Anak Genius: Jade Sign Of Love

Anak Genius: Jade Sign Of Love
Pertemuan Ali Keenan dan Aileen


__ADS_3

Ben langsung menunjukkan e-mail itu pada Ali Keenan, kemudian dibacanya dengan seksama.


Ali Keenan kaget data komputernya bisa diambil begitu saja dibawah pengamanan yang ketat. Ali Keenan membuka rapat dengan pihak IT di perusahaannya, dan mencari sumber masalah yang menyebabkan kejadian di kantornya.


“Perintah dari direktur sekarang juga temukan masalah yang terjadi pada komputer pusat perusahaan!” kata Ben menyampaikan langsung dalam pertemuan itu,


“Baik!, kami akan mencoba semaksimal mungkin” kata penanggung jawab divisi IT dan development perusahaan Li Group.


Dengan berbagai upaya semua usaha dikerahkan dan hal ini membuahkan hasil. Penanggung jawab divisi IT menjelaskan secara detail masalah yang terjadi pada komputer pusat. Membuka persentasi dan memaparkan bahwa seseorang sudah mengacaukan pengamanan dari data internal, kemudian mengambil seluruh data yang ada pada komputer Ali Keenan.


“Baik jika begitu, apakah komputernya bisa dikembalikan seperti semula?” tanya Ali Keenan dengan serius namun tetap tenang,


“Ini...ini..., direktur Li kemungkinan akan sulit jika dia tidak menunjukkan dirinya” jelas penanggung jawab divisi IT bingung.


Ali Keenan bingung bagaimana mengambil langkah selanjutnya.


“Tapi kami masih bisa menyelidiki alamat IPnya direktur Li” kata penanggung jawab divisi IT dengan yakin,


“Cari sekarang, dan laporkan segera setelah menemukannya!!!” kata Ali Keenan tegas sambil melangkah pergi,


“Baik direktur Li” kata seluruh anggota divisi IT.


Setelah menemukan alamat IP pengguna, ternyata alamat itu terdaftar di Thailand.


Aileen menyadari ada yang telah melacak alamat IPnya, dan dia tahu jika itu adalah perusahaan Ali Keenan. Aileen mengirimkan pesan lain pada Ali Keenan.


“Kamu mencariku? Dengan semua keributan itu?” kata Aileen dalam pesan yang menggunakan nomor Ali Keenan sendiri,


“Kamu orang yang mengacaukan data kantorku?” balas Ali Keenan,


“Iya itu aku.., kamu pasti mencari cara memulihkan komputermu, kan?” tanya Aileen,


“Bagaimana kamu bisa tahu?” kata Ali Keenan,


“Karena aku mengawasimu, ohh iya jika ingin mencariku temui aku, sangat berisik sampai harus melacak IP” kata Aileen,


“Baiklah, dimana?” tanya Ali Keenan,


“Bebas, kamu yang tentukan” kata Aileen,


“Baiklah.., di restoran Art lusa jam 7 malam” kata Ali Keenan,


“Oke, kamu yang bayar..!, dan jangan bawa siapapun!” kata Aileen,


“Setuju, apa lagi syaratnya?” tanya Ali Keenan,


“Maaf aku bukan orang licik yang meminta begitu banyak syarat..,” jawab Aileen.

__ADS_1


~ 2 hari kemudian ~


Pagi itu berita mengenai Ali Keenan dan Qia Kirana sudah mulai mereda, sekarang ada pada peringkat 6 dipencarian internet.


Aileen memeriksa dan menghapus beberapa berita mengenai ibunya, dengan keahliannya dia bisa saja menghilangkan berita itu ketika masih menjadi pencarian nomor 1.


Tapi Aileen takut pengguna media bertanya-tanya dan mengira itu Ali Keenan yang telah menghapusnya, sehingga semua berita akan tambah memanas.


Sore hari Aileen bersiap untuk bertemu dengan Ali Keenan, sebelum pergi dia mengecek rumah terlebih dahulu.


Ailaa sedang latihan beladiri, bibinya Danisha Azkia pergi bekerja beberapa saat yang lalu, ibunya akan pulang nanti jam 10 malam hari itu.


Aileen pergi dan meninggalkan pesan untuk Ailaa bahwa dia akan keluar sebentar.


Di restoran Art Ali Keenan menunggu kehadiran pria dewasa yang telah mengacaukan data kantornya. Ali Keenan membayangkan bahwa orang yang akan bertemu dengannya adalah pria cerdas, dan memakai setelan pakaian anak kuliah kutu buku atau semacamnya.


Tiba-tiba seorang anak kecil yang berpenampilan mirip dengan Ali Keenan datang dan menyapanya.


