
" Apa Kau tidak Akan Menyesal Sayank," Kata Elang pada Ayu.
" Aku tidak Akan Menyesal," Kata Ayu Dan Mendekat Pada Elang.
Mereka Berdua Pun Saling Berpandangan,
Dan Entah Siapa Duluan Yang Memulai Kini Mereka Berdua Sudah Saling Berciuman..
Elang Memeluk Ayu Lembut dan Mencium nya Semakin Menuntut,
" Apa Kau benar Benar Yakin, Ay," Tanya Elang Lagi memastikan Kalo Ayu Benar Benar Siap Untuknya.
Dan Ayu Hanya Menjawab Dengan Anggukan saja Bahwa ia Telah Siap.
Kini Elang Pun Mencumbu Kembali Istrinya Itu Dengan Lembut.
Tak Satupun Bagian Tubuh Ayu Terlewatkan,
Ia Ingin Mencoba Semua Bagian tubuh Ayu Yang Sangat ia Sukai,
di Mulai Dari Bibirnya Elang Mencium Ayu dengan begitu Intim dan Terus saja Merapatkan Tubuhnya Pada Ayu,
Kini Ayu Sudah Berada Di Bawah Tubuh Elang,
Ayu yang Dapat Perlakuan Kusus Elang Mengerang Terus menerus Di Bawah Tubuh Elang.
" Aku Suka Saat Kau Mendesah Di Bawahku," Goda Elang Lagi dan Ia Kini Malah Mencumbu Dua Gunung milik Ayu,
Dan Entah Sejak Kapan Baju Ayu Terlepas Semua,
Kini Elang Mengulum dan Menjilat Lembut Kedua Gunung Kembar Milik Ayu.
Ayu Menahan Erangan Agar tak Keluar Dari Mulutnya.
" Keluarkanlah, Aku ingin Mendengar mu Mengerah karena Perbuatannku," Goda Elang Lagi.
Kini Ayu Tak bisa Menahan Lagi Erangan Keluar dari Mulutnya.
" Aaaaaah Maaas," Erang Ayu Keenakan.
Mendengar Ayu Mendesah seperti itu membuat Elang Semakin Dalam M**j**t dan Men*ulu" Gunung kembar Ayu.
" uuummmmmm Maaas," Desah Ayu, Ayu tak Tau Ia Seperti Menginginkan Lebih Dari Itu.
Elang pun Semakin Menyiksanya Dengan Menciumi Area perut Milik Ayu Dan Lebih Bawah Lagi....
" Maaaas," Kata Ayu Menggeleng Dan Menahan Elang Agar Tak Lebih Bawah lagi.
" Kenapa, Apa Kau Tidak Menyukai Nya," tanya Elang Bingung Melihat Ayu Seakan Memintanya untuk Melakukan Namun Ayu malah Melarang Nya,
" Tidak, Bukan Itu," Kata Ayu tak Jelas, Ia Sendiri Tak Tau Maunya Seperti apa.
__ADS_1
Elang pun Tersenyum dan Kembali Mencium Bibir Ayu Lebih Dalam,
" Aku Tidak Tau Ini sakit apa Tidaknya, Karena Aku Belum Pernah Mengetahuinya, Namun Kata Sahabatku Ini Sangat Sakit Buat Mu, Tapi aku Janji ini tidak akan Sesakit Yang Aku Bayangkan," Kata Elang Menenangkan Ayu agar Tak Takut Padanya Saat Penyatuan Nanti.
Elang Sendiri pun Tak Tau, Sesakit Apa yang Akan Di Alami Ayu.
" Tidak apa apa, Aku Akan Menahannya," Kata Ayu Dan Memeluk Elang Yang Begitu Mencintainya,
Sesakit apa pun Ia Bisa Tahan,
AKU TAK PERDULI SESAKIT APA PUN ITU, AKU INGIN MEMBUATMU BAHAGIA,dalam Hati Ayu berkata Seperti itu.
AKU AKAN TAHAN SESAKIT APA PUN ITU, Dalam Hati Ayu lagi.
" Aku percaya padamu Mas, Kau tidak Akan Membuat ku Kesakitan," Kata Ayu Pelan.
Perkataan Ayu yang Mempercayai nya Membuat Elang Semakin Mencumbunya Dengan Gila.
Elang pun Memposisikan Miliknya Agar Menembus Pertahanan Milik Ayu.
" Maafkan Aku Sayang," kata Elang Sebelum Mencoba Menembus Pertahanan milik Ayu.
Pertama Masuk Ayu Meringis Kesakitan,
dan Membuat Elang Berhenti Agar tak Melakukannya Lagi Karen Ia Merasa tak Tega melihat Ayu yang Meringis Kesakitan.
" Apa Sesakit itu," Tanya Elang Hawatir Melihat Expresi Ayu yang Menahan Sakit.
" Tidak kok, Memang Sakit Tapi Aku Bisa Menahannya," Kata Ayu Lembut.
" Kenapa, Apa Mas Tidak Mau," Tanya Ayu Bingung.
" Aku mau, Jujur aku sangat Sangat Mau, Tapi melihatmu Merasakan Sakit seperti itu membuatku Merasa Bersalah," Kata Elang Lagi.
" Sejujurnya, Ini tidak terlalu Sakit, Memang Sakit Tapi Ini Membuatku Ingin Lebih Dan lebih," Kata Ayu dan Mencium Elang lebih Dalam.
