
Happy Reading Y'all
Thank you
udah setia di cerita Aliran ini
Ada bagian yang akan diceritakan setelah mendapat kenangan pahit
_______________________
...
Setelah kenangan pahit dihari itu, semuanya kehidupan tetap kembali normal, meskipun pada kenyataannya mereka hanya dipaksa untuk tetap kuat demi menjalankan kehidupan yang tersisa.
Lima tahun sudah semenjak kepergian Alika. Sahabatnya yang bernama Bila sering murung selama satu tahun kepergian sahabatnya.
Kejadian itu benar-benar membuatnya menjadi senyap, tetapi Noval selalu bersedia ada di samping Bila. Mereka mencoba untuk kuat dan kembali menjalankan kehidupan.
Bila dan Noval masuk ke jurusan Ilmu Hukum, entah mengapa keduanya bisa punya minat yang sama dalam bidang tersebut dan kini mereka berdua telah memiliki firma hukum sendiri yang cukup terkenal.
Lima tahun terakhir sudah tidak ada kabar lagi dari Rama. Setelah kepergian Alika rupanya Rama pun ikut menghilang.
Mungkin Rama sengaja berlari ke tempat terjauh agar semua kejadian di hari itu tidak membuatnya terluka parah.
Ibaratnya segala jenis kehilangan sudah Rama rasakan dan semuanya tetap saja menyakitkan.
Seorang pebisnis berpenampilan rapih dan keren berjalan menuju kedai Coffe Kenari.
"Kakakkkkk!!! long time no see, I really miss you," ucap seorang perempuan.
"Eh bentar ko tempatnya gelap," ucapnya.
"Kak lepas dulu kacamatanya kali," jawab Alina.
"Oh iya, hai apa kabar?," tanyanya.
"Baik, Kak Rama setiap tahun di tanggal ini selalu pulang ke Indonesia ya?," tanya Alina.
"Saya rasa kamu sudah tau jawabannya," jawab Rama.
Rama menepati janjinya kepada Alika, yaitu akan selalu menjaga adik satu-satunya. Kini Alina sudah berubah dan Rama sudah menganggapnya sebagai adik perempuan.
"Hari ini aku gak perlu anterin kakak ke makam ya, soalnya kan sekarang kak Rama udah bawa pasangan," ucap Alina.
"Dia?," tanya Rama.
"Iya, kelihatannya dia orang yang baik,"
"Enggak bukan! dia cuman orang yang di suruh papah jadi asisten, tapi baru sejam udah mengacau aja kerjaannya," sindir Rama.
Lo nya aja kali yang meribetkan keadaan, untung bos kalau bukan udah gue sleding lo-gumam asistennya yang tetap teguh untuk tersenyum.
__ADS_1
" Oh kalau gitu aku ikut ya, " Alina cukup antusias.
" Gue bawain oleh-oleh dari New York, jangan lupa di pakai ya anak kecil dan semoga cepet cepet punya cowok, happy birthday sorry telat 3 bulan, " ucap Rama.
"Aaaaaa thank you kak, no problem, sisain cowok kayak kak Rama satu aja," ucap Alina menghayal.
"Gue cuma ada satu enak aja disisain lo kira makanan apa," Rama menanggapinya dengan bercanda.
"Iya deh iya kak Rama the one and only, semoga kakak cepet punya pasangan biar gak bawel terus," ucap Alina.
"Belum bisa," Jawab Rama.
"Kak percaya sama aku deh, kalau kak Alika seneng lihat kak Rama bisa membuka diri lagi kayak dulu," ucap Alina dengan tersenyum hangat menyakinkan Rama bahwa Alika memang sudah tidak ada.
Mereka punya kasus apa ya, kok kayaknya Pak Rama langsung sedih gini, padahal dua hari terakhir sikapnya serem banget tapi hari ini dia lunak, beda deh-gumam asistennya.
"Gue coba pikirin lagi deh, yang pasti Alika masih tetap berada pada posisi yang sama, kabar mama sama ayah gimana?"tanya Rama mengalihkan pembicaraan.
" Ah kak Rama selalu aja ngalihin, pikirkan lagi baik-baik ucapan aku, hati kakak harus bisa kembali utuh,"Ucap Alina.
Tiba-tiba ada Bila dan Noval menghampiri Rama yang sedang duduk di Kedai Coffee Kenari.
Kedai ini milik Alina.
Bila dengan Noval merupakan salah satu pengunjung setianya.
" Rama? how are you bro, "ucap Noval.
" Not bad lah, "jawab Noval.
" Kapan lo berdua nikah, gandengan mulu sah nya belum, " sindir Rama.
