
" Hei Bro, Loh masih saja Kerja, Padahalkan Satu Minggu lagi loh Menikah,," Kata Diego saat baru sampai di Ruangan Elang.
" Iya kan Sob," Kata Diego lagi Bertanya Pada temannya yaitu Lutfi.
" Benar juga, Loh selalu saja sibuk," Kata Lutfi
" Lagi pula Pernikahannya Kan tidak Akan mewah, Jadi Tidak akan serepot itu," Kata Elang datar.
" Ah iya, Gue mau tanya, Bagai mana cara Loh menikah Sama Ayu, Bukannya Loh lagi Menyamar Jadi buruk rupa, Apa loh Akan Memakai Riasan Seperti dulu lagi saat Menakuti Gadis gadis Bodoh itu," tanya Diego penasaran
" Tidak, Gue akan menikahi Ayu sebagai Erlangga Elang Samudra, Yaitu Gue yang sekarang bukan Orang yang Cacat lagi," Kata Elang
" Apa, Apa nanti Ayu akan menerima Loh, Kalo Loh menipunya dengan cara Begitu," Kata Diego
" Kata Diego benar juga, Lagi pula kan Loh Mendapatkan Ayu dengan Cara loh pura pura Cacat seperti itu," Kata Lutfi membenarkan
" Baiklah tidak Ada cara Lain, Selain Gue jujur padanya Kan," Kata Elang,
" Apa Loh akan jujur padanya," Tanya Lutfi.
" iya, Memangnya Harus dengan Cara Apa lagi," Kata Elang kesal.
" Baik lah itu terserah kau saja," Kata Diego.
" Baiklah, Aku akan memanggil Pak Kim kemari," Kata Elang Mengangkat Telvon untuk memanggil Pak Kim.
ELANG : Pak Kim, Bisa keruangan ku,
Tak berapa lama Pak Kim pun Datang dan mengetuk Pintu ruangan Elang.
Tok
Tok
__ADS_1
Tok ( Suara pintu di ketuk )
" MASUK ," kata Elang di dalam Ruangan.
" Tuan Muda Memanggil saya," Tanya Pak Kim,
" Pak Kim, Tolong Panggilkan Ayu, Dan Diana ke Ruangan Saya," Kata Elang.
" Baik Tuan Muda," Kata Pak Kim, dan Pak Kim pun pergi untuk memanggil Kedua Majikannya itu.
" Kenapa Loh memanggil Diana Juga," Tanya Diego Bingung.
" Gue butuh bantuan Kalian Berdua," Kata Elang.
BEBERAPA MENIT KEMUDIAN
Ayu sangat senang Akhirnya Impian ia ingin melihat Erlangga terwujud juga,
" Aku harus pakai baju apa ya," Kata Ayu memilih Baju, dan ia pun menemukan baju yang sesuai untuknya,
" Ay, Kata pak Kim katanya Loh di panggil Kakak Gue ya," Kata Diana
" Iya," Jawab Ayu senang
FIRASAT GUE KOK GAK ENAK YA, batin Diana Was was.
" Ya udah, Ayo," Ajak Diana menggandeng lengan Ayu
" Gue bisa sendiri kok Nan, Loh gak usah temani gue," Kata Ayu, Ayu pikir Diana menemani Ayu takut kalo Ayu akan Kaget melihat Wajah Kakaknya itu.
" Gue di panggil Kakak Gue juga," Kata Diana memberi tau Ayu.
" Oh," jawab Ayu singkat.
__ADS_1
" Ayo, Kita bareng Aja," Kata Diana menggandeng lengan Ayu, dan Ayu pun setuju dengan gembira. Karena Orang yang Akan menjadi Suaminya Nanti mau menemuinya.
Ayu dan Diana Pun sampai di Pintu ruangan Elang.
Diana yang baru saja mau menerobos ruangan Elang di cegah Ayu pelan.
" Kenapa Gak mengetuk pintunya dulu si Nan," Kata Ayu pelan.
" Ah iya Ay Gue Lupa, Soalnya Gue slalu nerobos masuk kalo Ke ruangan Kakak Gue Ay,," jelas Diana pelan dan terkikik,
" Loh itu ya," Kata Ayu tersenyum. dan Ayu pun mengetuk pintu Ruangan Elang.
Tok
Tok
Tok ( Suara pintu di ketuk )
" MASUK," terdengar Suara Elang yang Khas menyuruh orang yang mengetuk masuk
Ayu dan Diana Pun Masuk Ke Ruangan Elang.
" Loh Kak Lutfi sama Kak Diego di sini Juga," Kata Diana bingung.
" Iya," Jawab Diego dan Lutfi hampir bersamaan.
" Kata Pak Kim Kakak Panggil Aku, Ada Apa Kak," Tanya Diana.
" Tidak Ada, Aku hanya Ingin bertemu dengan keluarga ku saja, Memangnya salah, Dan Aku ingin berbicara Pada Calon istriku," Kata Elang yang duduk membelakangi Mereka Berdua.
" Maaf Tuan, Tuan mau bicara Apa," Tanya Ayu Was Was.
" Pernikahan Kita Seminggu lagi Bukan, Aku hanya Ingin tau, Apa Kau sudah siap," Kata Elang yang masih Membelakangi mereka,
__ADS_1
" Siapa untuk Apa Maksud Tuan," Tanya Ayu penasaran