
" Sayang,," Panggil Elang Saat memasuki Kamarnya dan Melihat Ayu Termenung.
" Kenapa Baru Sekarang Dia Mencariku Mas," Kata Ayu Lirih.
" Kalo Kau Tidak Mau dan Belum siap bertemu dengannya Mas Bisa Membatalkannya Sekarang," Kata Elang Lembut.
" Aku tidak Mau terus Menghindarinya Mas, aku Harus Menemui dan Berbicara Padanya Mau apa dia menemuiku Sekarang," Kata Ayu lagi.
" Semuanya Terserah padamu, Mas Ngikut Saja," Kata Elang Lagi.
" Tapi Aku Tidak Sanggup Melihat Wajahnya Yang Begitu Mirip dengan Ayah Mas," Kata Ayu Lirih dan menghambur di pelukan Suaminya.
" Tidak Apa apa, Sayang,Mas Akan Menemani Mu," Kata Elang Dan Menenangkan Ayu.
" Sejak Kapan Mas Tau Kalo Kakek Stella Adalah Kakekku Juga," Tanya Ayu penasaran Karena Selama ini Ayu belum pernah Cerita mengenai Kakeknya Itu.
" Aku Tau Semuanya, Ayahmu, Kakekmu, dan Juga Dirimu," Kata Elang Lembut.
" Aku membencinya Mas, Selama 16 tahun dia Tak pernah Sedikit pun mencari atau pun Menemui Ayah dan Juga Bundaku," Kata Ayu Menangis.
" Dimana Dia Saat Ayah Dan Bunda Meninggal, Dia Tidak Ada," Kata Ayu Kesal.
Namun Sebenarnya Kakek Ayu datang dan Melihat Dari kejauhan, Setelah Ayu pulang Barulah Kakeknya itu Menemui Putranya itu Tidak satu orang Pun Yang Mengetahuinya.
" Aku Sangat membencinya Mas, Aku sangat membencinya," Kata Ayu Lirih dan Menangis Di Pelukan Suaminya.
" Aku Tau Sayang, Aku Tau Semuanya," Kata Elang Lagi.
" Tapi Mas Pinta, Dengarkan Lah Dulu penjelasannya," Kata Elang lembut.
" Yang Mas Tau, Selama 16 tahun itu Kakek Thomas Selalu mengunjungi Keluarga Arya, Namun Bodohnya, Kakek Thomas Tak Berani Menemui Putranya Itu, dan Hanya Melihat Dari Kejauhan, Mungkin Ayah mu Meninggal pun Dia Pasti menemuinya, Namun Tak Seorang Pun Yang Melihatnya Sayang," Jelas Elang dan Menebak Nebak Apa yang Ada Di pikiran Kakek Thomas saat itu,
APA...JADI SELAMA INI, ORANG ITU TERUS MEMPERHATIKAN KELUARGA AYAH. dalam Hati Ayu tak mempercayainya.
" Semarah Apa pun Seorang ayah tidak Mungkin kan, Kalo Anaknya Meninggal, Dia Tak Datang Menemuinya untuk Terakhir Kali," Kata Elang Lagi.
Namun perkataan Elang membuat Ayu Sedikit Tak mempercayainya.
TIDAK MUNGKIN, MANA MUNGKIN DIA MELAKUKAN HAL SEPERTI ITU, dalam Hati Ayu lagi semakin Tak Mempercayainya.
" Mas Minta dengarkan dulu penjelasannya Sayang, Jangan terburu buru emosi, Kamu mengertikan Maksudku Sayang," Jelas Elang lagi Lembut.
__ADS_1
Dan Ayu pun Mengangguk Akan Mendengarkan Apa Kata Elang Nanti.
DI TEMPAT LAIN...
" Kenapa kau tak Bilang Kalo Yang Di Nikahi Cucumu Itu Adalah Cucuku Juga," Kata Seorang Kakek tua Pada Temannya.
" Aku Saja Baru Tau Kemarin Kemarin Dari Cucuku Sendiri," Jelas Temannya itu yang ternyata Kakek Bayu Kakeknya Elang.
" Apa Kau Tidak Senang kalo Cucumu Menikahi Cucuku," Kata Kakek Bayu bingung.
" Aku Senang, Namun Aku Juga Sedih melihat Cucu Kesayangan ku Murung Seperti itu." Kata Kakek Thomas.
" Maksud mu Stella,? apa Kau kecewa yang Menikahi Cucuku itu Adalah Cucu yang Tak Kau anggap," Jelas Kakek Bayu Pada Kakek Thomas.
" Bukan Begitu, Kalo Saja Aku tau Cucumu itu lebih Dulu mengetahui Siapa Cucuku, Aku tidak akan menjodohkan Stella Dengan Cucumu," Kata Kakek Thomas mengenang Bagaimana Stella Sekarang Ini.
" Kau Tau, Cucuku Sekarang Ini Seperti bukan Cucuku, Dia Seperti Mayat Hidup, Tak punya Gairah Hidup," Kata Kakek Thomas Lagi.
" Aku tidak Tau Kalo Ternyata Cucumu Stella sangat Menyukai Cucuku," Kata Kakek Bayu.
