sama gue tetep aja salah satunya akan sama-sama merasa sakit," ucap Alika.
"Selama ini gue anggap kalian semua teman dan gak lebih," lanjutnya.
"Bahkan sampe sekarang gue gak tau mau nganggap lo sebagai apa," jawab Raffa.
"Udah ya Raff gue mau pergi lagi, nitip salam ke Billa." ucap Alika sambil berlalu.
Beberapa langkah Alika pergi dari hadapan Raffa tak lama ia berjumpa dengan Rama.
"Baru berpapasan kok langsung ngegas sih," kesal Alika.
"It's okay, sini gue bawa lo ke suatu tempat," ucap Rama.
"Gak mau males, gue mau pergi aja," Alika menolak ajakannya.
Rama punya seribu satu cara menghadapi Alika.
"Males aja kerjaan lo, ayo gue beliin balon sama mas-masnya juga," ucap Rama.
Alika tak ingin berdebat dengan Rama, barusan saja bertemu Raffa rasanya sudah melelahkan.
"Mau jadi beli gak balonnya?," tanya Rama.
"Gak tertarik," ucap Alika.
"Tertariknya sama gue sih," Rama dengan percaya dirinya membuat Alika ngeri dibuatnya.
Raffa dari tadi mengikuti Alika karena ingin tahu kemana wanita itu berlalu, namun ditengah perjalanan ada sosok Rama yang juga sedang mencari Alika.
Maybe he's better.
From Raffa
To Alika
________
Cepat tersenyum, dunia gak mau liat lo murung, ikhlas kan yang udah gak ada di dunia ini karena lo punya hak untuk tetap hidup, terima diri sendiri dan berterima kasih karena udah bertahan sejauh ini, no self harm, kalo lo mau berteriak, teriaklah sepuasnya, amarah itu memang perlu di redam tapi jangan di pendam terlalu dalam.
__ADS_1
Gue tunggu ditempat les seperti biasa.
________.
Pesan terpanjang yang pernah Raffa kirimkan hanya kepada Alika. Semoga Alika dapat membaca isi pesannya.
"Ram bisa gak jadi manusia yang normal-normal aja?," tanya Alika.
"Kalau gue normal nanti kita gak akan nyambung," jawab Rama.
Alika dibawa ke Air terjun untuk menenangkan pikirannya dan membiarkan perempuan itu mendengarkan gemercik air yang terjun bebas dari pucak sana.
"Air kayaknya bahagia banget bisa jatuh dari ketinggian gitu," ucap Alika.
"Karena lo takut ketinggian, coba kalau enggak pasti gue ceburin dari atas sana," jawab Rama.
"Pembunuhan dong jatohnya," sindir Alika.
Rama tersenyum dibuatnya melihat wajah Alika saja sangat tenang tapi ketika melihat matanya sungguh kacau.
"Nangis berapa minggu lo sampe tuh mata bengkak," tanya Rama.
"Gak ngitung," jawab Alika singkat.
"Tempatnya bisa bikin lo gak ngilang lagi kan?" ucap Rama berharap Alika bisa masuk lagi sekolah.
"Gue gak janji karena menghilang itu menyenangkan," jawab Alika.
"Al, please kembali lagi ya," Rama membujuk Alika.
"Udah ada yang bujuk gue kayak gini tapi belum bisa gue jawab," jawab Alika singkat.
siapa?
"Okay lo bisa ngilang kapanpun tapi seenggaknya kasih tau temen temen lo jangan tutupi semuanya karena kita khawatir," ucap Rama.
"Gue gak bermaksud membuat kalian khawatir karena gak harus juga kalian khawatir sama gue," jawab Alika.
"Nyatanya kita dan yang paling penting gue, ya gue khawatir sama lo, selama lima hari gak ada kabar sama sekali, lo ada dimana? sehat atau sakit? masih tersenyum atau enggak, seakan semuanya terputar gitu aja di otak gue, lain kali coba untuk berkomunikasi, " Rama menjelaskan perasaannya ketika Alika menghilang.
" Gue kira gak akan da yang peduli,"ucap Alika
" Karena lo menutup mata untuk percaya sama orang, lo terlalu takut disayangi dan di khianati, kepedulian lo sama kita akhirnya hilang dan menganggap semua orang yang ada di sekitar lo gak akan pernah menyayangi dan peduli, ya kan? jawab gue Al," ucap Rama.
"People come and go Ram," jawab Alika kemudian berlalu dari hadapan Rama.
"Besok sekolah, tugas-tugasnya nanti gue bilang Bila supaya ngirim ke lo," teriak Rama.
Dua orang sudah menyakinkannya untuk tetap bertahan dan melanjutkan perjuangannya tetapi tidak ada yang tau alasan Alika melakukan semua ini.
Mungkin Raffa sudah mengerti Alika seperti ini karena kehilangan sang nenek tapi apakah mungkin hanya karena itu?
Alika menjadi keras kepala ketika diyakinkan oleh semua orang bahwa masib ada yang mencintai dan menyayangi nya dengan tulus.
Hidup itu perlu berlanjut meskipun seseorang terdekat dihidupmu sudah menghentikan langkahnya dan kembali menuju tempat yang tenang selamanya.
Aliran kehidupan tetap berjalan selamanya, mengurung dan menghilang bukan pilihan yang tepat ketika tahu kalau cinta tidak untuk diragukan lagi.
Bersambung.............
Apakah masih bisa bernafas lega dengan Alika?
Kebahagiaan akan segera menghampirinya
Terima kasih telah membaca cerita ini.
Ig : storywd.asa⚠️
__ADS_1
Salam hangat,
storywd