Ar'Chismaytopia Rae Saga(Indonesia)

Ar'Chismaytopia Rae Saga(Indonesia)
Rencana


__ADS_3

Frya kembali menemui ayahnya setelah makan malam dengan si hybrid, ayahnya tengah berdiri di taman memandang malam sementara ibunya berdiri tak bergeming di sampingnya, tatapan mereka menerawang jauh.


Frya menghampirinya, berdiri tak jauh dari tempat kedua orang tuanya berdiri.


“Kepergianmu kali ini merupakan tindakan yang tidak bertangung jawab Nária,” kata ayahnya tajam meski mengunakan nama pangilan sayang untuk Ljósálfar muda tanpa mendongkak dia merasakan kehadiran Frya.


“Maafkan aku ayah,” Frya tertunduk merasa merasa bersalah, bukan karena apa yang telah di lakukan tapi karena telah membuat orang tuanya khawatir.


“Kau tahu benar bahwa semua yang aku lakukan, itu semua demi keselamatanmu, dan kau mengabaikannya, menempatkan dirimu sendiri dalam bahaya,” meski suara ayahnya tenang, tapi Frya dapat merasakan kemarahan dalam suaranya.


“Aku akan mengingatnya ayah, akan tetapi, ayah! Kau tak bisa melindungiku dengan mengurungku,” kata fyra lirih.


“Ya aku bisa, dan aku akan melakukan apapun jika itu berarti membuat nyawamu tetap berada di ragamu.” Potong raja Faythir tajam. Gengaman sang ratu pada lengan suaminya mengencang.


“Dan sampai kapan Ayah?” Frya menatap ayahnya datar. “Aku lelah terkurung,” dia memotong ayahnya yang hendak berbicara. “Apa yang harus terjadi, maka itu akan terjadi ayah. Tak perduli seberapa kuat perlindunganmu, maka apa yang akan terjadi, biarlah terjadi. Aku sudah hidup cukup lama dan aku tak ingin mati tanpa pernah merasakan hidup.”


Sang raja terdiam. Ibunya terlihat menahan diri untuk tidak mengatakan sesuatu. Tapi dari raut wajahnya dia melihat kesedihan di sana. Mereka terdiam sebentar seperti memandang kejauhan merenungi alam.


Frya mengetahui dengan benar mengapa ayahnya sangat protektif terhadapnya, Ljósálfar memang memiliki umur yang panjang, tapi mereka memiliki angka kelahiran yang tipis, dan tidak seperti manusia kemungkinan bagi Ljósálfar untuk bisa menghasilkan keturan hanya satu per seribu tahun. Sangat rendah, tapi itu bukanlah alasan mengapa orang tuanya sangat protective terhadapnya. Ada alasan lain.


“Gadis hybrid itu?” kata sang raja membuyarkan pemikiran Frya, sang raja sepertinya sengaja memulai mengabaikan pembicaraan mereka sebelumnya, “Apa ada yang lain yang kau ketahui darinya,” tanya sang raja kembali.


“Tidak banyak ayah, hanya yang dia katakan saja,” Frya menceritakan semua yang ia ketahui pada sang raja. Mereka mendengarkan dengan seksama.


“Dia benar-benar tak mempercayai bahwa dirinya seorang hybrid?” tanya sang raja ketika Frya bercerita sampai pada saat dia mengatakan pada gadis itu bahwa dia hybrid.


“Benar, dia bahkan bersikeras,” Frya mengingat dengan jelas bagaimana hybrid itu berulang kali menyangkahnya. “Dan aku percaya dia benar-benar tidak tahu kebenaran tentang dirinya.”


“Bagaimana dengan orang tuanya?” tanya sang ratu. “Apa dia tidak ingin kembali ke orang tuanya?”


“Rae percaya mereka adalah manusia, tapi ada kemungkinan mereka juga seperti Rae menyembunyikan getaran sihirnya. Aku belum bertanya apakah dia ingin kembali.”


Sang raja terlihat berfikir, “Sihir untuk menyembunyikan getaran sihir merupakan salah satu sihir dengan tingkat kesulitan yang tinggi, sihir ini membutuhkan kekuatan yang sangat besar untuk menjaganya tetap stabil, dan jika dilakukan untuk menyembunyikan jati diri dalam jangka waktu yang lama, sang perapal bisa saja menghabiskan seluruh kekuatan sihirnya, kita tak tahu gadis itu sudah di mantrai berapa lama, tapi jika kita percaya apa yang di katakannya maka gadis itu sudah di mantra untuk waktu yang sangat lama.”


“Dia terlihat tidak berbahaya,” kata frya tidak ada alasan untuk meragukan kata-katanya.


