AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 118


__ADS_3

SATU BULAN KEMUDIAN...


Ayu Dan Keluarga Erlangga Mengadakan Sukuran 4 Bulanan Untuk kehamilan Ayu.


Hanya Keluarga Samudra Yang Merayakannya.


Selama Sebulan Ini Tante Sekar dan Keluarganya tak Pernah Lagi Mengganggu Ayu.


" Ay..." Panggil Diana pelan.


" Ya Apa Nan," Jawab Ayu pelan.


" Apa kau mengundang Pak Hans Juga," Tanya Diana Penasaran


" Iya... Itu Juga kan Keinginan Mas Elang Yang Mengundangnya," Kata Ayu memberi Tau Diana perihal Erlangga mengundang Hans..


" Aaah Jadi Kakak Gue Yang Inisiatif buat Undang Pak Hans," kata Diana Aneh.


" Iya.. Kenapa Emangnya," Tanya Ayu bingung.


" Tidak apa apa, Gue Cuma Takut Kalo Dia Nanti Cari Gara Gara Aja Kalo Kesini," Kata Diana Cemas Pada Hans Yang Selalu Mendamba Ayu.


" Lu tenang Aja, Mas Hans Sudah Berubah Kok," Kata Ayu lembut dan Mengira Kalo Hans Selalu perhatian Padanya Hanya Karena Menggapnya Adiknya Saja, Begitulah Pikir Ayu saat Ini.


" Apa Lu Yakin," Tanya Diana tak mempercayai Perkataan Ayu.


" Gue Yakin Kok, Lu tenang Aja Nan, Mas Hans


Memang Sudah Berubah kok, Mas Hans Hanya menganggap Gue Sebagai Adiknya Saja," Kata Ayu Yakin.


" Hmmm Lu yakin Dia Cuma Nganggap Lu Adiknya," Tanya Diana.


" Iya... Lu Jangan Berprasangka Buruk Terus Sama Mas Hans, Kalo Bukan Karena Dia Mungkin Gue udah Mati," Kata Ayu Mengingat Kejadian Itu lagi


" Iya Juga Sih.., Ya udah Kalo Gitu Gimana Kata Lu aja Deh Ay," Kata Diana Percaya tak Percaya.


Tak berapa Lama Hans pun Tiba di Rumah Erlangga.


Erlangga Pun Menyambutnya dengan Ramah.


" Selamat Sore Pak Hans," Sapa Elang Pada Hans yang Baru tiba Di Kediamannya.


" Selamat Sore Pak Erlangga, Bagai Mana Kabar Anda," Tanya Balik Hans Sopan.


" Baik, Sangat Baik Sekali, Anda Sendiri," Tanya Erlangga.

__ADS_1


" Baik," Kata Hans Sopan.


" Silahkan Masuk Pak Hans," Ajak Erlangga.


Hans Pun Masuk dan ikut Duduk Dengan Semua Para Tamu dan Teman Teman Erlangga Di Sana.


" Bagaimana Kabar mu Hans," Tanya Lutfi Sopan.


" Saya Baik Baik saja," jawab Hans Singkat.


" Syukur lah Kalo Kau Baik Baik saja," Kata Lutfi lagi.


" Hmmm," Hanya Itu yang keluar dari Mulut Hans Hans Mencari Keberadaan Ayu Dan Hans Menelusuri Setiap Ruangan Dengan Bola Matanya Mencari Dimana Ayu.


Tak lama Ayu pun Keluar Dari Dapur karena Dia Membantu Diana Dan Monika di sana.


" Hai...," Sapa Hans Saat Melihat Ayu dan Hans pun mendekatinya.


" Mas Hans, Mas Sudah Datang," Kata Ayu Senang Saat melihat Hans,


" Iya....Selamat Ya Atas Kehamilan yang Ke 4 Bulan," Kata Hans Lembut.


" Iya Mas Makasih," Jawab Ayu pelan.


Erlangga yang terus Memperhatikan Ayu dan Hans Pun Di Ejek teman temannya.


" Ternyata Hans Masih Menyimpan Rasa Cinta Untuk Istri Erlangga," Kata Lutfi pada Diego segaja Menggoda Erlangga.


" Kau Benar Juga Fi, Lihat Saja Tatapan Hans Pada Ayu, Begitu Mendamba Seperti Itu," Kata Diego malah Sengaja Memanas Manasi Erlangga Yang Begitu Gundah karena Melihat Kedekatan Hans Dan Ayu.


" Memangnya Siapa Dia," Tanya Tony pada Mereka Berdua


Tony belum Tau Menau tentang Hans yang Telah Menolong Ayu, Tony Hanya mengetahui Ayu Hilang saja Dan Tak Tau kalo Ayu pernah Tinggal Dengan Hans.


Lutfi pun menjelaskan Pada Tony bagaimana Kejadiannya..


" Apa.... Jadi Ayu pernah Tinggal hampir 2 Bulan dengan Hans," Tanya Antony yang Terkejut mendengar Berita Itu.


