
" Ay kalo yang Ini Bagaimana," Kata Diana Memberikan Baju Dres Selutut Pada Ayu yang sangat Cantik.
" Cantik Si," Kata Ayu dan Mengambil Dres itu untuk melihat Harganya.
GILA,,,MAHAL BANGET, dalam hati Ayu terkejut Melihat Harga Pada Dres itu.
" Mahal Banget Nan," Kata Ayu dan Mengembalikan Dres itu pada Diana.
" Mahal Apanya, Ini kan Cuma Harga 500 ribuan aja Ay," Kata Diana Bingung Kenapa menurut Ayu itu mahal padahal Menurut Diana Itu paling Murah.
" ini mahal Nan, Gue Kalo Beli Di Pasar Malam Bisa Beli Beberpaa Baju dengan Harga Segitu, lah Disini Harga Segitu cuma Kebeli Satu," Kata Ayu dan Memberikan Dres itu pada Diana.
" Apa,!!," Diana Terkejut Dengan Ucapan Ayu yang Seperti itu,
Diana Bingung Bagaimana Bisa Ayu Hidup Dengan Cara Seperti itu.
" Lu Emang Kalo Belanja Baju Gak Pernah Pergi Ke Mall gitu Ay," Tanya Diana penasaran.
"Jarang Jarang, Ya Gue Kalo Belanja Pas Gajian Aja, Itu pun Di pasar Malam Bersama Monika," Jelas Ayu.
" Hmmmm Gitu, Tapi ini kan Kakak Gue Yang Suruh, Kalo Lu Mau Protes ya Sama Kakak Gue Bukan sama Gue," Jelas Diana.
" Gak Berani Gue, tar Gue Malah Di Omelin," Kata Ayu Cekikikan.
" Makannya, Lu Turutin aja apa Kata Gue, Lu tau Sendiri kan kalo Kakak gue Udah Ngomel Kaya Gimana," kata Diana Lagi dan memberikan Dres Mahal itu.
" Iya Iya..." Kata Ayu, ia tak bisa Menolak Apa Yang Di katakan Diana.
Diana Mengambil Baju Apa Saja Yang Ia lihat dan Menurutnya Cocok Untuk Ayu.
" ini...Bagaimana Ay...Nah Yang Ini ya.. Yang Ini juga...dan Yang Ini juga..." Kata Diana Kalap melihat Barang Barang Brendit dan mengambil Baju beberapa,
" Udah Cukup Nan, Ini Terlalu Banyak," Protes Ayu
" iiih ini kan Baru 10 Ay, Tar Gue Pilihin gaun Yang sangat ****," Goda Diana pada Ayu
" Mbak, Yang Ini semua Bawa ya," Kata Diana menyuruh Pegawai Agar membawa Bajunya, karena Terlalu Banyak Pegawai pun menyuruh Satu orang Lagi untuk membantunya.
" Iya Nona," Kata Pegawai Toko itu yang ternyata Tau Siapa Diana Sebenarnya.
Diana Pun Menuju Tempat Baju yang satunya Lagi.
" Lu sendiri udah Pilih belum Bajunya," Tanya Ayu bingung Karena Diana Belum menemukan Baju yang Sesuai dengan seleranya.
" Gue mah Gampang," Kata Diana Dan Menuju Toko lain Lagi.
" Selamat Pagi Nona Diana," Sapa Pegawai Baju yang Lain Lagi.
__ADS_1
PERASAAN SEMUA PEGAWAI MALL DI SINI PADA TAU SIAPA DIANA.dalam Hati Ayu bertanya
" Mbak, Lingerie yang Paling **** di sebelah mana ya," Tanya Diana.
" Di seblah Sana Nona," Kata Pegawai baju itu Menujuk Toko di sebelah Kirinya.
Dan Diana Pun Menuju Toko seblahnya. dan Mencari Lingerie yang Ia Sukai.
" Yang Ini Cantik Kan Ay," Kata Diana memperlihatkan Lingerie **** dan Tranfaran.
" iiih Lu ngapain malah Ngasih Baju yang kaya gitu sama Gue," Kata Ayu sedikit malu.
" iiih buat Godain Kakak Gue Ay," Kata Diana Cekikikan Melihat Rona Merah di pipi Ayu.
" Buat apa,? Gue Kagak Pake Baju aja Kakak Lu mah Udah Ke Goda," Kata Ayu pelan dan Berbisik dan Membuat Diana benar Benar ingin Sekali Tertawa karena Kepolosan Ayu,
Namun Ia Tahan karena Takut Ada Yang Penasaran Apa Yang mereka Katakan.
" Ya ampun Ay..Lu Jadi Orang Kok Lugu Banget Si," Kata Diana Mencubit Gemas Pipi Ayu.
" Emang Benar Kok, Lagian Kan Kalo berhubungan Suami istri kaya gitu kagak Pake juga tuh Baju," Jelas Ayu Polos dan ia memelan Kan Suaranya karena Malu takut ada yang mendengarnya.