“Sudah lama menunggu?” tanya Aileen langsung duduk di kursi yang berhadapan dengan Ali Keenan,


“Teman kecil, kamu anak siapa? Kenal denganku?” tanya Ali Keenan merasa aneh disapa oleh seorang anak kecil yang mirip dengannya,


“Tentu, kita akan bertemu disini jam 7 malam dan kamu tidak boleh membawa siapapun” jawab Aileen dengan wajah yang serius,


Ali Keenan kaget dan memeriksa ponselnya, merasa ada yang aneh mengapa anak kecil ini mengetahui chat pribadi dia dengan orang yang akan ditemuinya.


“Astaga!, kenapa harus sekaget itu?” tanya Aileen menyepelekan,


“Apa maksudnya kamu mengacaukan data kantorku?” tanya Ali Keenan penasaran karena dia belum pernah punya masalah dengan anak kecil,


“Iya..., untuk bersenang-senang!” jawab Aileen sambil tersenyum jahil,


Dalam hati Ali Keenan “Anak yang genius, dia mengacaukan data kantorku tapi dia bilang untuk bersenang-senang”,


“Jadi kita makan apa?” tanya Aileen polos.


Ali Keenan menggelengkan kepalanya dan tidak berdaya berdebat dengan seorang anak kecil, kemudian dia memesan banyak hidangan untuk Aileen.


Dalam hati Ali Keenan “kenapa makin diperhatikan dan semakin lama anak ini memiliki banyak kesamaan denganku?”, Ali Keenan mulai tertarik dengan Aileen, saat makanan telah dihidangkan.


“Jadi siapa namamu?” tanya Ali Keenan sambil melihat Aileen makan,


“Aku? Aku Aileen” kata Aileen memperkenalkan dirinya dengan santai,


“Orang tuamu tinggal dimana?” tanya Ali Keenan penasaran,


“Ayahku menghilang, Ibuku tinggal bersama temannya” jawab Aileen polos,

__ADS_1


“Ohhhh.., apa kamu suka es krim?” tanya Ali Keenan menawarkan,


“Suka.., ehemmm..., aku lihat kamu mungkin tidak jahat, jadi aku akan mengembalikan komputermu” jawab Aileen dengan mudah,


Saat es krim sedang dipesan, Aileen menyuruh Ali Keenan membersihkan meja. Setelah meja bersih Aileen mengeluarkan laptop miliknya dan mulai mengotak-atiknya, dengan keahliannya tidak butuh waktu lama data komputer Ali Keenan sudah kembali.


Ali Keenan mendapatkan pesan dari Ben bahwa komputer di kantornya sudah kembali seperti semula, dan merasa terkagum-kagum pada Aileen.


“Pesanan anda tuan!” kata pelayan restoran Art menyajikan es krim dalam mangkuk,


“Terimakasih” kata Aileen pada pelayan dan langsung memakannya,


“Berapa usiamu Aileen?” Tanya Ali Keenan kepada Aileen yang sedang makan es krim.


Aileen menunjukkan angka 5 di jari tangannya.


“5 tahun?!” tanya Ali Keenan kaget,


“Iya, kenapa?” tanya Aileen polos,


“Apakah ibumu tahu kamu mempunyai kemampuan seperti ini?” tanya Ali Keenan mendekat ke arah Aileen yang sedang makan es krim,


“Tidak, dan tidak boleh tahu!” jawab Aileen kaget dan berhenti makan es krim,


“Bolehkah aku memesan satu lagi es krim untuk aku bawa pulang?” tanya Aileen meminta,


“Boleh!” jawab Ali Keenan dan langsung memesankannya,


“Ini tuan pesanan anda”kata pelayan restoran Art,


“Terimakasih” kata Ali Keenan mengambil es krim dan memberikannya pada Aileen,


“Kalau begitu aku pulang dulu, dan selamat tinggal!!” kata Aileen sambil turun dari kursi,


“Tunggu!, ini kartu namaku...,” kata Ali Keenan menawarkan,


“Tidak perlu, aku akan menghubungimu dengan cara yang sama jika ada sesuatu” jawab Aileen dengan mudahnya.


Aileen pergi dan telah memesan mobil online malam itu, ia harus cepat pulang karena dia meninggalkan Ailaa sendiri di rumah. Disaat yang sama setelah Aileen pergi Ali Keenan menghubungi Ben.


‘Kring....kring...kring..’


“Iya direktur Li, ada yang bisa saya bantu?” tanya Ben,


“Aku ingin kamu menyewa detektif untuk mencari tau tentang anak kecil bernama Aileen!!” perintah Ali Keenan.


...~ Bersambung.... ~...

__ADS_1


__ADS_2