AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 108


__ADS_3

Mulai Sekarang Ayu akan Menerima Dirinya Sebagai Viona, Karena Semua Bukti mengarah Padanya, Begitulah Yang Di pikirkan Ayu Saat Ini Mau tak Mau ia Harus MenerimA Kenyataan Bahwa Ayu memang Viona.


Selama Tinggal di Sana, Ayu Selalu mencari Informasi Tentang Dirinya pada Semua pelayan Yang Ada Di Rumah Besar ini,Ayu selalu merasa Aneh Dengan Identitasnya itu dan Ia pun Menanyakan Pada Semua Pelayan Siapa Viona,


Namun Semua pelayan Hanya Diam,


Jika Ayu bertanya Semua Pelayan Pasti akan Meninggalkannya Dengan Alasan Pekerjaan.


Hanya Kepala Pelayan Yang Selalu Meresfon Apa pun Yang Ayu Tanyakan Tentang Dirinya pada Kepala Pelayan.


Namun Jawaban Kepala Pelayan Tak Membuat Hati Ayu Tenang,


Ayu Seakan Berfikir Bahwa semua Itu Bukanlah Hak Miliknya...entah Itu Suami, Rumah, Dan Kekayaan Hans Bukanlah Hak Miliknya..


Dan Akhir Akhir Ini Ayu Selalu Bermimpi Seorang Nenek Tua Yang Selalu Menangis, Namun Saat Ayu Bertanya Kenapa Nenek Itu Menangis, Nenek Itu Malah Memeluknya dan Berkata," Pulang Lah Nak, Pulanglah Bukan Di Sini Tempatmu Nak,pulang Lah Nak Pulanglah,"


Entah Kenapa Ayu Selalu Memikirkan Seseorang Yang Selalu Ada Dalam Mimpinya Itu.


Ayu Juga Bingung Ayu Sama Sekali Tak Mengenali Nenek itu, Dalam Hati Ayu Selalu Bertanya "Siapa Nenek itu sebenarnya, Kenapa Dia Berkata pulang lah Padaku"


Dalam Hati Ayu Selalu Bertanya Tanya siapa Nenek itu.


APA DIA NENEKU, dalam Hati Ayu bertanya..


Ayu Selalu Bertanya tentang mimpinya Itu pada Hans Namun Hans Malah Manjawab


" itu kan Hanya Bunga tidur Sayank, jangan terlalu di pikirkan,"


Ayu yang merasa Janggal dengan Mimpinya itu Akan Menyelidikinya Sendiri,


Ayu juga Merasa Sepertinya Hans Menyembunyikan Rahasia.


Ayu juga Merasa Aneh pada Hans, Kalo memang Benar Ayu Adalah istri nya Kenapa Hans Tidak Pernah Menyentuhnya Sedikit pun, Apa lagi Tidur berdua satu Ranjang..


Selama Ini Hans Dan Ayu Selalu tertidur terpisah,namun Ayu Bersyukur Akan hal Itu,


itulah Yang Jadi pertanyaan Ayu selama Ini..


SEBULAN PU BERLALU....


Walau pun Sudah Sebulan Hans Belum pernah Menyentuh Ayu sedikit pun, Karena Hans Tau Kalo Ayu memang Bukan Viona Mediang Istrinya.


Hans Akan Melakukan Pernikahannya Nanti Setelah Ayu Melahirkan Dan Ayu benar Benar mencintainya..


Memang Sekarang Ayu Tak Menunjukan Rasa Cintanya Pada Hans,


Dan Hans Pun Akan Membuat Ayu Mencintai nya..

__ADS_1


" Sayank..." Panggil Hans Saat Melihat Ayu Duduk Di Taman Rumah yang Sedang Minum teh di temani Rena Sang Kepala Pelayan.


" Iya Mas.. Kenapa," Tanya Ayu Saat Melihat Hans Menghampirinya,


" Besok, Aku Akan Ke Kota A, Dan Tinggal di sana Untuk Beberapa Minggu, Apa Kau Mau Ikut Apa Mau Tinggal Di sini," Tanya Hans Pada Ayu.


Hans Akan Menemui Rekan Bisnisnya di Kota A Dan Akan Memenuhi Kontrak Dengan Rekan Bisnisnya itu,


" Hmmmm... Aku Sih Maunya Di Sini Aja Mas, Tapi Kalo Mas Lama Begitu, Mending aku Ikut juga aja Deh," Kata Ayu pelan.


" Itu Terserah Padamu Sayank, Mas Juga Tidak Memaksa Kau Untuk Ikut, Lagi pula Di Sini Ada Banyak Pelayan Yang Akan Menemanimu," Kata Hans Lagi..


" Aku Ikut aja Deh Mas, Aku Bosen Di Sini," Kata Ayu Kesal.


" Baiklah Sayank," Kata Hans Senang.


" Rena tolong Persiapkan Baju Baju Yang Akan Viona Bawa," Kata Hans Lagi Pada Kepala Pelayan.


" Baik Tuan Muda," Kata Kepala Pelayan.


" Tidak Usah Mas, Biar Aku Saja Nanti Yang Siapkan,Sekalian Punya Mas Juga," Kata Ayu Senang.


