AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 111


__ADS_3

" Bawahan Gue Mana Mungkin bohong Lang, Lu Lihat Sendiri Bukan, Kalo Berkas Berkasnya Saja Membuktikan Kalo Memang Istri Hans Sudah Lama Meninggal," Jelas Jordy.


Elang Memang Sudah Membaca Semua Berkas Berkas saat Istri Hans Meninggal dan istri Hans Meninggal Dalam Keadaan Hamil,


Dan Di sana Juga Terdapat Tanggal kematian Viona,


" Gue Akan Mencari Kuburan Di Mana Viona Di Semayamkan," Kata Lutfi pada Elang,


Elang Memberi Tau Lutfi, Dimana Viona Di Kuburkan, Lutfi Pun Langsung Mencari tempat di mana Viona Di Kuburkan,


Tak Berapa Lama Bawahan Elang Pun Menelvon.


B : ...................


ELANG : iya,, Apa yang Kau dapatkan.


B : .......................


ELANG : Apa.....


B :...........................


ELANG : baiklah, Terimakasih,Kirim kan Semua Berkas Berkas Saat Viona Sakit di Rumah Sakit Itu


Elang Pun Menutup Telvonnya Itu....


" Bagaimana Kak," Tanya Diana Saat Elang Sudah Mematikan Telvonnya.


" Ternyata Benar, Saat di Rumah Sakit Ada Yang Kecelakaan Namun Orang itu belum Tau Namanya, Setelah Beberapa Hari Hans Pun Memberi Tau Suster Yaitu Viona, Namun Viona Ini Hilang Ingatan Saat Datang Ke Rumah Sakit Itu, Dan Hans Yang Menolongnya," Kata Elang Pelan.


" Pantas Saja Kita Mencari Ayu tidak ada di mana Pun Berada ternyata Ayu Hilang Ingatan, Maksud Kakak Begitu," Tanya Diana penasaran.


" Jadi Menurut Lu, Hans Mengambil Kesempatan Saat Ayu Hilang Ingatan Karena Wajah Ayu Sangat Mirip dengan Viona Istrinya," Tanya Diego Pada Jordy.


" Kemungkinan Begitu," Kata Jordy membenarkan.


" Karena Saat bertemu Gue Pun Ayu Sama Sekali Tak Mengenal Gue," Kata Jordy.


" Sama Kak Jordy kan, Ayu Belum Terlalu Kenal Kak, Mungkin Kalo Sama Aku, Atau Monika Ayu bakalan Ingat," Kata Diana.


" Kau Benar Juga Sayank," Kata Jordy


" Aku Akan Menemuinya Dan Memberi Tau Padanya Kalo Aku Suaminya.." Kata Elang Tak Sabaran.


" Kak, Kakak Tau Kan Sekarang Ayu Lagi Kebingungan, Jangan kan Orang Lain Pada Dirinya Sendiri saja Ayu Tak Ingat," Kata Diana Lagi Mengingatkan Elang Akan Kesehatan Ayu saat Ini.


" Lalu Aku Harus Bagaimana Nan," tanya Elang Bingung Harus Bagaimana.


" Kakak Sabar Aja Dulu," Kata Diana,


" Aku Akan Mengawasi Rumah Nya Itu, Kalo ada Kesempatan Aku akan Menemuinya," Kata Diana Lagi.


Semua Orang Sudah Tau Dimana Ayu Tinggal Sekarang.

__ADS_1


dan Sedkit demi Sedikit mereka Semua Bermaksud Mendekati Ayu Berlahan Lahan,


DI RUMAH HANS...


" Mas... Aku Mau Kedepan Ya, Mau Berjemur di Taman," Kata Ayu Pada Hans.


" Iya Sayank, Tidak Apa apa, Tapi Nanti Mas Akan Menemui Rekan Bisnis Mas," Kata Hans memberi Tau Ayu Kalo Nanti Hans Akan Menemui Rekan Bisnisnya.


