
Sudah Hampir Dua Bulan Kepergian Ayu..
tidak Ada Sedikit pun Titik terang tentang Kepergian Ayu.
Elang Juga Tidak Tau harus Bagaimana lagi untuk mencari Keberadaan Ayu selama Ini.
Elang tak pernah Menyerah Mencari Keberadaan Ayu selama Ini,
Sebelum Jenazah Ditemukan berarti Ayu masih Hidup, Begitulah Pemikiran Elang Saat ini,
Ia Takan Percaya kalo Belum Melihat Sendiri Jenazahnya,
Rekan Bisnis Elang Juga Sudah Sampai Di Kota A dan Akan Tingal Di Sini Di kota A untuk Beberapa Minggu.
Elang Juga Yang Mencarikan Rumah Mewah Untuk Rekan Bisnisnya Itu.
DI TEMPAT LAIN...
" Bagaimana... apa Kamu Suka Dengan Rumah Nya Sayank," Tanya Hans Pada Ayu lembut.
" Aku Suka Kok Mas, Rumahnya Bagus Kok," Kata Ayu saat Melihat Sekeliling Rumah Itu.
" Syukurlah Kalo Kamu Suka Sayank," Kata Hans Senang Melihat Ayu Senang.
" Hmmm.. Mas Aku Boleh Main Ke Depan Kan," Kata Ayu Senang saat Ada Taman Bermain Di Perumahan Itu saat melewati Taman Bermain sebelum Ke Rumah Sekarang yang Mau mereka Tinggali.
" Tentu Saja boleh Sayank, Apa Kau Tidak Kelelahan Sayank," Tanya Hans
" Tidak Kok Mas, Boleh Ya," Tanya Ayu pelan
" Iya.. Tapi Jangan Jauh Jauh," Kata Hans Lagi.
" Iya Mas, Aku Kedepan Dulu Ya Mas," Kata Ayu dan Menuju Taman Bermain di sana,
" Iya Sayank," Kata Hans Dan Ia pun Membereskan barang Barang yang Di bawanya.
Sementara Ayu Berjalan Ke Taman Bermain dan Melihat Anak Anak bermain di sana..
Ayu duduk Di Salah Satu Bangku Taman Itu dan Melihat Anak Anak Bermain Di Sana.
Tiba Tiba Ada Seseorang Wanita Yang Menghampirinya.
" Siapa Ini, Bukankah Lu Istri Erlangga," Tanya Seorang Wanita Padanya.
ERLANGGA,batin Ayu bertanya.
" apa Maksudmu, Siapa Kau," Tanya Ayu penasaran Pada Wanita Yang Tiba Tiba Bertanya Seperti Itu Padanya.
" Lu Lupa sama Gue, Gue Kan Teman Saat Lu Ikut Audisi pencarian Suami," Kata Wanita Itu Tegas.
" Gue Sifa, Lu Gak Kenal Gue," Tanya Wanita Itu lagi Yang Ternyata Teman Ayu saat audisi Pemilihan Asisten Dan malah Berujung Mencari Istri,
SIFA,dalam Hati Ayu mengingat Nama Itu, Namun Ayu Tak Mengingatnya.
__ADS_1
" Maaf, Aku sama Sekali Gak Mengingatnya," Kata Ayu pelan.
" Tentu saja Lu Gak Bakalan Ingat Sama Gue, Gue Sama Lu kan Pertama Bertemu Gak Akur dan Sering Berantem," Jelas Sifa,
Sifa Tau Kalo Ayu yang Menjadi Istri Erlangga Dan Sifa Juga Menyesal Karena Tak Mengikuti Pemilihan Selanjutnya Dan Malah Memilih Mundur karena Mendengar Semua Calon Kandidat Mengatakan Kalo Erlangga Buruk Rupa,
Namun Nyatanya Erlangga Sangat Tampan Luar Biasa,
Sifa Tak Tau Kalo Ayu Lupa Ingatan, Dan Terus Bertanya Padanya.
" Maaf Aku Benar Benar Lupa Padamu, Aku Sama Sekali Gak Mengingat Namamu," Jelas Ayu Sopan.
" Tidak Apa apa, Toh Gue Aja Gak Terlalu Akrab Kok Sama Lu, Gue Cuma Mau Bilang Selamat Ya, Lu Udah Nikah Sama Erlangga, Gue Juga Minta Maaf Karena Dulu Kurang Sopan Sama Lu, Dan Sering Hina Lu" Jelas Sifa Pada Ayu dan Minta Maaf Atas Sikapnya itu.
LAGI LAGI ERLANGGA, SIAPA DIA, dalam Hati Ayu semakin Penasaran Dengan Nama Itu.
" Erlangga, Siapa Dia," Tanya Ayu Penasaran Pada Sifa.
" Lu Gak Kenal Erlangga, Bukan Kah Erlangga Itu Suami Lu Yang Sekarang," Tanya Sifa namun Ayu Malah Menggeleng
" Tidak Aku sama Sekali tidak Mengenalnya, dan Suami Ku Hans, Bukan Erlangga," Kata Ayu Pelan.
" Ooh Jadi Lu Udah Nikah Lagi," Tanya Sifa Bingung.