Elang yang dapat kepercayaan Dari Ayu Memposisikan kembali Miliknya dan Pelan Pelan Menerobos Gawang milik Ayu.
Baru saja Masuk Kepalanya membuat Ayu Meringis Kesakitan,
" Aku Mencintaimu Ayu Oktavia Putri Mahardika," Kata Elang Sebelum Menerobos Masuk Lebih dalam Lagi dan Ia Berhasil Masuk, Dia Pun Berhenti sebentar.
Ayu yang Merasa ada sobekan di bawah sana ingin menjerit kesakitan Namun Elang Mencium Bibirnya Agar Sakit yang di rasakan Ayu Menghilang.
" Apa Masih Sakit," Tanya Elang 10 detik Yang Masih Menyatu dalam tubuh Ayu, Kemudian Ayu pun mengeleng tanda Tak Merasa Sesakit tadi.
" Tidak, Tidak Sesakit Tadi," Kata Ayu dan Mencium Kembali Suaminya.
" Hahhahaha Apa kau yakin," tanya Elang dan ia Tertawa saat Ayu Terus Menciuminya.
" Apa Mas Tidak Suka," Tanya Ayu Cemberut.
__ADS_1
" Bukan Tidak Suka Sayang, Aku takut Kau Meringis Kesakitan Lagi," Goda Elang.
" Memang Sakit, Tapi Nikmat," Kata Ayu Malu dan Menyembunyikan Wajahnya Di Dada Bidang Elang,
" Benarkah, Kalo aku seperti ini...." Goda Elang dan Ia Memompa Ayu Dengan Pelan dan Membuat Ayu Tak tahan Ingin Lebih,
" Aaaah Aaaah Eemmmm ," Racau Ayu tak Jelas.
" Hmmmm Apa Senikmat Itu," Goda Elang Intim di telinga Ayu dan Ayu Menganggukan Kepalanya.
" Hmmmm," Kata Ayu, Ayu tak Tau Harus Bicara apa, Yang Ia Rasa Nikmat Benar Benar Nikmat.
" Aaaah Sayank Ini Benar Benar Nikmat Kan," Kata Elang Merasa lebih Dari Nikmat, Ia Terus memompa Ayu Lebih Cepat dan Pelan Lagi Membuat Ayu Gemas Padanya Karena Terus saja Menggodanya.
" Bagian Mana Yang Kamu suka Sayang, Yang Pelan Seperti ini....Eeemmm Aaaahh" Kata Elang Lagi dan Memompa Ayu lebih Pelan.
" Apa Seperti ini...Uuuuuuuh Aaaaah." Kata Elang dan Memompa Ayu Lebih Cepat.
" Aaaaah Mas, Aaaaaah Jangan Menggodaku Aaaaaaaaah seperti itu," Kata Ayu di Sela desahannya.
" Sayang...Aku tak Bisa Menahannya lagi," Kata Elang dan Mempercepat Pompaannya.
Dan Elang pun Menumpahkan Benih Pada Rahim Ayu agar Ayu menjaganya nanti.
" Aaaaaaaaaaaarrrrrrgggg,," Erang Ayu dan Elang Berbarengan dan Mereka Berdua pun Ambruk kelelahan.
" Aku Mencintaimu Sayang," Kata Elang dan Mencium Lembut Bibir Ayu.
" Terimakasih telah Memberiku Kebahagiaan yang Tak Ternilai ini," Kata Elang lagi.
" Aku juga Mencintaimu Mas," Kata Ayu dan Membalas Cintanya Elang.
" Aku juga Berterima kasih Pada Mas, Karena Membuat aku Bahagia Seperti ini," Kata Ayu dan Memeluk Elang Sayang.
" Tentu saja, Apa pun akan Aku lakukan untukmu," Kata Elang dan Memeluk Erat Istrinya Itu.
" Istirahat Lah, Aku tau Kau pasti Lelah," Kata Elang lagi dan Menyuruh Istrinya Untuk Istirahat.
" Iya Mas," Kata Ayu dan Ia Pun Tertidur di pelukan Suaminya,
04 : 00 WIB....
" Sayang Bangunlah Ini sudah Pukul 4 pagi," Kata Elang Membangunkan Istrinya Untuk Sholat Subuh.
" eemmmm 5 Menit lagi Ya Mas," Kata Ayu Di dalam Selimut, Ia Merasa Lelah Karena Perbuatan Elang Yang Terus Melakukan "itu" Padanya Beberpa Kali, Mungkin Baru Satu jam Ayu Tertidur dan Ia Sudah di Bangunkan Lagi oleh Elang.
" Apa Aku Harus Melakukan "ITU" lagi agar Kau Bangun lebih Dulu," Goda Elang lagi dan Secepat Kilat Ayu Bangun.
" Mas ini, Aku kan Baru tidur mas, Itu juga kan Perbuatan Mas kenapa Aku Gak Tidur Tidur," Kata Ayu Kesal dan Membuat Elang Terkekeh Karena Ayu Merasa Kesal karena Perbuatannya.
" Hahhaha Maafkan Aku Sayang, Tapi Ini sudah Adzan Subuh, Kita Sholat dulu Baru Nanti Tidur lagi sayang," Kata Elang lagi.
__ADS_1
" Iya Mas," Kata Ayu dan Ayu Bermaksud Berdiri Namun Ia Malah Terjatuh dan Membuat Elang Hawatir Bukan Main.
" Apa Kau tidak Apa apa Sayang," Tanya Elang Hawatir.