" Iya Mas, Tapi Mas Tidak Akan Pulang malam Kan," Tanya Ayu.


" Tidak Sayank," Kata Hans.


" Di Luar Juga Akan Ada Yang Nemenin Kamu, Mas Tidak Mau Kamu Kenapa Napa saat Mas Tidak Ada," Kata Hans.


" Iya Mas Tidak Apa apa," Kata Ayu Tersenyum.


" Aku Berjemur Dulu Ya Mas," Kata Ayu dan Berjalan Ke Luar.


Ayu dan Hans Tidak Tau Bahwa Dari Tadi Sudah Ada Yang mengawasi Mereka.


Hans Pun Pergi Menemui Rekan Bisnisnya Itu Sedang kan Ayu Duduk Di Kursi Taman Sedang Berjemur, Kata Dokter itu baik Buat Kesehatan Bayinya, Dan Ayu Tak Sendirian Dia Di Temani Ajudan Hans.


Ayu Melihat Seorang Gadis Sedang Berlari di Taman Itu dan Dia Lebih Dulu Ada Di sana Sebelum Ayu, Dan Ajudan Hans Pun Tak Menaruh Curiga Karena Gadis Itu Biasa Saja Seperti Tak Mengenal Majikannya.


" Host Host Host....Maaf Apa aku Boleh Duduk di Sini," Kata Seorang Gadis Itu pada Ayu ia Sangat Kelelahan.


" Silahkan," Kata Ayu pelan.


" Haaaah...Sangat Melelahkan," Kata Gadis Itu dan Meneguk Air Minum yang di Bawanya.


" Iya.." Kata Ayu Pelan,


Ayu terus saja Memperhatikan Wajah Gadis Itu, Ia Merasa Pernah Melihat Wajah Gadis Itu, Tapi Dimana


SEPERTINYA AKU PERNAH MELIHAT GADIS INI TAPI DIMANA,pikir Ayu Mengingat Siapa Gadis Itu.


" Apa Kau mengenal Ku," Tanya Ayu Pelan.


" Kau Sendiri, Apa Kau Mengenalku," Tanya Balik Gadis Itu.


" Entahlah, Tapi Aku pernah Melihat Wajahmu Tapi aku Tak tau Dimana," Kata Ayu memperhatikan Gadis Itu.


" Ingatlah Padaku Ay," Kata Gadis Itu pelan dan Berbisik Hanya Ayu yang Mendengar Itu,


Ternyata Gadis itu Adalah Diana, Sejak Pertama Melihat Diana Tak Percaya Bahwa Itu Ayu, Namun Setelah Di Lihat Lebih Dekat ternyata Benar memang Ayu, Namun Ayu Malah Tak Mengenalinya.


" Apa Yang Kau Katakan," Tanya Ayu Semakin Penasaran.


Diana Yang Tau Kalo Ayu sedang Di awasi Oleh Bawahan Hans pun Berpura Pura Tak Mengenal Ayu.


" Tidak apa apa, Aku Saja Baru Datang di Kota Ini Sebulan Yang Lalu, Jadi Aku Juga Belum Terlalu Hafal Wajah Orang Di Sini," Jelas Diana Pada Ayu dan Tersenyum.


" Ah Jadi Kau Orang Baru Di Sini Juga Kalo Gitu," Tanya Balik Ayu.

__ADS_1


Entah Kenapa Ayu Merasa Nyaman Berbicara Dengan Gadis itu, Seakan Sudah Lama Mereka Saling Kenal.


" Ah Namamu Siapa," Tanya Diana Pada Ayu.


" Viona," kata Ayu dan Memperkenalkan Dirinya.


" Ah Viona... Namaku DIANA, panggil Saja Nana, Keluarga Ku Biasanya Memanggilku Begitu," Kata Diana memperkenalkan Dirinya.


" Diana, Nana..," Ayu Seperti Mengingat Nama Itu, Tiba Tiba Kepalanya Pusing Karena Mengingat Sesuatu.


