AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 102


__ADS_3

Ayu pun Menunggu Kakeknya di Caffe***** yang Terkenal Itu,


Ayu Duduk di Kursi, dan Menunggu Kakeknya Datang, Ayu benar Benar Sangat Ceria dan Tak sabar ingin segera memberi tau Kakeknya tentang Berita Bahagia ini.


" Permisi Nona, Mau Pesan Apa," Tanya seorang Pelayan sopan.


" Saya Pesan Hot Chocolate, Ya Mbak," Kata Ayu Memesan untuk dirinya Sendiri.


" Hot Chocolate,, baik Nona Tunggu Sebentar," Kata Pelayan Itu dan meninggalkan Ayu.


Tak Lama Pelayan Itu pun datang Membawa Pesanan Ayu.


" Silahkan Nona," Kata Pelayan Itu setelah Menaruh pesanan Ayu.


" Terimakasih Mbak," Kata Ayu sopan.


Ayu pun Meminum Hot Chocolate nya Dan Selalu Memperhatikan Arah Pintu Caffe takut Takut kalo Kakeknya Datang langsung Mencarinya.


Tak Lama Kakek Thomas Pun Datang...


" Kakek.... Disini," Panggil Ayu Saat Melihat Kakeknya.


Kakek Thomas Pun Tersenyum saat melihat Cucunya Itu dan Menghampirinya.


" Apa Kabarmu Nak," Tanya Kakek Thomas Lembut dan Duduk.


" Aku Baik Baik Saja Kek," Kata Ayu Senang.


" Kenapa Dengan Pelipismu Nak," Tanya Kakek Thomas Hawatir Karen Melihat perban Yang Masih Menempel di pelipis Kanan Ayu.


" Ah.. ini..? Aku terjatuh Kek, Dan terantuk di Meja," Kata Ayu Tersenyum.


" Ya ampun Nak, Berhati Hatilah," kata Kakek Thomas Lembut,


" Iya Kakek, Kakek Mau Pesan Apa," Tanya Ayu Lagi


" Coffe Latte, Saja," Kata Kakek pelan.


" baiklah... Mbak" Kata Ayu dan Memanggil pelayan Caffe itu lagi.


" Iya Nona, Ada Yang Bisa Saya Bantu," Tanya Pelayan Itu sopan.


" Mbak, Saya Pesan Coffe Latte satu," Kata Ayu memesan Pesanannya lagi.


" Kakek Sudah Makan Siang Belum," Tanya Ayu Lagi Kakek pun Menjawab Dengan Gelengan Kepala,


" Bagaimana Kalo Pastry," Tanya Ayu pada Kakeknya dan Kakeknya pun Mengangguk.


" Pastry Satu, Dan Satu lagi Cheese Cake," Kata Ayu memesan pesanannya.


Dan Pelayan Itu Pun Mencatat pesanan Ayu.


" Ah Iya Mbak, Pastrynya salted Egg Croissant Ya," Jelas Ayu Lagi


" Iya Nona," Kata Pelayan Sopan.


" Kakek Sendiri bagaimana, apa Kakek Baik Baik saja, Kakek Sehatkan" Tanya Ayu Lembut Ayu merasa Hawatir dengan Raut Wajah Kakek yang Terlihat Cemas dan Gelisah.


" Tentu saja, Apa Kau Tidak Lihat Sayang...Aku Baik Baik Saja," Kata Kakek Menunjukan Kesehatannya Namun Terlihat Pucat Di raut Wajah nya Seperti merasa Tertekan.

__ADS_1


" Syukurlah Kalo Kakek Baik Baik Saja," Kata Ayu Lembut.


" Permisi Nona, Tuan, Pesanan Anda," Kata Pelayan Yang Baru saja Datang.


" Ah Terimakasih Mbak," Kata Ayu Lembut.


Dan Pelayan Itu pun Menaruh Pesanan Mereka Di Meja.


" Silahkan Tuan, Nona," Kata Pelayan Itu lagi Sopan.


" Terimakasih Mbak," balas Ayu.


" Silahkan Kek, Ini Coffe Latte nya, Dan Ini Pastrynya buat Kakek," Kata Ayu Dan Menyerahkan Pesanan di Hadapan Kakek.


" Terimakasih Sayang," Kata Kakek Thomas Dan Menyantapnya Pelan.


Ayu Yang Melihat Sosok Kakek Thomas Yang Seperti Memikirkan Sesuatu Merasa Penasaran Kenapa Kakeknya Seperti Merasa Gelisah.


