AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 117


__ADS_3

DI HARI PEMAKAMAN....


Ayu benar Benar Makin Kesal Saat Selesai Pemakaman Kakeknya,


Tante Sekar Malah Membawa Pengacara ke Rumah Kakek Thomas dan Membicarakan Harta Warisan Itu lagi...


Ayu benar Benar Murka Saat Pengaca Itu mengatakan Bagaimana Dengan Harta Warisan Milik Kakek Thomas dan Bertanya dimana Dokumen Milik Kakek Thomas,


Ayu yang di Tanya Seperti itu,tidak Mengerti Sedikit pun.


Belum Juga Kuburan Kakek Nya Kering Tante Sekar sudah Menanyakan Lagi Tentang Wasiat Warisannya Kakek Thomas.


" Tante Benar Benar Keterlaluan, Kuburan Kakek Saja Belum Kering, Tante Malah Menanyakan Warisan Itu lagi," Kata Ayu Kesal.


" Aku Hanya Ingin Tau, Dokumen Milik Ayah Mertuaku, Apa Dia memberikannya Padamu," Tanya Tante Sekar pada Ayu, Yang Tante Sekar Tau Semua Dokumen Dokumen Milik Ayah Mertuanya Tidak Ada, dan Ia mencurigai Kakek Sudah Memberikannya Pada Ayu.


" Kakek Tak Memberikan Dokumen Apa Pun Padaku Tante," Kata Ayu Merasa Aneh dengan Pembicaraan Tantenya Itu.


" Apa Yang Kau Maksud,,ini..." Tanya Erlangga Di Ambang Pintu rumah Kakek Thomas dan Menunjukan Dokumen Itu pada Tante Sekar.


" Dari Mana Kau Mendapatkan Dokumen Itu Hah," Tanya Tante Sekar Marah,


" Kau Tidak Perlu Tau, Dari Mana Aku Mendapatkannya,," Kata Erlangga Ringan.


" Berikan itu padaku, Aku Ingin Tau Apa Isi Dokumen Itu," Kata Tante Sekar memastikan Apa Isi Dokumen Itu.


" Apa Kau Yakin, Ingin tau apa Isi Dokumen Itu," Goda Erlangga pada Tante Sekar yang Terlihat Kesal.


Erlangga Pun Memberikan Dokumen itu pada Tante Sekar dan Tante Sekar Langsung Membaca nya,


" Tidak... Ini tidak Benar, Bagaimana Bisa Semua Harta Warisan Jatuh Pada Anak Arya, Ini Tidak mungkin," Kata Tante Sekar Tak Percaya.


" Kau... Kau Kan Yang Menunggu Ayah Meninggal, Ayah Mengatakan Apa Padamu Hah," Tanya Tante Sekar Kesal Dan Marah pada Ayu.


" Kakek Tidak mengatakan Apa apa Padaku Tante," Kata Ayu Pelan.


" Bohong... Kau Pasti Sudah Meracuni pikiran Ayah kan, Sehingga Semua Warisan Bisa Jatuh Atas Namamu," Kata Tante Sekar Kesal Pada Ayu dan Bermaksud Menyakiti Ayu Namun Erlangga menghalanginya...

__ADS_1


" Cukup... Nyonya," Kata Erlangga Marah.


" Di Wasiat ini tertulis Jelas, Kalo Semua Harta Warisan Jatuh Pada Ayu Istriku, Karena Dia Anak Dari Pak Arya Anak Kandung Kakek Thomas," Kata Erlangga.


" Lalu, Kau Pikir Suami Ku Bukan Anak Kandung Ayah, Begitu Maksudmu," Kata Tante Sekar.


" Itu Benar Sekali," Kata Elang Membenarkan.


TIDAK..ITU TIDAK MUNGKIN,Dalam Hati Tante Sekar Menjerit Tak percaya.


" Bohong...itu tidak Mungkin," Teriak Tante Sekar Marah karena Suaminya Di Bilang Bukan Anak Kandung Kakek Thomas.


" Suamiku Anak Kandung Ayahnya, Kau Jangan Mengada Ngada Seperti Itu Erlangga," Kata Tante Sekar lagi.


" Kau Tidak Percaya," Tanya Erlangga,


Ayu juga Tidak Tau Menau tentang Semua ini, dan Ia lebih Memilih Diam Saja,


Erlangga Pun Mengeluarkan Berkas Berkas Milik Egi dan Juga Berkas Milik Kakek Thomas, Dan Di sana Juga Terdapat Nama Panti Asuhan Yang Dulu Tempat Tinggal pak Egi kecil Dulu.. Dan Di sana Juga Terdapat Foto Foto saat Pak Egi Kecil dulu semasa Di Panti Asuhan.


" Apa Kau Masih Tidak Percaya," Tanya Erlangga saat memberikan Berkas Berkas Yang Memang Menunjukan Kalo Suaminya Bukan Putra Kakek Thomas.