" Aah Kepalaku...Sakit Sekali," Kata Ayu Meringis Kesakitan dan Ajudan Pun Sigap menghampiri Majikannya.


" Apa Nyonya Tidak Apa apa," Tanya Ajudan Hans Hawatir Pada Majikannya Itu.


"Apa Kau Tidak Apa apa," Tanya Diana Merasa Hawatir Juga.


" Kepalaku Sakit Sekali..." Kata Ayu Menahan Rasa Sakit Di Kepalanya.


" Kita Ke Rumah Sakit Saja," Ajak Diana Merasa Hawatir Pada Sahabatnya Itu.


" Maaf Nona, Majikan Saya Memang Selalu Seperti Ini, Jadi Saya Harus Membawanya Ke Dalam Rumah Saja, Nanti Juga Sembuh Kembali," Kata Ajudan Hans,


Hans Memberi Tau Ajudannya bila Mana Sakit Majikannya Itu Datang " Langsung Bawa Saja Ke Dalam Rumah, Jangan Membawa nya Ke Rumah Sakit." Begitulah Perintah Hans Pada Ajudannya.


" Kau Itu Bagaimana, Orang Sakit Seperti ini Mestinya Di Bawa Ke Rumah Sakit," Kata Diana Merasa Kesal Pada Ajudannya Hans Itu.


" Tapi Nona," Tolak Ajudan Hans


" Tidak Apa apa, Biar Nana Yang MembawaKu Ke Rumah Sakit, Dan Jangan Beri Tau Hans Kalo Aku Ke Rumah Sakit," Kata Ayu Pada Ajudan Hans Itu.


Ajudan Hans Pun Tak Bisa Bicara Apa apa Lagi dan Menuruti Majikannya Itu.


" Ayo Viona.." Ajak Diana Dan Memapah Ayu pelan.


Diana pun Langsung Meng Chat Erlangga Agar menemuinya di Rumah Sakit Nanti.


Ajudan Hans Pun Membawa Majikannya Itu ke Rumah Sakit Terdekat Di Sana.


Ayu Meminta Ajudannya Itu Agar Tak Memberi Tau Hans Tentang Sakitnya.


" Maaf Nona, Apa Nona Pernah Mengalami Kecelakaan Sampai Tulang kepala Otak anda Seperti Ini," Tanya Dokter saat memeriksa Ayu.


" Saya tidak Tau Dok, Tapi saya Selalu Merasa Pusing Kalo Saya Mengingat Sesuatu," Kata AYu semakin Penasaran.


" Begitulah, Apa Nona Masih Ingat Siapa Nona," tanya Dokter lagi.


" Iya Saya Tau, Kata Suami Saya Saya Itu Istrinya dan Nama Saya Viona," Kata Ayu Lagi.


" Setau Saya, Siapa Pun Orang Mengalami Kecelakaan dan Terluka Seperti Nona, Pasti Akan Mengalami Hilang Ingatan, Atau hilang Memorinya, Tapi Apa Nona Mengingat Siapa Nona Saat pertama Bangun dari Sakit atau Koma," Tanya Dokter Lagi.


" Seingat Saya Dok, Saya Pernah Koma Beberapa Hari di Rumah Sakit Di Kota C, Dan Saat Saya Siuman saya Tidak Ingat Sama Sekali Saya Siapa, Karena Di Samping Saya Ada Suami Saya jadi Saya mempercayainya," Jelas Ayu Lagi.


" Dok,, Apa Penyakit Seperti Ini Bisa Sembuh Dok, Apa Dia Akan Mengingat Kembali Memori nya Itu," Tanya Diana Penasaran.

__ADS_1


" Kemungkinan Kesembuhan dan Kembali Ingatannya hanya Beberapa Persen, Tergantung Bagaimana Cara Si Pasien mengingat Memorinya," Jelas Dokter lagi.


" Terimakasih Dok," Kata Ayu Lirih.


__ADS_2