“Dengan semua yang terjadi di Ar’chismaytopia belakangan ini, sangat bodoh jika kita percaya begitu saja.” Frya terdiam, ayahnya ada benarnya. Tapi melihat hybrid itu dia merasakan perasaan ingin melindungi yang kuat.


“Nánsua, ada alasan mengapa sihir ini tak pernah digunakan,” kata sang ratu. Dia mengunakan pangilan sayang untuk suami dalam bahasa elf.

__ADS_1


“Terlalu kuat untuk di lakukan dalam jangka waktu yang lama,” kata sang raja.


“Orang itu pasti memiliki alasan yang cukup kuat jika dia memilih untuk menyembunyikan jati diri gadis itu dari dunia.”


“Dan mengapa dia mengorbankan dirinya untuk gadis itu, mungkin saja orang tuanya?”


“Dan mengapa mereka harus bersembunyi,”


Sang raja dan ratu berbicara bersautan seakan mereka adalah satu kepala dalam dua tubuh, Frya sedikit iri dengan keberadaan keduanya.


“Dan bahkan jika kekuatan gadis itu yang digunakan sebagai sumber sihir, sang perapal harus tetap hidup untuk menjaga sihirnya tetap ada, karena ketika perapalnya mati maka bariernya juga akan menghilang.”


“Jika benar orang tuanya yang merapalkan mantra perlindungan, maka kita perlu tahu mengapa mereka melakukannya,” kata Frya, sang raja menatapnya dengan pandangan bertanya. “Dia memakai sebuah kalung dengan pendal symbol Ar’chismaytopia.”


Sang ratu bergerak mendekati suaminya, berdiri sementara tangannya meraih telapak tangan suaminya. Mereka berbagi keresahan bersama. “Hybrid dari dunia luar,” Sang ratu berkata lirih pada sang Raja.


“Aku mengerti Miána,” kata sang raja mengunakan pangilan sayang untuk istri. “ini bukan sesuatu yang sederhana.”


“Apa yang harus kita lakukan Ayah,” tanya Frya. Dia sebenarnya memiliki rencanya, akan tetapi lebih baik jika ia membiarkan ayahnya berbicara dahulu. Dan berdoa semoga keputusan ayahnya sama dengannya.


“kita harus mencari tahu siapa dirinya,” kata sang raja. “kau perlu menanyakan dimana dia berasal, aku akan menyuruh seseorang untuk menyelidikinya. Apa dia mengatakan yang sebenarnya atau tidak. Dan juga kita perlu melepaskan barriernya. Kita perlu tahu apakah dia keturunan Ljósálfar  atau tidak.”


“…..” tak ada kata yang keluar dari sang raja.


“Jika dia bukan, aku akan mengirimnya ke snitchopalacce biarkan denzel yang mengurusnya,” tambah Frya.


“Selama dia tidak berbahaya, aku bersedia untuk menerimanya dalam perlindungan kerajaan Ljósálfar.”


“Terimakasih ayah.”


“Sebaiknya kita tak membiarkan adaa tahu tentang dirinya yang sebenarnya sebelum kita yakin kebenaran itu aman untuk di sampaikan. Kau harus mengajarinya cara hidup di Ar’chismaytopia, terutama cara hidup Ljósálfar.


“Aku akan melaksanakan perintahmu ayah.”


“Aku harap kau menjawab seperti itu untuk perintahku yang lain,” kata raja Faythir, Frya tersenyum mendengarnya, dia senang mengetahui dia telah berdamai dengan sang raja.


“Orang-orang yang membawanya kemari, apakah mungkin mereka mengetahui bahwa gadis itu hybrid?” tanya sang ratu. Frya sedikit menyadari jika ibunya memiliki empati lebih pada rae, sama seperti dirinya.


“Aku meragukannya ibu, jika mereka tahu jati dirinya, tentu mereka takkan selengah itu menjaganya.”

__ADS_1


“Kejahatan mulai meraja rela, dan kita bangsa Ljósálfar hanya berdiam diri, membiarkan kehancuran datang.” Sang raja terlihat termenung.


“Para penyihir mulai berbuat seenaknya, tanpa pengawasan kita. Kaum Svartálfar berniat mendorong kejatuhan para penyihir dan menghancurkan perjanjian,” sang raja menghela nafas.


Frya merasakan keresahan mereka, “kita telah membuat kesalahan dengan menarik diri yang mulia,” kata sang ratu kepada suaminya.


“Ini adalah keputusan para Ljósálfar,” jawab sang raja, matanya kembali menarawang. “aku tak memiliki kuasa akan itu, dan ini adalah apa yang aku takutkan, bahwa para Ljósálfar   bertindak sesuai scenario kaum Svartálfar. Kita sudah terlalu lama menarik diri.”


