AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 105


__ADS_3

18 : 00 WIB.


Elang Yang Sedang Mengerjakan Pekerjaan di Hotel, dan Duduk di meja Kerjanya Tak Sengaja Ia Menjatuhkan Gelas dan Pecah di sana.


Yang Anehnya Ia Merasa Hawatir Pada Istrinya tersebut.


ASTAGA...ADA APA INI,batin Elah Cemas.


Entah kenapa Rasa cemas itu selalu mengarah Pada Ayu...


Elang pun Menelvon Istrinya Itu.


ELANG : Hallo.. Sayank,


AYU : Maaf Tuan Muda, ini Saya Mang Ujang.


ELANG : Mang Ujang, Kenapa Hp istri Saya Bisa Ada padamu.. Di mana Dia,


tanya Elang Hawatir karena yang mengangkat Telvonnya Malah Bukan Istrinya.


AYU : baru saja Nyonya Naik Motor mau menemui Tuan muda,Namun Hp Nyonya Tertinggal Di Mobil Tuan Muda.


ELANG : Apa..!! Menemuiku Jadi istriku Berada Di Kota C ini begitu Maksudmu, Lalu kenapa Istriku malah Naik Motor Bukannya Naik Mobil Bersamamu.


AYU : aah maaf tuan muda Semestinya Saya Tak mengatakan Pada tuan muda Karena Permintaan Nyonya, Nyonya Naik Motor karena Mobilnya Kempes dan Rem Nya Blong Tuan Muda, Nyonya Tidak Sabar Karen Merasa Bosan Menunggu Jadi Nyonya Malah Naik Motor,Tuan Muda,


ELANG : Dimana Posisimu Sekarang.


tanya Elang lagi.


AYU : di Jalan******...


ELANG : Ah Baiklah, Aku akan Menunggunya di Sini,


Kata Elang Dan Elang pun Mematikan Telvonnya..


" Kalo Dari Jalan Sana Berarti Tinggal Setengah Jam Ke sini,," Gumam Elang.


" Baiklah Aku akan Berpura Pura kalo Aku tidak tau Bahwa istriku Ke Sini," Kata Elang Lagi dan Ia Tersenyum senang Karena Istrinya menemuinya.


19 : 00 WIB.....


Elang Hawatir Karena Istrinya Belum Juga Muncul,


Mobil Yang tadi Di Tumpangi Ayu pun Sudah Sampai Di Hotel yang Di tinggali Elang.


Elang Yang Menunggu Di Luar pun Melihat Kedatangan Mang Ujang.


" Kenapa Istriku Belum Juga Kemari," Tanya Erlangga Pada Mang Ujang.


" Apa,!! jadi Nyonya Belum Juga Sampai, Tuan Muda," Kata Mang Ujang Turut Hawatir.


" Dimana Sebenarnya Kau Sayank," Tanya Elang Semakin Hawatir.


Tak Lama Datang Juga Diana, Diego,Lutfi dan Juga Monika


Mereka Berempat Tiba di Hotel****


" Kak, Kakak Kok Di luar," Tanya Diana Bingung Melihat Elang dan Mang Ujang Malah Ada Di luar.


" Apa Kau Bersama Ayu Nan," Tanya Elang Semakin Hawatir.


" Loh...Kok Kakak Malah Tanya Padaku, Semestinya Kan Ayu Dari Tadi Sudah Sampai Sini," Kata Diana Ikut Hawatir Juga.

__ADS_1


" Bukannya Sama Mang Ujang," Tanya Diana Lagi.


Mang Ujang Pun Memberi Tau Diana Semua nya,


" Apa,,!! Ya Tuhan Ay, Mudah Mudahan Lu Gak Kenapa Napa," kata Diana Kaget karena Ayu malah Menaiki motor.


"Fi, Diego, Gue akan Cari Istri Gue Di Daerah Jalan*** Sana, Lu Lu tolong Ikut Bantu Gue Buat Cari Istri Gue Itu," Kata Elang Dan Elang Pun Langsung Menaiki Mobilnya.


" Fi... Gue Ke daerah Sana Ya," Kata Diego


" Gue Ikut ya Kak," Kata Diana Pada Diego, Dan Diego pun Setuju mengangguk.


" Baiklah, Kamu Mau Ikut kan Sayang," Kata Lutfi pada Monika Yang Terdiam, ia Merasa Cemas Sekaligus Hawatir pada Sahabat nya Itu


" Sayank...." Panggil Lutfi lembut dan Membuyarkan Lamunan Monika


" Ah Iya...Maaf Aku Hawatir Pada Ayu," Kata Monika Menjelaskan.


" Tidak Apa apa Sayank, Ayo," Kata Lutfi pelan dan Mengajak Monika Untuk Mencari Ayu.


" Mang... Mamang Tunggu di Sini, Kalo Ayu Datang Ke Sini, Mamang Langsung Telvon Kami," Kata Diego Pada Mang Ujang dan Mang Ujang Pun Mengangguk,


Lutfi dan Monika Pun Mencari Ayu...


" Dimana Kamu, Sayank," Kata Elang di Saat mencari Ayu..


Elang Memicingkan Penglihatannya Takut Takut Kalo Ayu Berada Di sisi Jalan.


" Semoga Kau Tidak Apa Apa Sayang," Kata Elang Lagi


" Ya Tuhan... Lindungilah Istri dan Juga Anakku," Kata Elang Mau menangis.


Elang Pun Terus Mencari Ayu Sampai Jam 10 Malam, Dan Belum Juga Ketemu.


*****.....******......******......******.......********.....


" Tapi Ayu menghilang Belum 24 Jam, Polisi Tak akan Menanggapi Orang Hilang Kalo Belum 24 jam," Kata Diego pelan.


