
DI KEDIAMAN SAMUDRA
" Ayu,," Teriak Senang Diana saat melihat Ayu
" Nana," Kata Ayu dan memeluk Diana
" Gue kangen banget sama loh tau," Kata Diana merajuk
" Gue Juga," Kata Ayu senang.
Mereka tidak tau dari kejauhan Seseorang memperhatikannya
" Kekanakan," Kata Seseorang itu tersenyum dan berlalu menuju Ruangan kerjanya.
" Loh belum makan kan," Tanya Diana
" Belum sih," Kata Ayu
" Asiiiik hari ini makan nya Di temanin Sama Loh," Kata Diana
" Jadi loh belum makan juga ya,Kenapa?" Kata Ayu senang.
" iya, Gue kan Nungguin loh pulang dulu, Yuk kita makan," Kata Diana Mengajak Ayu ke meja Makan
" Looh,? Kak Lutfi masih di sini," Kata Diana heran melihat pak Lutfi duduk di meja makan
" Kenapa Memangnya, ini kan Jam Makan Sore, Gue juga laper kali," Kata pak Lutfi
" Selamat sore pak," Sapa Ayu sopan,
" Sore juga Nona, Ayo silah kan Duduk," ajak Pak Lutfi,
" Ini tuh Rumah Kak Erlangga Apa rumah Kak Lutfi Sih, Kok Jadi kak Lutfi sih yang Ngatur," Kata Diana Kesal.
" Memangnya Kenapa, El Maksud gue Erlangga Kan sahabat gue," Kata Lutfi hampir saja Keceplosan
" Ya kan Kak Lutfi itu cuma sahabat, Gue kan Adik nya, Mestinya Gue yang Ngomong Gitu sama Ayu, Iya Kan Ay," Kata Diana kesal pada Lutfi
__ADS_1
" Iya Iya Iya, Terserah Loh aja lah," Kata Lutfi mengalah
Dan Ayu hanya tersenyum melihat pertengkaran Kecil itu,
" Tuan Erlangga Kemana, Apa beliau tidak makan bersama Kita," tanya Ayu.
" Kakak lagi sibuk, Mana sempat dia makan bareng kita," Kata Diana kesal
" Heiiii,,,Kalian Lagi pada makan,? Gak Ngajak ngajak Gue lagi" Kata Seseorang baru tiba di kediaman Samudra
" Kak Diego, Ayo kak kita Makan," Kata Diana Senang melihat Diego
" Oke,, Adikku sayang," Kata Diego senang dan langsung duduk di meja makan bersama mereka.
" Oia Ay, Sebentar lagi kan hari Pernikahan loh, Gue ya yang pesan Gaun Pernikahan nya," Kata Diana Senang.
" iya Nona Ayu, Nana sangat pandai memilih dan dia jago sekali menilai," Kata Lutfi setuju.
" Maaf Pak, Panggil saja Saya Ayu, Jangan memanggil dengan sebutan Istilah Nona," Kata Ayu Malu malu
" Baiklah, Tapi Non, Maksud saya Kamu jangan memanggil saya dengan sebutan Pak Juga, Karena saya masih Muda," Kata Lutfi cengengesan.
" Iya Ay, Mereka kan Teman dan sahabat Kakak Gue, Jadi mereka juga keluarga Kita," Kata Diana
" Iya Na," Kata Ayu Malu malu
" Bagaimana Ay," Tanya Diana
" Apanya," Kata Ayu bingung
" Gaun pernikahanya Ayu," Kata Diana Kesal.
" Oh itu, Gue serahkan saja sama loh deh Na," Kata Ayu menyerahkan Tugas pada Diana.
" Oke, Besok Kita Fiting Baju Gaun pernikahan nya ya," Kata Diana Senang
" iya Oke," Kata Ayu setuju.
__ADS_1
Mereka Ber empat pun Melanjutkan Makannya dengan tenang.
" Ini sekarang Kamar loh ya Ay," kata Diana ketika tiba di depan kamar Atas dan membuka kan Pintu, mereka berdua pun masuk.
" Ini gak kebesaran Na, ini Luas banget," Kata Ayu Takjub melihat Kamar yang besar dan Luas.
" Ya Elah, Ni kamar menurut Gue kecil Kali Ay, tar pasti loh akan Kaget kalo udah nikah sama Kakak Gue dan loh tidur di kamarnya," Kata Diana panjang lebar.
" Ya itu sih menurut loh kecil Na," Kata Ayu
MENURUT GUE INI KAMAR BISA BUAT LAPANGAN BOLA KALI YA, SANGKING LUASNYA,batin Ayu cengengesan
" Kenapa loh malah senyum senyum sih," Tanya Diana Bingung melihat Ayu yang senyam senyum,
" Gak,,? Gue mikir aja, ni kamar bisa juga buat main bola," Kata Ayu cengengesan
" Loh pikir ni Kamar Lapangan," Kata Diana ikut cengengesan
" Hehehehe abisnya luas banget kaya lapangan," Kata Ayu
" Kalo kamar sekecil ini di bilang lapangan, Kamar Kakak Gue yang super luas apaan dong," Tanya Diana bercanda,
" Landasan pesawat," Kata Diana geli
" Waaah Jadi luas banget dong Na," Kata Ayu Antusias
" Loh penasaran Kan," Goda Diana
" Iya sih,," Kata Ayu malu malu
" Loh lebih penasaran Sama Kakak Gue nya apa sama kamar Kakak gue nya," Goda Diana lagi
" iiiiih apaan sih," Kata Ayu Malu malu
" udah Ah sana Tidur," Kata Diana
" Iya,"
__ADS_1
" Ya udah Gue juga ngantuk, Bye Ay," Kata Diana meninggalkan Ayu di kamarnya.