Dengan hati-hati seperti menjatuhkan batu dengan sangat pelah karena tak ingin menganggu ketenangan air sang ratu melanjutkan. “Banyak hal terjadi sejak kita menarik diri, dan kita buta akannya. Sang raja telah membiarkan kejahatan merajalela. Gadis itu mungkin bukan satu-satunya gadis yang di bawa ke Ar’chismaytopia, dan itu melanggar hukum kerahasiaan. Ini mungkin hal kecil, tapi ini bisa menjadi sesuatu yang besar, ketika penyihir tak lagi menghormati dan melupakan hukum kuno, dan kejahatan merajalela, mungkin ini merupakan awal kehancuran kita. Kita baru mengundurkan diri tak lebih dari tiga puluh tahun, aku takut akan apa yang terjadi jika kita terus menarik diri. Aku takut kita menjadi raja yang membawa kemunduran bangsa Ljósálfar, atau bahkan kejatuhan bangsa Ljósálfar.”


Sang raja menepuk tangan istrinya, dalam gerakan menenangkan. “Itu juga yang menjadi ketakutanku Ratu.”


“Kita harus mulai membangun kembali kekuasaan kita atas tanah ini ayah,” kata Frya berhati-hati. Raut muka ayahnya tenang. “Biarkan aku kembali ke Snitchopalace. Dan menunjukan bahwa kita telah kembali.”


Lama sang raja terdiam penuh pemikirian. Angin bertiup pelan mengoyangkan dedauan, mengibarkan rambut sang ratu, menciptakan tirai pucat di belakang punggungnya. Bintang-bintang berkelip di angkasa. Sementara serangga malam bernyanyi dalam suara irama malam.


“Aku harus membicarakannya terlebih dahulu dengan para tetua sebelum kau melaksanakannya,” kata sang raja pada akhirnya walau ia sedikit sangsi. “Ada hal yang harus kita lakukan terlebih dahulu, kita harus mencari tahu asal usul gadis itu juga. Dia pasti memiliki kaitan Ar’chismaytopia. Tapi pertama-tama kita harus menghapus bariernya. Akan sangat mencurigakan jika dia disini dan tak memiliki getaran sihir, dan mengetahui apakah gadis itu keturuan Svartálfar atau Ljósálfar,” wajah sang raja terlihat termenung sebentar.


“Seminggu lagi festival musim semi akan dimulai, kita bisa mengunakan kekacauan sihir yang dihasilkan untuk menyamarkannya,” kata sang Ratu. “Dia juga butuh belajar menguasai sihirnya, akan sangat berbahaya bagi makhluk sihir yang tak mampu mengontrol sihirnya. Kau harus mengajarinya sedikit dasar-dasar ilmu sihir, dan jangan biarkan dia bertemu siapapun sebelum bariernya di hapus, aku tak ingin dia membawa kecemasan di antara para Ljósálfar,” sang raja memandang Frya dengan tajam.


“Tentu ayah,” Frya bertanya dengan hati-hati. “Apa yang akan terjadi jika ternyata dia hybrid Svartálfar?”


“Maka dia bisa menjadi kunci bagi kita untuk masuk ke kerajaan Svartálfar. Kita harus tetap menawarkan perlindungan kita, dan menjaganya tetap berada di pihak kita.”


Frya tak menyukai cara ayahnya melihat hybrid itu sebagai asset, tapi dia tahu pasti beginilah politik berjalan, dia hanya harus memastikan Rae selamat melaluinya. Fyra harus belajar menerima kenyataan itunya. “Setelah bariernya dihapus, dia bisa belajar di Snitchopalace, aku akan kembali menjadi duta sekaligus mengawasinya”


“Kau mendapatkan restuku putri,” desir angin berhembus di sela-sela tubuh mereka. Bulan baru bersinar di atas kepala mereka, festival musim semi akan dimulai saat bulan penuh dan langit bersih tak berawan. Es akan mencari seutuhnya, dan hutan akan bersemi sekali lagi. “Perubahaan ini sangat berat bagi kita semua Nária,” ayahnya mengunakan nama panggilan kesayangan untuk anak Elf. Sudah lama sekali sejak ayahnya memanggilnya seperti itu, sejak kejatuhan sang ratu. “Aku berharap kau berhati-hati dalam memilih tindakanmu, bertindak sebaik-baiknya.”


“Maafkan aku ayah. Kesedihan merasukiku dan membuatku bertindak tergesa-gesa.”


Sang ratu melepas tangan sang raja dan berdiri di samping Frya. Tangannya terulur, kemudian dia memeluk Frya.


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2