
22 : 00 WIB.
" Pasti Ayu Marah," Tebak Elang.
" Karena Aku Tak Mengatakan Apa apa Saat Pergi Tadi," Kata Elang lagi saat Dalam perjalanan Pulang.
" Sudah Jam Segini, Apa dia Sudah Tidur ya," Tanya Elang pada dirinya sendiri dan melihat Jam tangan Di pergelangan tangannya.
Setibanya Di Kediaman SAMUDRA Elang langsung Mencari Ayu di Kamarnya.
" Tidak Ada, Kemana Dia Sudah Jam Segini," Gumam Elang Saat mencari Keberadaan Ayu di Kamarnya.
" Apa Dia Keluar," Gumam Elang Lagi, Ia Tak Berani Bertanya Pada Bibi karena Jam Segini Mereka Sudah Pada Tidur dan ia tak mau Mengganggu Asisten Rumah nya.
" Apa dia Di Kamarnya," Kata Elang pelan Dan Mencari Ke kamar Ayu.
Elang Membuka Kamar Ayu Pelan Pelan dan Benar Saja Ia Melihat Ayu Sedang terbalut Selimut Di Atas Tempat Tidurnya.
Dan Elang pun tersenyum Lega Melihat Ayu ternyata Masih ada Di Sana,
Elang Pun mendekati Ayu Berlahan Takut Membangunkannya.
ia membelai Rambut Ayu dengan Sayank dan Memperhatikan Wajah Ayu yang Sangat Nyenyak Tidurnya dan Mencium Pucuk Kepala Ayu dengan Lembut.
" Istirahatlah," Kata Elang Pelan dan Berniat Meninggalkan Ayu di kamarnya.
Namun Tangan Mungil Milik Ayu Memegang lengan Elang..
__ADS_1
Dan Membuat Elang Terkejut,
" Mas Dari mana," Tanya Ayu Serak karena masih Di kuasai Ngantuk.
" Mas Tadi Habis ketemu Partner Kerja Mas, Maaf ya Sayank mas Gak Bilang Bilang," Kata Elang Dan Duduk Di Samping Ayu.
" Lain Kali kalo mau Keluar Bilang Bilang Dulu mas, Aku kan Jadi Gak Menunggu Mas Lama," Kata Ayu memeluk Elang.
" Maafkan Mas ya," Kata Elang merasa Bersalah.
" Itu kan Karena Tiba tiba, Mas Minta maaf," Kata Elang Dan Membalas Pelukan Ayu.
Elang Terkejut Saat Memeluk Ayu ternyata Ayu Memakai Baju yang Terlalu Tipis,
" Apa Kau tidak Kedinginan Sayank,Kenapa Malah Pakai Baju setipis Ini," Kata Elang Bingung di Musim Dingin Ini Ayu Malah Memakai Baju Setipis Itu.
APA IA TIDAK KEDINGINAN, pikir Elang Bingung
JADI DIA MEMAKAI BAJU TIPIS INI UNTUKKU, Dalam Hati Elang Tersenyum.
AKU MEMANG MENYUKAINYA, TAPI AYU TERLIHAT SANGAT LELAH, AKU TIDAK AKAN MENGGANGGUNYA, AKU JUGA TIDAK TEGA KALO HARUS MENGUASINYA SEKARANG. dalam Hati Elang Sayang
" Mas Suka, Cuman Kan Ini terlalu Tipis Sayank, Memangnya Kau Tidak kedinginan," Tanya Elang pura Pura polos.
Ayu Hanya Tersipu Malu Di Tanya Seperti Itu Oleh Suaminya,
BUKANKAH,, SETIAP LELAKI SUKA KALO GADISNYA MEMAKAI BAJU **** BEGINI, KENAPA MAS MALAH TIDAK MENYUKAINYA, dalam Hati Ayu merasa kecewa.
__ADS_1
APA BENAR IA TAK PERNAH MENGANGGAP AKU WANITA, pikir Ayu mulai kesal.
" Kau Istirahatlah Sayank, Aku tau Kau pasti Lelah," Kata Elang Lembut Dan Mencium Pucuk kepala Ayu dan Membaringkan Kembali Tubuh Ayu.
" Istirahatlah," Kata Elang Sebelum pergi,
" Mas Tidak Mau Melakukannya Sekarang," Tanya Ayu pelan dan Malu Malu,
Elang Sedikit tak Mendengarnya.
APA DIA SIAP SEKARANG, TAPI DIA TERLIHAT KELELAHAN batin Elang Kasihan ia Pun Pura pura tak mendengar Perkataan Ayu,
" Apa tadi katamu Sayank," Tanya balik Elang ia memang Sedikit mendengar apa Kata Ayu, namun ia hanya ingin Memastikan Pendengarannya saja.
" Sudahlah, Aku Mau Tidur," Kata Ayu Merasa Malu dan Menyelimuti Tubuhnya Dengan Selimut, Ayu tak Mau Elang Melihat Rona Merah Di Pipinya Karena Malu
" Ay," Panggil Elang Lembut agar Ayu Membuka Selimut Di Wajah dan Tubuhnya.
Namun Ayu Tak Menggubrisnya Ia tetap Saja Menutupi Wajah dan Tubuhnya Karena Merasa Malu,
" Bukannya Mas Tidak Mau Sekarang, Mas Tau Kau pasti Kelelahan Sayank, Jadi Kita Lakukan Besok Saja Ya, Bagaimana,? Besok Kan Kau Libur Kerja Bukan, Jadi Mas Mau Kau istirahat Untuk Besok Sekarang, Karena Besok aku Tak Jamin Kau Bisa Istirahat," Kata Elang Pelan dan tersenyum.
" Aku Pikir Mas Tidak Mau Melakukannya Dengan Ku," Tanya Ayu pelan masih Di dalam Selimut,
" Aku mau,, Jujur Aku Mau Sekali, Tapi aku Tidak Mau Kau Nanti Kelelahan Sayank," Kata Elang Lembut dan Membuka Selimut Di Wajah Ayu dan memperhatikan Wajah Cantik Ayu.
" Apa Kau benar Benar Ingin aku Melakukannya Sekarang," Tanya Elang Pelan Dan Memperhatikan Raut Wajah Ayu.
__ADS_1
Dan Ayu pun Hanya Mengangguk tanda Setuju.
" Apa Kau Tidak Akan Menyesal, Aku takut Kau Nanti Menyalahkan Ku karena Membuatmu Kelelahan Nantinya," Kata Elang Lembut.