" Tanyakan Itu pada Suamimu, Dia Sendiri Juga Tau, kalo Dia Bukan Anak Kandung Kakek Thomas," Kata Erlangga Ringan.


" Sudah Untung Kalian Masih Di Beri Warisan Oleh Kakek Thomas, dan Beliau Masih Menganggap Kalian Anaknya, Walau perlakuan Kalian Seperti Binatang padanya, Ah Tidak.. Binatang Saja sangat Saling Menyayangi Pada Keluarga nya, Dan Kalian....." Kata Erlangga Tegas dan Ia Pun Menggantung Perkataanya Karena Mengingat Ayu Juga Berada Di sana dan Erlangga Pun Tak melanjutkan Perkataan Yang Berarah Menghinanya..


" Jika Aku Yang Jadi Kakek Thomas, Aku tidak Akan Memberikan Sedikit pun Warisan Pada Kalian," Jelas Erlangga lagi Namun Padahal Itu Sebaliknya, Kakek Thomas lah Yang Tak Mau memberikan Sedikit pun Hartanya, Ia Lebih Memilih Harta Bagian Egi di Berikan Saja Pada Anak Yatim.


Tante Sekar Pun Diam Seketika, Kala Dirinya Sudah Tau Kalo Suaminya Ternyata bukan anak Kandung Kakek Thomas dan Semua Bukti juga Sudah Ada Di dalam Berkas Berkas Itu.


Tante Sekar pun Tak Tau harus berkata Apa,


Tante Sekar Pikir, Suami nya itu Anak Kandung dari Kakek Thomas,


Dan Ia Malah Meminta Hak Yang Begitu Besar pada Kakek Thomas KarenA Ia Berpikir Suaminya Adalah Anak Kandung Kakek Thomas, Jadi Ia Wajar Wajar saja Meminta Bagian Yang Lebih Besar.


Dan Kenyataannya Suaminya Itu bukanlah Anak Kandung Dari Kakek Thomas, dan Ia Juga Baru Mengetahui semua itu dari Erlangga,

__ADS_1


" Apa Sekarang Kau Percaya," Tanya Erlangga.


" Masih Untung Kalian Di sayangi Kakek dan Beliau Memberikan Separuh Harta Warisannya Pada Suamimu," Kata Erlangga lagi dan Erlangga Pun Memberikan Dokumen Milik Pak Egi Suami Sekar ayah Dari Stella dan Memberikannya Pada Istrinya tersebut,


" Bawalah Ini, Ini pemberian terakhir Kakek Thomas Untuk Kalian," Jelas Erlangga Lagi.


Malah Kakek Thomas Tidak mau memberikan Sedikit pun Pada Egi Anak Angkatnya itu, Namun Kakek Thomas Menyerahkan Semua Pada Erlangga Bagaimana Baiknya.


Dan Erlangga Pun Memberikan Sebagian Harta Warisan Kakek Thomas Pada Pak Egi,


Karena Menurut Erlangga Pak Egi Juga Berhak Mendapatkan Harta Warisan Itu walau tak banyak,


" Ini semua Cukup Untuk Kehidupan Kalian Selama 7 tahun," Kata Erlangga.


" Dan Ini...." Jelas Erlangga dan Memberikan Dokumen Satu lagi Yang Harus Di Kelola Pak Egi, Agar dapat bertahan hidup kedepannya.


" Kakek Memberikan Perusahan Itu padanya, Kelola Dan Kembangkanlah, Jika Kalian Bisa Mengelolanya," Kata Erlangga Lagi.


TAnte Sekar Masih Bersyukur karena Ayah Angkat Suaminya Tak Menelantarkan Dan Membuatnya Menjadi gelandangan Namun Ia Harus Bisa Berhemat Demi Kehidupan Masa Depan Mereka,


" Sudah Cukup," Kata Erlangga Ringan.


" Kau Boleh Pergi," Kata Erlangga Sebelum Tante Sekar Pergi Erlangga pun memanggil Tante Sekar lagi.


" Tunggu Sebentar," Kata Erlangga Pelan.


" Aku Lupa, Kau harus Menandatangani Surat surat Ini," Kata Erlangga Dan Memberikan Dokumen dokumen itu pada Tante Sekar Agar Di Tandatanganinya.


" Apa Ini," tanya Tante Sekar bingung.


" Ini Adalah Bukti," Kata Erlangga Dan Tante Sekar Pun Menandatangani Dokumen Dokumen itu tanpa Bertanya dan Erlangga Pun tersenyum.


" Kau tau," Tanya Erlangga pada Tante Sekar yang Terlihat Bingung.


" Karena Kau Sudah menandatangani Dokumen Dokumen Ini, Berarti Kau Setuju Untuk Tidak Menggangu Kehidupan Istriku Untuk Selamanya," Jelas ErlanggA.


" Jika Kau Melanggarnya, Semua Warisan Yang Kau dapatkan Barusan, Akan Saya Ambil Kembali, Kau mengerti," Kata Erlangga Tegas.

__ADS_1


__ADS_2