" Kakek Mengajakku Bertemu, Bukan kah Ada yang Mau Kakek Katakan," Tanya Ayu pelan.


" Iya,," Jawab Kakek Thomas Canggung.


BAGAIMANA AKU HARUS MENGATAKAN SEMUA INI TUHAN, dalam Hati Kakek Thomas Cemas.


" Aku Juga Kek, Ada Yang Mau Aku Katakan Pada Kakek," Kata Ayu Pelan.


Mereka Berdua Tidak Tau Kalo Sedari Tadi Ada Yang Menguping Pembicaraan Mereka Di Belakang Ayu.


" Kau Saja Dulu Nak," Kata Kakek Thomas pelan, Namun Ayu melihat Raut Wajah Kakek Thomas yang Begitu Pucat dan Ayu pun Mengalah Biar Kakeknya Saja Yang dulu berbicara,


Ayu pikir Ia Masih Banyak Waktu untuk Mengatakan Pada Kakeknya Itu Nanti.


" Nak..." Panggil Kakek Merasa Tak enak Untuk berbicara.


" Aku Tidak Tau Harus Berkata Bagaimana dan Di mulai Dari mana," Kata Kakek Thomas Memulai.


" Ada Apa Kek, Katakan Saja," Tanya Ayu Semakin Penasaran Karena Melihat Raut Wajah Kakek Thomas Semakin pucat Saja.


" Apa Kau Bisa Melepaskan Erlangga untuk Stella Nak," Kata Kata Kakek Thomas Seperti Menusuk Hati Ayu. Dan Membuat Seseorang Yang Mendengarnya Pun ikut Membeku.


" Ma Maksud Ka Kakek Apa," Tanya Ayu Mulai Gugup karena Kakeknya Berkata Seperti itu.


" Kau Tau Nak, Setelah Pernikahanmu, dan Perjodohan Stella Batal, Stella Sekarang sudah Mulai Gila, Dia Akan selalu Mengancam Membunuh dirinya sendiri kalo Ia Tak Menikahi Erlangga, Kakek Tidak Mau Cucu Kakek Itu Berbuat Gila Seperti itu Nak, Kakek Mohon bercerai Lah Dengan Erlangga Demi Stella Sepupumu, Kakek Akan Berikan Apa saja Padamu, Harta Kakek, Kakek Akan Wariskan Semua Padamu, Tapi Kakek minta Bercerai lah Dengan Erlangga Suamimu," Kata Kakek Thomas Memohon pada Ayu.


" A Aku...Aku tidak Bisa Kek,?Aku Mencintai Mas Elang," Kata Ayu Lirih, Ia merasa Pahit Mendengar Permintaan Kakeknya itu untuk Bercerai Dari Erlangga.


" Kakek Akan Turuti Semua Ke inginan Kamu Nak, Kakek Akan Serahkan Semua Kekayaan Kakek atas Namamu," kata Kakek Thomas tak Menyerah Karen Ia Takut Cucu Kesayangannya itu Mengancamnya Bunuh Diri lagi.


" Bukan Harta Kakek yang Aku Inginkan," Kata Ayu Lirih


" A AApa.... Apa Kakek Tidak Pernah Mengangapku Cucu Kakek Juga," Tanya Ayu Mulai Meneteskan Air mata.


" Apa... Apa Kakek Tidak memikirkan Perasaanku juga," Kata Ayu pelan.


" Apa.. Apa Selama Ini Kakek tidak pernah Menganggap ku Cucumu, Bukankah Aku Juga Cucumu Juga Kakek,," Kata Ayu Mulai Menangis.


" Tidak Sayank, Bukan Begitu, Kau Juga Cucuku, Tapi Stella Lebih Membutuhkan Erlangga dari Pada Kamu Nak," Kata Kakek Thomas Lagi.


Seseorang Yang Mendengarnya Pun Merasa Kesal Dan menahan Amarah dengan Perkataan Kakek Thomas Itu.

__ADS_1


" Tapi Aku Juga Membutuhkan Mas Elang Kakek, Hanya Dia Yang Aku punya," Kata Ayu Menangis.


" Dengarkan Aku Nak, Kalo Kau Bercerai Dengan Erlangga Kau akan Tinggal Bersama Ku,, Dan Semua ke kayaan Kakek Atas Namamu," Kata Kakek Thomas lagi.


" Kalo Kau Tidak Bercerai dengan Erlangga...," Kata Kakek Thomas mulai Menaikan Nada Suaranya.