" Aku juga Tidak Tau, Kalo Cucumu Menyukai Cucuku Yang Satunya Lagi, Aku Juga Bingung Harus Sedih Atau pun Senang, Karena Keduanya Adalah Cucuku," Jelas Kakek Thomas.
" Baiklah, Hari ini aku juga Akan Bertemu Cucuku itu," Kata Kakek Thomas Senang.
" Apa Dia Mau Bertemu Dengan Mu," Kata kakek Bayu Bertanya.
" Bukankah Dia Sangat Membencimu, Karena Kau Menelantarkan Keluarganya," Kata Kakek Bayu.
" Aku Juga Tidak Tau, Aku pikir dia Tak akan Mau Bertemu Dengan ku, Tapi Pada Akhirnya Dia Mau Juga Bertemu denganku," Kata Kakek Thomas Senang.
" Kapan Kau akan bertemu dengannya," Tanya Kakek Bayu.
" Siang ini, di Rumah Cucumu," Jawab Kakek Thomas Senang.
" Ah Begitu Rupanya," Kata Kakek Bayu.
" Aku Mau Bertanya,padamu," Kata Kakek Thomas.
" Apa," Tanya Kakek Bayu.
" Apa Kau Menyayangi Cucuku," Tanya Balik Kakek Thomas.
__ADS_1
" Tentu Saja, Karena Dia Adalah Gadis Yang Di Cintai Cucuku," Kata Kakek Bayu tegas.
" Kenapa Kau Bertanya Seperti itu," Tanya Balik Kakek Bayu.
" Syukurlah kalo Kau Menyukai dan Menyayangi Cucuku," Kata kakek Thomas Lirih.
" Dari Dulu cucuku itu belum pernah Mendapat kan Kasih Sayang Dari Kakeknya, Yaitu Aku," Kata Kakek Thomas Lagi.
" Aku akan menyayanginya Seperti Cucuku Sendiri," Kata Kakek Bayu.
" Jika Itu yang Kau Maksud," Kata Kakek Bayu Lagi.
" Terimakasih, Tolong Sayangi Cucuku seperti Kau menyayangi Cucumu," Kata Kakek Thomas.
" Kenapa Kau Berkata Seperti itu Seakan Kau Takan Bertemu lagi Dengannya," Kata Kakek Bayu Bingung.
" Bukan Seperti itu,sesayang Apa pun Aku padanya, Dia Tidak Akan Mau Menerima Ku Sebagai Kakek nya Lagi," Kata Kakek Thomas.
" Kau ini, Setauku Cucumu Itu Sangat penyayang Orangnya, Padaku Saja Yang Bukan Kakeknya Sangat Baik Padaku, Dan Menyayangiku," Jelas Kakek Bayu, Kakek Bayu Sangat Menyukai Ayu Yang Sangat Baik Orangnya, Dan Ia Berpikir Mana Mungkin Ayu Seperti Itu pada Kakek nya Sendiri.
" Aku juga Tidak Tau, Karena Yang aku dengar Dari Mantuku Cucuku itu sangat Tak Suka Padaku," Kata Kakek Thomas.
" Siapa Yang Kau Maksud, Mantumu Sekar Bukan," Tanya Kakek Bayu.
" Benar," Kata Kakek Thomas Membenarkan.
" Apa kau Tidak Tau, Saat Neneknya Cucumu Sakit dia Meminjam Uang Pada Anak Dan Mantumu," Kata Kakek Bayu Memberi tau Sahabatnya Atas Kelakuan Anak Dan Mantunya.
" Pinjam Uang," Tanya Kakek Thomas Tak Percaya.
" Iya, Neneknya Sakit dan Membutuhkan Uang Yang Cukup Banyak, Namun Cucumu itu Tak Punya Uang Untuk Menyelamatkan Neneknya, Jadi Cucumu itu Menemui Anak Dan Mantumu, Kau Tau apa Yang CuCumu Dapat," Kata Kakek Bayu Membeberkan Semua, Namun Kakek Thomas Hanya Diam mendengarkan.
" Cucumu Hanya Mendapat Cacian Dan Makian Dari Mantumu itu," Kata Bayu mengingat Penjelasan Elang Saat Ia Tau kalo Elang dan Ayu Menikah Dengannya, Dengan Cara meminjam Uang Padanya.
" Apa,!! Jadi Sekar Malah Mencaci dan memaki Cucuku itu," Kata Kakek Thomas Tak Percaya Pada Mantunya itu.
" Iya,, Kau tau Cucumu itu hanya Meminjam 10 juta Saja, Bukan Kah Anakmu Sangat Kaya, Uang Segitu bukan kah Tidak Ada Artinya," Kata Kakek Bayu Kesal atas Kelakuan Anak dan Juga Mantunya Kakek Thomas Pada Ayu yang Sekarang sudah Menjadi Cucunya.
" Aku Sama Sekali Tidak Tau menahu tentang semua Itu," Kata Kakek Thomas Lirih.
" Sudahlah, Sekarang Cucumu sudah Menjadi Cucuku, apa pun yang akan Kau dan Anak Anakmu lakukan Aku akan Melindungi nya Sekarang," Kata Kakek Bayu.
__ADS_1