AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 101


__ADS_3

Setiap Hari Ayu Selalu Dapat Perlakuan Spesial Dari Keluarga Elang,


Ayah Dan Juga Ibunda Elang sampai Datang karena Mendengar Berita Ini.


Nenek Ayu pun Sudah mengetahui Begitu Juga Monika, dan Semua keluarga Elang dan Juga Ayu sudah Mengetahui kehamilan Ayu.


Yang Belum Tau Hanya Kakek Thomas Dan Keluarganya Saja,


Ayu Berencana akan Memberi tau Kakek Thomas dan Berbicara Langsung Padanya,


" Apa Kau Jadi Akan Bertemu Kakekmu Sayank," Tanya Elang Saat tau Beberpa Jam Tadi Kakek Thomas Meminta Bertemu dengan Cucunya Ini lewat Telvon.


" Iya... Aku akan Bertemu Dengannya Nanti Siang Mas," Kata Ayu Senang Karena Akan Bertemu Dengan Kakeknya,


Ayu tak Sabar Ingin Segera Memberi Tau Pada Kakeknya Itu tentang Kehamilannya.


PASTI KAKEK SENANG, dalam hati Ayu Berpikir Seperti itu.


" Apa Mau Mas Antar Sayang," Tanya Elang.


" Tidak Usah Mas, Bukan kah Mas Mau Bertemu dengan Klien Mas di Kota C," Kata Ayu Mengingatkan Elang beberapa Jam Lagi akan Pergi.


" Kau Benar Juga Sayank, Padahal Aku Tidak Mau Meninggalkan mu," Kata Elang Merajuk.


" Mas Ini, Yang Di tinggal Siapa, Yang Merajuk Siapa," Goda Ayu pada Suaminya Yang Semakin Hari Tak Bisa Jauh dari Sisinya.


" Aku Tidak Mau Jauh Darimu," Kata Elang lembut dan Memeluk Istrinya Itu.


" Ya Ampun Mas, Lagian Kan Mas Cuma Dua hari saja Kan," Kata Ayu pelan.


" Dua hari Juga Bagi Mas itu lama Sayank," Kata Elang Merajuk dan Memeluk Istrinya itu.


" Hmmm, Makanya Mas Harus Semangat Kerjanya biar Cepat Selesai," Kata Ayu lembut dan Mencium Pipi Elang Sayank,


" Kau Mau Menggodaku," Kata Elang Cekikikan Karena Ayu terus Menciumnya.


" Aku Tidak Menggodamu, Aku hanya Merindukanmu, Karena Dua Hari Nanti Aku Tak Kan Melihatmu," kata Ayu dan Mencium kembali Pipi Elang.


" Itu Sama Saja Kau Menggodaku," Kata Elang Tersenyum.


" Apa Kita tidak Bisa Melakukan "itu" Sekarang Sayank," Kata Elang Meminta pada Ayu.


" Apa Yang Mas Katakan," Kata Ayu Bingung dengan Permintaan Elang Yang Tak berdasar.


" Apa Kita Bisa....." Kata Elang dan Memandang Ayu dengan Tatapan Intens seperti itu.


" Bukan nya Mas Mau Pergi Nanti," Tanya Ayu.


" Pergi Ke Kota C kan Nanti Jam 10, Ini kan Baru Jam 8 Pagi, Apa Kita Tidak Bisa Melakukan "itu" dulu Sayank," Pinta Elang Memelas dan Membuat Ayu Tersenyum dengan Tingkah Lucu Elang Seperti itu.


Ayu pun Menganggukkan Kepalanya Tanda Setuju atas Permintaan Elang.

__ADS_1


Dan Elang Pun Langsung Mengunci pintu Kamar mereka, Karena Takut Ada Yang Mengganggunya lagi.


Dan Mereka Berdua Pun Melakukan Ritual untuk penambahan Pada Rahim Ayu.


12 : 30 WIB.


" Apa Erlangga Sudah Pergi Ke Kota C Nak," Tanya Kakek Bayu Saat Mengunjungi Cucunya Itu.


" Sudah Kek, Tadi pagi." Jawab Ayu Ringan.


" Kau Mau pergi Kemana Nak," Tanya Kakek Bayu saat melihat Ayu sudah Rapi,


" Aku Mau Menemui Kakek Thomas, Kakek," Kata Ayu Senang.


" Jadi Kau Akan Menemui Kakek Mu itu Nak," Tanya Kakek Bayu.


" Iya Kek," Kata Ayu Senang.


" Aah Jadi Kau akan memberi tau Kakek Mu tentang Kehamilanmu Ini, Bukan begitu Nak," Tanya Kakek Bayu lembut.


" Iya Kek, Karena Aku belum Berbicara Padanya, Tadi Pagi Kakek Menelvonku dan Ingin Menemuiku, Jadi Aku Sangat Senang Saat Kakek Mengajak Untuk Bertemu," Jelas Ayu Senang.


" Kakek Sendiri Mau Kemana," Tanya Ayu lagi karena Melihat Kakeknya Ini sudah Serapih itu.


" Kakek Akan Menemui Teman Lama," Kata Kakek pelan.


" Dimana Kau dan Kakek Mu Bertemu Nak," Tanya Kakek Bayu.


" Apa Kau Mau Barengan Denganku, Aku Bisa Mengantarmu Kesana Nak," Tanya Kakek Bayu bermaksud Mengantar Cucunya Itu.