" Aku tidak akan pernah Menganggap mu Cucuku Lagi," Kata Kakek Thomas Bermaksud Mengancam Ayu, Karena Kakek Thomas Merasa Kalo Ayu Mulai Menyayanginya dan apa pun Perkataan Kakek Thomas Pasti akan Di turuti karena Kakek Thomas Yakin kalo Ayu akan Menurutinya.


" CUKUP..." bentak Seseorang dan Menghampiri Ayu Dan Merangkul Cucunya Itu agar Tak Terjatuh Karena Syok.


" Kakek," Kata Ayu Kaget kenapa Kakek Bayu Ada Di Sana dan merangkulnya lalu Sejak Kapan Kakek nya itu mendengarkan.


" Aku Tidak Menyangka Kau Akan Berkata Seperti itu pada Cucumu Sendiri Thomas," Kata Kakek Bayu Marah.


" Kau Mau Membuang Gadis Ini Dari kehidupanmu...." Kata Kakek Bayu menahan amarah.


" Dengan Senang Hati aku Akan Menerima dan Menganggapnya Cucuku Sendiri," Kata Kakek Bayu Mulai Marah Pada Sahabatnya Itu.


" Kau Pikir Aku Akan Melepaskan Cucuku ini," Kata Kakek Merangkul Ayu


" Tidak Akan," Kata Kakek Bayu tegas.


Ayu yang Mendengar Kakek Bayu yang Begitu Menyayanginya merasa Tersentuh


KENAPA BUKAN KAKEK BAYU SAJA YANG MENJADI KAKEKKU, dalam Hati Ayu menangis


" kau pikir, Siapa yang Membuat Cucuku Terluka Seperti ini," Kata Kakek Bayu Tak Henti Hentinya meluapkan Kekesalannya Pada Sahabatnya Itu yang Benar Benar Egois, Dan hanya Mementingkan Cucu Yang satunya Saja, padahal Ayu Cucunya Juga,


" Cucumu yang Melakukannya," Kata Kakek Bayu Tegas.


" Dia iri dengan Kabahagian Kedua Cucuku, dan Malah Mencelakai Cucuku ini," Kata Kakek Bayu Membeberkan Semuanya Dan Kakek Thomas Hanya Diam Mendengarkan.


" Kau... yang Membuang Cucumu ini Sekarang, Jadi Jangan Salahkan Aku Jika Kau Ingin Bertemu lagi dengan Cucumu ini, dia Sudah Tidak Ada, karena Dia Sudah Menjadi Cucu kandungku," Kata Kakek Bayu Kesal.


" Aku tidak akan Pernah Membiarkan Kau Bertemu Cucumu," Kata Kakek Bayu lagi.


" Apa Lagi Cucuku Ini Sedang Mengandung Cucu Buyutku, Aku tidak akan Membiarkan Keluarga mu Menemui Cucu Buyutku Nanti," Kata Kakek Bayu


APA... JADI CUCUKU SEDANG HAMIL. dalam Hati Kakek Thomas Menyesali.


APA INI YANG MAU CUCUKU BERI TAU PADAKU, dalam hati Kakek benar benar menyesali nya.


" Ayo Nak, Kita Tinggalkan Tempat Ini," Kata Kakek Bayu Menuntun Ayu Yang Begitu terpukul karena Perbuatan Kakeknya.


" Kakek,,," Panggil Ayu Pada Bayu.


" Ada Apa Nak," Tanya Kakek Bayu, Kakek Bayu Tak Tega Melihat Wajah Pucat Ayu Sekarang.


" Tunggu Sebentar," Kata Ayu dan Berbalik Pada Kakeknya.


"Kakek Bilang Padaku tidak akan Menganggap aku Cucumu Bukan," Kata Ayu LiriH menahan air mata Agar Tak Jatuh.


" Dengan Senang Hati.... Aku lebih Baik Kehilangan Kakek Dari Pada Suami ku," Kata Ayu Menahan Tangis.


" Karena Dari dulu kau Memang Bukan Kakekku," Kata Ayu Berusaha Kuat.


" Terimakasih.... Karena Kakek Sudah Membuang Anak dan Juga Cucumu," Kata Ayu Menangis dan Kakek Bayu pun Membawa Ayu Yang Benar benar Terpukul.


Kakek Thomas Yang Mendengar Perkataan Ayu pun Mengingat perlakuan Dirinya Pada Putranya dulu.

__ADS_1


YA TUHAN,, AKU TIDAK SADAR KALO PERBUATANKU DULU PADA PUTRAKU KINI TERULANG LAGI PADA CUCUKU. dalam hati Kakek Thomas Menjerit


__ADS_2