
" Apa Kau menyukai Kakak ku," tanya Anthoni.
" Jujur, Aku Sama sekali Tidak menyukainya," Kata Ayu Jujur dan Membuat Alis Sebelah Thoni terangkat. dan Membuat Elang Kembali Membeku.
ANEH, BARU KALI INI ADA WANITA BILANG TAK MENYUKAI KAKAK, dalam Hati Anthoni bingung.
" Terus Kenapa Kamu mau menikah Dengan Kakak," Tanya Anthoni lagi.
" Kenapa, Aku juga Tidak Tau, Mungkin tidak Ada pilihan Lain selain Menikahinya," Kata Ayu jujur, Perkataan Ayu yang Jujur membuat Thoni semakin Menyukainya.
" Mungkin suatu saat aku akan menyukainya," Kata Ayu lagi.
" Kata mu, Kakak ku itu menolong Nenekmu, Menolong Bagaimana," Tanya Thoni penasaran.
" Ah,, Aku meminjam uang Pada Kakak mu dan Dia menolong Nenek ku," Kata Ayu
" Jadi, Karena Uang Itu kamu menikah dengan Kakakku" Kata Thoni dan Ayu pun mengangguk membenarkan Jawaban Thoni.
" Berapa Uang yang kamu pinjam," Tanya Thoni lagi.
" 10 juta," Kata Ayu.
10 JUTA, HANYA SEGITU, KAKAK BENAR BENAR, APA HARGA GADIS INI SEGITU DI MATANYA, dalam hati Anthoni kesal pada Kakaknya.
TIDAK, MUNGKIN INI BUKAN KARENA UANG,MUNGKIN KAKAK MEMANG MENYUKAI GADIS INI, Dalam Hati Anthoni
" Kalo Aku melunasi nya, Apa Kamu tidak Akan menikahi Kakakku," Tanya Thoni, dan membuat Elang yang mendengarnya pun Tak tahan lagi dan Keluar Dari persembunyiannya.
" Siapa Yang kau maksud Tidak Akan menikah Dengan ku," Kata Elang Kesal.
" Kakak," Kata Thoni terkejut.
" Mas Elang," Kata Ayu Ikut terkejut.
__ADS_1
" Kalian berdua begini di sini, Apa kalian Tidak takut Ada yang bergosip hah, orang orang pasti akan berpikir Istri dan Adik iparnya berselingkuh, Kalian ini Benar benar," Kata Elang sedikit kesal.
" Loooh bukannya Mas Lagi gak Enak Badan, Kenapa Keluar," Tanya Ayu Hawatir pada Elang.
" Aku Tidak Apa apa, Aku mencarimu, Ini sudah Malam, Besok Kita kan Akan menikah, Aku tidak mau nanti kamu kelelahan," Kata Elang lembut dan membuat Thoni tak suka
HEH MALAM APANYA, INI KAN BARU SAJA JAM 23 : 00 MALAM, Dalam hati Thoni kesal.
LAGI PULA PERNIKAHAN NYA KAN JAM 12 : 00 SIANG BESOK. dalam Hati Thoni lagi.
" Ayo,,!! ini sudah malam," Kata Elang Lembut dan mengulurkan Tangan pada Ayu.
" Iya Mas," Kata Ayu dan menyambut Tangan Elang.
Elang pun kembali membawa Ayu ke kamarnya.
" Aku kan sudah pernah bilang padamu untuk tak Dekat dekat dengan Anthoni," Kata Elang Kesal Saat berdua di kamarnya. dan Ayu pun duduk di Ranjang Elang
" Aku tidak menyukainya," Kata Elang mendekati Ayu, Dan berjongkok di hadapan Ayu yang terduduk di Ranjang Elang Dan membuat Ayu kembali Was Was takut Elang akan menciumnya lagi.
" Kenapa," Tanya Ayu bingung dan ia pun menatap Mata Elang yang terlihat menghipnotis itu.
" Aku tidak suka kau terlalu Akrab Dengan Nya," Kata Elang dan mendekatkan Bibir nya ke Bibir Ayu Namun Tangan Ayu yang menyentuh Bibir Elang bukan Bibir Ayu Dan membuat Elang Terdiam tak bergerak.
" Kenapa," Tanya Elang yang masih Di tutupi tangan Ayu Di bibirnya.
" Jangan Menciumku Seenak nya," Kata Ayu kesal.
" Kenapa, Kau kan Istriku," Kata Elang singkat.
" Aku memang istrimu, Setidaknya kau meminta ijin padaku jika ingin Menciumku," Kata Ayu kesal dan mendorong Pelan Bibir Elang agar menjauh Dari Bibir dan juga wajahnya dengan tangan nya itu.
" AAAH Jadi aku Harus minta ijin pada Istriku Sendiri begitu," Kata Elang Aneh
__ADS_1
" Tentu Saja," Kata Ayu Singkat.
" Baik lah, Apa boleh Aku menciummu," Pinta Elang Langsung Dan mendekatkan Kembali Wajahnya Yang tampan itu pada Ayu.
" Tidak," Jawab Ayu langsung Menolaknya.
" Ayolah, Sebentar saja," pinta Elang lagi.
" Tidak mau," Jawab Ayu lebih keras.
" Padahal sudah Aku bilangkan, Kalo kau itu seperti Narkoba bagiku, Kau tau kan kalo kecanduan itu tak bisa berhenti," Kata Elang memperhatikan Bibir Ayu dengan Tatapan kosong.
" Padahal Kau itu Istriku, Kenapa Aku tidak boleh menyentuh mu," Kata Elang menerawang tatapan Elang kosong seperti pikiran nya entah kemana dan terlihat menyedihkan.
ADA APA SIH DENGAN NYA, KEMANA ELANG YANG GALAK,JUTEK, NYEBELIN ITU,batin Ayu tak percaya ternyata Elang sangat Manja Seperti ini,
Entah Kenapa Ayu malah melihat Elang yang seperti anak kecil yang mencari perhatian Kepada orang tua nya,
Di mata Ayu Elang justru imut kalo Seperti itu, Dan Ayu pun tersenyum, Karena Hanya Dia seorang Yang bisa Melihat Sisi imut Elang saat seperti ini,
TIDAK APA APA KAN KALO AKU MENCIUMNYA, TOH AKU JUGA SUDAH PERNAH DI CIUMNYA. batin Ayu.
" Baiklah Sini," Kata Ayu dan memegang Kedua pipi Elang dan mendekatkan Bibir Elang pada Bibirnya.
Emuuuuuach,
Ayu mencium singkat Bibir Elang,
" Sudah Kan," Kata Ayu pelan, Elang yang baru sadar karena Ciuman Singkat dari Ayu Hanya terdiam Dan mebelalakan Matanya Tak percaya akalo Ayu barusan Menciumnya, Dan Elang pun tak mau berhenti begitu saja,
" Aku saja Tidak tau kau Menciumku, Jangan mencium ku tiba tiba seperti itu," Kata Elang merasa Malu, Karen ia ingat juga apa yang pernah di lakukan pada Ayu.
" Ah Aku juga pernah melakukannya," Kata Elang tersenyum.
__ADS_1