" Ah Tidak, Dari Dulu Suamiku Memang Hans Darren," Jelas Ayu memperjelas Pada Siffa Takut Takut Kalo Ia Salah Orang.
" Ah gue pikir Lu Nikahnya Sama Erlangga dulu,, Jadi Lu Gak Nikah Sama Erlangga Maksudnya," Kata Siffa semakin Penasaran.
" Emang Kamu Kenal Sama Aku," Tanya Ayu Semakin Penasaran Juga Karena Siffa terus menyebut Nama Erlangga.
" Viona Sayank," Panggil Hans Di belakang Siffa,
VIONA, dalam Hati Siffa bertanya.
" Mas, Kenapa Keluar," Tanya Ayu lembut.
SIAPA PRIA TAMPAN INI,dalam Hati Siffa
DIA BUKAN ERLANGGA KAN, dalam Hati Siffa semakin Penasaran Pada Pria Itu.
" Siapa Wanita Cantik Ini Sayank," Kata Hans Lembut Pada Ayu.
" Katanya Namanya Siffa," Jawab Ayu
" Ah Jadi Nama Nona, Nona Siffa," Tanya Hans Dan Siffa Hanya Mengangguk saja.
" Apa Kau mengenal Viona, istriku Ini," Tanya Lagi Hans.
VIONA, dalam Hati siffa bertanya
" Vi Viona," Jawab Siffa Gugup
JADI NAMANYA VIONA, BUKAN AYU, dalam Hati Siffa bingung,
__ADS_1
APA AKU SALAH ORANG YA,pikir Siffa Takut Kalo Ia Ternyata Salah Orang
" Jadi Namamu Viona," Tanya Siffa Merasa Malu dan Siffa pun memperhatikan Wajah dan penampilan Ayu yang sekarang Benar Benar Berbeda Dari Dulu,
" Aah Maaf...Aku Pikir Kau Teman Ku Tapi Ternyata Bukan, Maafkan Aku Mbak," Kata Siffa Minta maaf.
" Tunggu Sebentar Mbak Siffa," Panggil Ayu Saat Siffa Meninggalkannya Namun Siffa Sama Sekali Tak Menghiraukan nya dan Terus Saja Pergi.
" Padahal Ada Yang Ingin Aku Katakan," Gumam Ayu pelan.
" Apa Kau Mengenalnya Sayank," Tanya Hans,
" Justru itu Mas, Aku Tidak Mengenalnya Makannya Aku Mau menanyakan Sesuatu Padanya," Kata Ayu Pelan.
" Sudahlah Lupakan Saja Sayank, Mungkin Dia Hanya Salah Orang," Kata Hans Menenangkan Ayu Yang Mulai Hawatir dan Gelisah.
MAS BENAR JUGA, MUNGKIN DIA SALAH ORANG,dalam Hati Ayu membenarkan.
Hans Pun Membawa Ayu Ke dalam Rumah Itu Lagi,
" Istirahat Lah Sayank, Mas Tidak Mau Kau kekalahan Nanti," Kata Hans Lembut.
" Iya Mas," Kata Ayu Pelan dan Hans Pun Meninggalkan Ayu di dalam Kamar Untuk Beristirahat.
Namun Di dalam Pikiran Ayu terlalu Banyak Pertanyaan yang Belum Terjawab di Benaknya.
Ia Semakin Penasaran Siapa Siffa, Erlangga dan Dirinya,
Semua Pikiran Itu Berkecamuk didalam Benak Ayu dan Semakin Membludak Penasaran.
" ERLANGGA," gumam Ayu Seperti pernah Mengingat Nama Itu.
" Siapa Dia," Tanya Ayu pada Dirinya Sendiri,
DI RUANG KERJA HANS....
" Siapa Sebenarnya Nona Itu, Kenapa Dia Berbicara Pada Viona," Tanya Hans Pada Dirinya sendiri.
" Apa dia mengenal Viona," Tanya Hans Lagi.
" Tidak...Tidak Mungkin,Bukan Kah Aku menemukannya Waktu Di Kota C, Jadi Nona Itu Tidak Akan Tau Siapa Viona Sebenarnya kan," Tanya Hans Pada Dirinya Sendiri Lagi.
Hans Benar Benar Takut Kalo Ada Seseorang Yang Mengenal Viona di Kota A Ini,
Hans Takut Kehilangan Viona Untuk Yang Kedua Kalinya, Hans Tak Mau Itu Terjadi.
Hans Akan berusaha Mempertahankan Kepemilikan Siapa Viona Sebenarnya dan Akan Berusaha Bagaimana Pun Caranya Agar Viona Tetap di Sisinya.
APA GADIS INI BERASAL DARI KOTA A,pikir Hans Mulai Curiga.
" Apa Yang Harus Aku Lakukan Tuhan, Aku Tidak Mau Kehilangan Viona Untuk Yang Kedua Kalinya," Kata Hans Meminta Pada Tuhannya.
Jangan lupa like dan vote nya ya,😘
__ADS_1
Salam sayang selalu dariku, Semoga Kalian Tidak Bosan Bosan Menunggu Cerita Novel Ini Ya,