" tidak Usah Kek, Aku aKan membawa Motorku Saja," Kata Ayu Pelan.


" Naik Motor Bututmu Itu..." Kata Kakek Bayu Cemas.


" Tidak Tidak Tidak... Kakek Tidak Mau Terjadi Sesuatu Pada Cucuku dan Juga Cucu buyutku, Kau Mengerti Nak," Kata Kakek Bayu Tegas.


" Kakek Akan Memesan TAXI Saja," Kata Kakek Bayu sayang dan Memesan kan Taxi tersebut untuk Ayu.


" Tunggulah Taxinya, Sebntar lagi Akan Sampai, Kakek tidak Mau Kau Menaiki Motor Bututmu itu lagi, Kau Berjanji Nak," Kata Kakek Bayu Sayang.


" Iya Kakek, Terimakasih," Kata Ayu dan Memeluk Kakeknya Itu.


" Baiklah, Kakek Pergi dulu, Hati Hati Di jalan Nak, Jangan Kecapean," Kata Kakek Bayu Hawatir dan Berpamitan Pada Ayu.


" Iya Kakek," Kata Ayu Tersenyum dan Mengantar Kakeknya Keluar.


" Ya sudah Kalo Begitu, Kakek Pergi ya Nak.," Kata Kakek Sebelum Pergi dan Menaiki Mobilnya itu.


" Iya Kek, Hati Hati," Kata Ayu Pelan dan Melihat Mobil Kakeknya Itu menghilang dari pandangannya.


Ayu pun Siap Siap Untuk Menemui Kakeknya itu.

__ADS_1


" Pak Kim... Apa Kau Tau Alamat Caffe ini," Kata Kakek Bayu Pada Pak Kim Bawahannya.


Kakek Bayu mendapat Chat dari temannya dan memindahkan Pertemuan Mereka di Caffe.


" Ah Caffe ini, Caffe*****, Tuan Besar," Jawab Pak Kim bawahan Kakek Bayu Dan Menjelaskan Pada Kakek Bayu Perihal Caffe itu.


AH BUKANKAH INI KAFFE YANG SAMA YANG AKAN DI KUNJUNGI AYU DAN THOMAS, dalam Hati Kakek Bayu Senang.


KEBETULAN SEKALI, AKU AKAN MENGAWASI CUCUKU ITU, dalam Hati Kakek Bayu mempunyai firasat Buruk pada Cucunya Itu.


" Ya sudah Pak Kim, Kita Kesana," Kata Kakek Bayu Pada Pak Kim


SESAMPAINYA DI CAFFE*****


" Selamat Datang Pak Bayu, Bagaimana Kabarmu," Tanya Teman Lamanya Kakek Bayu.


" Kau Ini berbicara Seperti pada siapa Saja," Kata Kakek Bayu Ringan.


" Aku baik Baik saja, Kau Sendiri Bagaimana Kabarmu," Tanya Balik Kakek Bayu.


" Tentu Saja, Aku Juga Baik," Jawab Teman Kakek Bayu yang Bernama Kakek Dimas.


" Kenapa Kau Ingin Bertemu dengan Ku," Tanya Kakek Bayu.


" Kau memang Selalu Langsung dengan Inti pembicaraan saja, Kau memang Tak Berubah Bay," Kata Kakek Dimas Salut dengan Sikap Tegas temannya Itu


" Langsung Saja, Apa Yang Mau Kau Katakan," Kata Kakek Bayu,


" Aku Mau Bertanya Padamu Bay, Bukankah Kau Mempunyai Cucu perempuan," Tanya Kakek Dimas.


" Tentu saja, Kenapa,?" tanya Balik Kakek Bayu


" Tidak apa apa, Aku Juga Mempunyai Seorang Cucu laki Laki," Jelas Kakek Dimas bermaksud Menjodohkan Cucunya itu dengan Keluarga Samudra.


" Apa Kau Ingin Menjodohkan Cucumu dengan Cucuku Begitukah Maksudmu," Tanya Kakek Bayu.


" Benar Sekali, Apa kau Setuju," Tanya Balik Kakek Dimas.


" Aku tidak Bisa Menjanjikannya, Aku juga Tidak Mau Membatasi Percintaan Cucu Cucuku, Dan Aku juga Tidak Mau mencampuri Urusan Percintaan mereka,," Jelas Kakek Bayu, Karena Ia Merasa Kapok Dengan Perjodohan Elang Dan Stella Yang Sekarang Malah Membawa Masalah Buat Cucu dan Cucu Mantunya Itu,


" Pertemukan Saja Dulu Mereka, Selebihnya Terserah Mereka Maunya Bagaimana," Kata Kakek Dimas.


" Baiklah, Nanti aku Akan Bicarakan Pada Cucu perempuan ku Itu, Tapi Aku Tidak Yakin dia Mau menemui Cucumu," Kata Kakek Bayu lagi.


" Baiklah, Aku Juga Tidak Akan Memaksa pada Mereka Kalo Mereka Memang Tak Saling suka, aku tidak akan Memaksanya," Kata Kakek Dimas Pelan,


" Memang... Kita Berdua Tidak Punya Hak Untuk mencampuri urusan Mereka," Kata Kakek Bayu.


" Memang Benar, Tapi apa Salah Nya Kan Kalo Kita, Mempertemukan Mereka, Siapa Tau mereka Bisa Saling suka," Kata Kakek Dimas.


" ya Kita Lihat Saja Nanti," Kata Kakek Bayu.

__ADS_1


__ADS_2