" Tapi Sayank... Mas Tidak Mau nanti kau Kelelahan," Kata Hans Sayank.


" Ya Ampun Mas, Aku Kan Cuma Menyiapkan Baju Baju Saja Mas, Bukan Kuli Panggul yang Bawa Berat Berat," Kata Ayu Cekikikan Karena Merasa Gemas Dengan Kelakuan Suaminya Itu.


" Baiklah, Terserah Padamu Sayank, Tapi Jika kau Lelah Panggillah Rena," Kata Hans Lagi.


" Iya Mas, Ya Sudah Aku Mau menyiapkan Perlengkapan Mas Dulu Ya," Kata Ayu beranjak Pergi.


DALAM PERJALAN...


Ayu Dan Hans Pun Bersiap Pergi Ke Kota A,


Di Sana Juga Hans sudah Menyiapkan Rumah Mewah Di Kota A untuk Beberapa Minggu untuk Mereka Tinggali.


Di Setiap Perjalanan ke Kota A.


Ayu Selalu memperhatikan Jalan, entah Kenapa Kota A ini, Seperti Ada Dalam Ingatan Ayu. Sepintas Ayu Melihat Kenangan Di Kota Ini Namun Ayu selalu Tepis Karena Merasa Aneh,


KENAPA AKU SEKAN PERNAH TINGGAL DI SINI, batin Ayu Bingung saat sepintas Bayangan Sekelebat Melintasi ingatannya.


YA TUHAN KENAPA DENGANKU INI,dalam Hati Ayu merasa Bingung.


Ayu pun melihat Toko yang Anehnya Seperti Tak Asing Baginya.


" Mas, Bisa Berhenti Sebentar Di Toko Sana," Kata Ayu pada Hans Saat Melihat Toko Ayam Crispy.

__ADS_1


" Ah Toko Ayam Yang Itu bukan Sayank," Tanya Hans Saat Melihat Toko Ayam Crispy yang Dulu Ayu Pernah Kerja Di sana.


" Iya Yang Itu," Kata Ayu Senang.


" Ya Sudah, Mas Parkir dulu ya," Kata Hans Dan Memarkirkan Mobilnya Di Sebelah Toko itu.


" Kamu mau ikut apa Tetap Di Mobil Sayank," Tanya Hans.


" Aku tunggu di Sini aja Ah Mas," Kata Ayu pelan, Ia Merasa mulai Pusing.


" ya Sudah Kalo Gitu, Mas Beli Dulu ya," Kata Hans Dan Masuk Ke Toko Ayam Crispy.


Ayu melihat Sosok Wanita Yang Baru Pulang Mengantar pesanan dan Memarkirkan Motor di Sisi Mobilnya.


Sepintas Ia Melihat Sosok itu di ingatannya, Karena Merasa Pusing Luar Biasa Jadi Ia Berhenti Mengingat Sosok Itu.


SIAPA WANITA ITU, KENAPA AKU SEPERTI MENGENALNYA, dalam Hati Ayu penasaran.


Baru saja Ayu Mau memanggil Wanita Itu memastikan Mereka Saling Mengenal Atau Tidaknya namun Wanita Itu sudah Sampai Pintu dimana Tempat Hans Keluar dari Toko itu Juga.


" Tu Tunggu Mbak," Panggil Ayu Lemah Namun Hans keburu Keluar dari Toko Itu dan Tersenyum Melihat Ayu Yang Baru saja Turun Dari Mobil dan Menghalangi Pandangan Wanita Itu Pada Ayu.


" Viona Sayank.. Kenapa Keluar," Kata Hans Sayang dan tersenyum melihat Ayu yang Turun dari Mobil.


Wanita itu pun Tak Melihat Wajah Siapa Yang Memanggilnya Itu,


Wanita Itu seperti mengenal Suara Yang Memanggilnya Itu dan Mencari Sosok Yang Memanggilnya.


SEPERTINYA AKU MENGENAL SUARA ITU, APA PENDENGARANKU SALAH, dalam Hati Wanita Itu.


AKU MENDENGAR SUARA AYU, APA AKU SALAH, dalam Hati Wanita Itu yang Ternyata Monika Sahabat Ayu.


TAPI PRIA ITU MEMANGGIL NAMANYA VIONA, dalam Hati Monika Mengingat Nama Panggilan Pria itu, Monika Pun Meninggalkan Mereka dan Tak Melihat Kembali Siapa Yang Tadi Memanggilnya,


" Maaf Mas, Aku Pikir Mas Bakalan Lama di Dalam," Kata Ayu.


" Sudah Kok, Ayo.." Ajak Hans Pada Ayu Agar Kembali Masuk Lagi Ke Dalam Mobil karena Cuaca Hari Ini Panas Sekali.


Makasih buat semua.....


Maaf ya kelanjutannya Agak lama...


soalnya kan, kita benar benar mikir, dan Gak asal Nulis aja,


Buat yang Gak suka Baca novel ini gak apa apa, Tapi Makasih sudah Sempat komentar dan Mengkritik,


Makasih Buat Semua😍

__ADS_1


__ADS_2