Namun pegawai Wanita Yang Mendengarnya Hanya tersenyum.
" Ya ampun Ay...Lu tuh ya," Kata Diana tak Tau Harus Berbicara Apa lagi.
Ayu pun Mau Tak mau menuruti apa kata Diana,
" Iya Iya Iya...Apa kata Lu dah," Kata Ayu Pasrah.
Mereka Berdua Pun Selesai berbelanja,
" Oia Nan, Kok semua Pegawai di sini tau Nama Lu si," tanya Ayu penasaran Karena Dari semua Karyawan Yang Bekerja Di Mall pada Tau Nama Diana.
" Hehehehe ini kan Mall Milik Kakak gue," Kata Diana Berterus Terang.
" Maksud lu Mas Elang," Tanya Balik Ayu.
" Emangnya Kakak Gue Siapa Lagi Kalo Bukan Dia," Kata Diana Sedikit Kesal.
" Ya Kirain Gue Gitu ada Yang Lain, Bukannya Thoni Kakak Lu Juga," Jelas Ayu.
" Iya Juga Si," Kata Diana Mengingat Kakaknya Itu yang Sekarang Sudah pergi Ke Amerika lagi.
" Bagaimana Kabar Kakak Lu itu di sana," tanya Ayu penasaran Dengan Kabar Thoni.
" Kakak Baik Baik Saja," Jelas Diana.
__ADS_1
" Ah Begitu," Kata Ayu Singkat.
" Lu udah, ketemu Tas Yang Lu mau," Tanya Ayu mengalihkan Pembicaraannya.
" Udah nih, Nah Lu Lihat Aja, Cantik kan," Kata Diana Memperlihatkan Tas Mewah dan Mahal itu Pada Ayu.
" Cantik Si, Berapa Harganya," Tanya Ayu penasaran.
" 80 Han," Kata Diana Singkat.
" Murah Banget, 80 Ribu Maksud Lu," Tanya Ayu lagi.
" 80 Juta Ay... Masa Iya Tas Cantik Mewah Gini 80 ribu," kata Diana Seperti tak Jadi Masalah dengan Harga Tas Semahal itu.
" Apa..?? 80 Juta...." Teriak Ayu Sedikit Kencang dan Membuat Orang yang Lalu lalang Sebentar memperhatikan Mereka Karena Teriakan Ayu, Ayu pun buru buru menutup mulutnya karena malu di perhatikan seperti itu.
" Ups," kata Ayu menutup Mulutnya.
" Emang Kenapa Ay, Ini Kan Barangnya Brandit, segini mah Murah Tau," Jelas Diana yang Sudah Terbiasa Berbelanja barang Mahal dan Mewah.
" Murah Apanya, Gue Nih Ya kalo belanja Di Pasar Loak, Tas Kaya Gini cuma 60, atau 80 an Nan, Haaaah Lu mah Malah Beli Tas Semahal ini, Di pasar Loak Juga Banyak Nan, Murah Lagi," Kata Ayu panjang lebar.
" Yailah.....Ya Lu Jangan Samain Barang Brandit Asli Gini sama Barang Loakan Lah Ay, Tentu saja Kualitasnya Beda," Jelas Diana tertawa pada Ayu.
" Gitu ya, Gue Pikir di mata Gue Semua Barang Terlihat Sama," Kata Ayu tersenyum.
" hahahhahaha Jelas Beda Lah Ay kualitasnya," Kata Diana Terkekeh karena Pemikiran Polos Ayu.
" Eh Ngomong Ngomong, Kakak Gue Dimana Ay," Tanya Diana Lagi dan Mencari Sosok Kakaknya itu.
" Di Sana.....Itu siapa Ya Nan yang Sama Mas Elang," Tanya Ayu saat melihat Punggung seorang wanita yang duduk di hadapan Elang.
" Gue Juga Gak Tau," Kata Diana Memperhatikan Juga, Diana Pun Bermaksud Menemui Kakaknya Itu Namun Di Tahan Ayu.
" Kenapa," Tanya Diana Yang Bingung Kenapa Ayu malah Menahannya.
" Mau Kemana," Tanya Ayu.
" Ya Gue Mau Nyamperin Kakak Gue Lah, Gue Pengen Tau Siapa tuh Cewek," Kata Diana Kesal saat melihat Kakaknya Yang Malah Duduk bersama Wanita Lain saat Istrinya Berbelanja.
Diana Pun Menghampiri Kakaknya dan Di ikuti Oleh Ayu yang Mengikuti nya di belakang.
***terimakasih Buat semua yang masih setia Nunggu kelanjutan Novelnya,
Maaf ya Kalo ada Kata kata Yang Kasar atau tulisan nya yang kurang Mohon di Maafkan Karena Masih Belajar, Mohon pengertiannya Dan Kalo Mau Komentar Silahkan Saja, Namun Jangan membulli ya, Soalnya Author juga Kan Manusia.. Ada Salahnya...tidak Sempurna..
Terimakasih***.....
__ADS_1