" Yeeee ni bocah tetep aja ya kelakuannya, Nikah itu perlu biaya emang mau lo biayain?," jawab Bila.
" Boleh aja kalau kalian mau, nanti pake WO perusahaan gue aja gimana?," Rama berucap dengan serius.
" Ovalll, Rama tetep gila aja kayak dulu, padahal 5 tahun lalu gue udah berasa aman damai, " Bila sedikit kesal dengan ucapan sultan satu ini.
"Haha gak usah bro, santai aja dulu kita masih bangun karir," jawab Noval.
Ketiganya asik berbincang santai setelah lama tidak saling bertukar kabar.
"Ngomong - ngomong soal lima tahun yang lalu, hari ini adalah harinya ya?," tanya Bila.
"Iya Bil, tiap tahun gue pasti balik di tanggal ini," ucap Rama.
"5 tahun lalu di tanggal ini pun lo ilang tanpa kabar," Bila mengingat ngingat potongan memori tentang hari itu.
"Gue ada disitu tapi gak dari deket, seandainya gue deket dan lihat langsung mungkin sakitnya lebih lagi dari ini," jawab Rama.
Kalau bicara soal kepergian Alika semuanya selalu merasakan kehangatan karena mereka semua bisa berdamai dengan diri masing masing setelah menyadari kesalahan, bahwa Kehilangan itu menyakitkan.
__ADS_1
" Lo udah punya cewek?, "tanya Noval.
" Dia asisten gue di Indonesia bukan siapa-siapa, " jawab Rama singkat.
" Coba buka hati lo Ram, semuanya harus bisa pulih lagi biar Alika bahagia liat kita sahabatnya udah bisa ikhlas dan kuat." ucap Noval.
" Lo hampir sama aja kayak Raffa, semua jalan percintaan kalian tutup rapat dan berlari seolah gak akan bisa menemukan lagi seseorang yang layak, tapi bedanya lo sama Raffa adalah sekarang dia udah nikah, dia berhasil keluar dari bayang bayang masa lalunya, " Bila menjelaskan kejadian beberapa hari terakhir.
Ternyata Raffa sudah menikah dan kini mereka pasti sudah bahagia. Semoga aja tidak ada bayang-bayang masa lalu di kehidupannya yang sekarang.
Kita tahu kenangan yang mereka alami sama pahitnya tapi waktu tetap bergerak maju dan mau tidak mau mereka terdorong kedepan untuk menghadapi keadaan yang baru lagi.
Rama, Alina, Noval, Bila dan asistennya Rama beranjak pergi ke makam Alika.
Disana mereka menjumpai Raffa dengan seorang perempuan disamping nya.
"Raffa?,"
"Iya Bila ini gue Raffa,"
"Selamat ya atas pernikahannya," ucap Bila.
Maaf Al gue gak sengaja menyelamati pernikahan orang yang lo sayang tapi gue harap Raffa bisa bahagia setelah beberapa tahun kehilangan lo hidupnya jadi uring-uringan-gumam Bila.
Noval menepuk nepuk telapak tangan Bila, ia tahu apa yang Bila rasakan sekarang.
Bila pasti sedikit sakit hati dengan kabar itu karena mimpi sahabatnya sudah pupus.
Kok hubungan mereka kayaknya ribet banget ya, ini yang meninggal siapanya mereka? - gumam asistennya Rama.
"
Selamat ya udah jadi istrinya Raffa si calon dokter muda yang dulunya sangat sangat pintar, tenang aja biarpun Raffa sering bicarain Alika atau datang kesini pasti hatinya buat lo kok, jangan benci Alika ya, dia orang baik," ucap Bila.
Raffa dan Istrinya pergi lebih dulu karena suasananya selalu tegang jika ada Rama juga diantara mereka.
"Lo masih tetap jadi my favorite girl," ucap Rama.
"Alika mau lo kayak Raffa, move on," ucap Bila.
"Maaf pak tapi mungkin aja Tuhan menakdirkan seseorang lain untuk pak Rama jadi cara yang tepat hanyalah mencoba mengikhlaskan seseorang yang sudah tidak bisa kita genggam lagi," timpal asistennya Rama.
Mungkin Rama kurang suka dengan asistennya karena selalu saja emosi menghadapinya.
" Kamu sekarang tunggu saja di mobil, saya lagi gak mau denger omelan dari asisten baru , " ucap Rama memerintah.
Yeuuuu dibilangin ngusir, dih emosian.
Terima kasih semuanya.
jangan lupa cek ig @storywd.asa untuk lihat info lainnya
__ADS_1