" Apa Lu yakin Kak, Kalo Hans Tak menyentuh Ayu Sedikit pun," Tanya Antony pada Erlangga.


" Apa Maksudmu Berbicara Begitu," Tanya Erlangga Pada Antony.


" Bukan Maksud Gue Ngejelekin Ayu si Kak, Cuma kan Lu Pikir aja, istri lu selama Hampir 2 bulan,tinggal Bersama Hans Bukan, Dan Hans Juga Memangggap Ayu sebagai Istrinya saat itu kan, Siapa Tau Mereka sudah Melakukan Hal Yang Tidak Tidak," jelas Antony merasa Curiga Pada Mereka Berdua yaitu Hans Dan Juga Ayu.


" Perkataan Thony, Ada Benarnya Juga Lang," Kata Lutfi membenarkan.

__ADS_1


" Gue Sih Sependapat Juga Sama Thony," Kata Diego ikut Nimbrung juga.


" Jadi Lu lu pikir Istri Gue Sudah Di Tiduri Hans, Begitu Maksud Kalian," Tebak Erlangga.


Dan Ke tiga Temannya Itu pun mengangguk tanda Membenarkan Apa Kata Erlangga.


Sebelum Teman Erlangga Curiga Pun, Erlangga Sudah Curiga Lebih Dulu, Erlangga Juga Takut Saat Ayu Amnesia Dia Kan Tak Mengingat siapa Dirinya, Dan Di situ juga Hans Datang mengaku sebagai Suaminya, Di Sana lah Erlangga Curiga Kalo Hans Dan Ayu Mungkin Pernah Melakukan " itu". Begitulah Pikir Erlangga Saat Itu,


Namun Saat Ayu Menceritakan Pada Erlangga Selama hampir 2 Bulan Hans Tak Pernah Sedikit pun Menyentuhnya, pikiran Erlangga Pun Sedikit Tenang, Namun Teman Temannya Malah Mengingatkan nya Lagi.


Waktu itu Hans hanya Memikirkan Kesehatan Ayu Saja, dan Saat Setelah Ayu Melahirkan Barulah Hans Akan Menikahi Ayu dan Akan Menjadi milik Hans Seutuhnya, Begitulah Yang Ayu Ceritakan pada Erlangga Dan Erlangga Pun Mempercayai Ucapan Istrinya itu.


" Istri ku Bukan Wanita Murahan Seperti itu," Kata Erlangga Membela Istrinya.


" Karena Aku Tau Siapa Istriku Seutuhnya," Kata Elang Lagi.


Erlangga Pun Menjauhi Teman Temannya Itu dan Menghampiri Hans Dan Ayu di sana.


" Mas," Panggil Ayu Senang dan Memeluk Erlangga Suaminya.


Namun Tiba Tiba Saat Ayu Memberikan Sesuatu Pada Erlangga Wajahnya Berubah Drastis menjadi Kesal.


" Kenapa," Tanya Erlangga Tersenyum Pada Istrinya yang terlihat Kesal.


Di benak Erlangga Selalu Memikirkan Apa Yang Di Katakan adik dan Juga Teman Temannya, Namun Erlangga Tepis Karena Ia Percaya Sepenuhnya Pada Istrinya itu.


" Mas Tau, Mas Hans Memberi Ku Ini," Kata Ayu Dan Memperlihatkan Kalung Mahal pada Erlangga,


Erlangga yang Bingung dengan Ayu yang Di beri Hadiah Mahal dan Bukannya Senang ia Malah Terlihat Kesal Pada Hans Yang Memberikan kalung Mahal itu.


" Kenapa Memangnya Dengan kalungnya," Tanya Erlangga bingung melihat Raut Wajah Ayu Yang Kesal.


" Mas Kan Tau kalo aku gak suka Barang Ginian," Kata Ayu Kesal.


" Maafkan Aku Pak Hans, Istriku tidak Bisa Menerima hadiah Semahal Ini," Jelas Erlangga Pada Hans.


" Saya Tau, Tapi Saya Hanya Bisa Memberikan Kalung Ini sebagai Hadiah Untuk seorang kakak Ke pada Adiknya," Jelas Hans Tak Bermaksud apa apa,


AH JADI HANS HANYA MENGGANGGAP ISTRIKU ADIKNYA, pikir Erlangga Tenang.


" Tapi Mas, Aku Gak Mau Menerima Barang Mahal Seperti itu," Kata Ayu beberapa Kali Menolak pemberian Hans.


" Terimalah, Aku Mohon Ay," Pinta Hans dan Mau Tak Mau Ayu pun menerima pemberian Hans Itu...


" Baiklah, Aku akan Menerimanya," Kata Ayu pelan, Ayu tak Enak Hati Menolak Pemberian Hans Lagi,

__ADS_1


" Terimakasih," Kata Hans Senang.


Erlangga Pun Mengajak Hans Berbicara Bersama Dengan Teman Temannya,


__ADS_2