" Bagaimana Ini," Tanya Monika Lagi.


" Tenang Lah Sayank,, Semoga Ayu tidak apa apa dan Baik baik saja," kata Lutfi menenangkan Kekasihnya itu.


3 Hari pun Berlalu......


Namun Ayu Belum Juga di temukan,


Diego pun Mendapat Kabar 3 hari Yang Lalu Ada Seorang Gadis Kecelakaan di Dekat Jalan*** Yang Menuju Hotel yang Di tinggali Elang.


Elang Pun Langsung ke Kantor Polisi dan Mencari Informasi Itu takut Takut Kalo Gadis Itu Istrinya.


" Maaf Pak, Ini Barang Barang Milik Gadis Yang Kecelakaan Itu, Dan Kami Menemukan Barang barang Milik Gadis Itu tak Jauh Dari Saat Gadis Itu Terlempar," Jelas Pak Polisi.


Elang pun Melihat Barang Barang Yang Benar saja Milik Istrinya Itu,


" Ya Tuhan...." Kata Kata Elang Terputus Karena Rasa terkejutnya Yang Menyatakan Kalo Gadis Yang Kecelakan Itu Benar Istrinya..


" Ini Benar.. Semua Barang Barang Ini Milik Istri Saya," Kata Elang Mengenang Tas Mungil Yang dia Berikan Pada Ayu,


" Di Bawa kemana Gadis Yang Kecelakan itu Pak Polisi," Tanya Elang Lagi.


" Di Rumah Sakit Bayang Kara, Saya Juga Mendapat kabar Dari Warga Yang Membawa Gadis Itu Ke sana," Kata Pak Polisi.


" Terimakasih pak," Kata Elang Dan Elang pun Langsung menuju Rumah Sakit Bayang Kara Yang di katakan Pak Polisi.

__ADS_1


" Ya Tuhan Sayank....Semoga Kau Tidak Apa apa," Kata Elang Gemetar.


Elang Pun Menelvon Diana Agar Menyusulnya Ke Rumah Sakit Bayang Kara.


Elang Pun Sampai Lebih dulu.


Dan Langsung Bertanya Pada Suster yang Berada Di Sana.


" Sus, Saya Mau Tanya," Kata Elang Saat Melihat Suster Di sana.


" Iya Tuan, Bisa Saya Bantu," Kata Suster.


" Sus,, Apa Benar 2 Hari Yang lalu Ada Gadis Masuk Rumah Sakit Ini karena Kecelakaan," Tanya Elang.


" Oh Maksud Anda Nyonya Viona," tanya Suster lagi.


" Vio Viona," Kata Elang Merasa Tak mengenal Nama itu,


" Bukan Viona Sus, Tapi Istri saya Ayu Oktavia Putri Mahardika," Jelas Erlangga dan Suster itu pun Mencari Nama Yang Di Maksud Erlangga.


" Di Rumah Sakit Ini, Tidak Ada Nama Yang Tuan Sebutkan Tadi," Jelas Suster.


" Tolong Cari Lagi Sus," Kata Elang Pelan.


" Saya sudah mencari Nama Nyonya Ayu Tuan, Namun Tidak Ada Dari Daftar Nama pasien di Rumah Sakit Ini," Jelas Suster.


" Kak," Panggil Diana Saat melihat Kakaknya Sedang Bertanya Pada Suster di Ruang Pendaftaran Nama Pasien.


" Bagaimana Apa Ayu Berada Di Sini," Tanya Lutfi.


" Tidak Ada, Tidak Ada Yang Bernama Ayu, Di Nama Pasyien Itu," Kata Elang Putus Asa Dan Terduduk lemas.


" Sus, Nama Nama Siapa Saja Pasien Yang Kecelakaan 2 hari Lalu," Tanya Diana pada Suster.


" Hanya Lima Orang Nona, Dan Ini Nama Nama Nya," Jelas Suster dan Memberikan Buku Pada Diana Agar di Bacanya,


Dodi Surya Kencana...


Ridwan....


Galih Raharja....


Siska Ramona...


Viona......


Diana Pun Membaca Nama Nama itu dan Benar Saja Tak Ada Nama Ayu atau Semacamnya...


" Kalo Kedua Gadis Ini, Apa Masih Di Rumah Sakit Ini Sus," Tanya Diana Lagi.


" Ah,, Kalo Nona Siska Dia Ada Di Kamar No 23, Tapi Nona Viona Dia sudah Di Bawa suaminya Untuk Di pindahkan Ke Rumah Sakit Yang Lebih Besar," Jelas Suster.


" Baik Sus Terimakasih," Kata Diana Dan Mencari Siska yang Berada Di Kamar No 23 Diana pikir Siska Adalah Ayu dan Diana Pun mencari Kamar Tersebut.


KAMAR 23...


Diana pun mengetuk Pintu kamar tersebut dan Muncul lah Seorang Wanita Paruh Baya Dari dalam Sana.


" Ada Yang Bisa Saya Bantu Nak," Tanya Wanita Paruh Baya itu pada Diana.


" Maaf Bu, Apa Saya Boleh Melihat Pasien Di dalam," Tanya Diana Pada Wanita Paruh Baya Itu.


" Apa kau Teman Pasien Yang Berada Di Dalam," Tanya Balik Wanita Paruh Baya Itu.

__ADS_1


" iya,, Boleh Saya Melihatnya," Kata Diana dan Wanita Paruh Baya itu pun Mengijinkan Diana Untuk Masuk,


Diana Pun Melihat Gadis Cantik Yang Berbaring Di sana tak Sadarkan Diri, Namun Itu Bukan Ayu.


__ADS_2