AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 86


__ADS_3

Setibanya Ayu Di tempat Tujuan ia mencari Di mana Alamat yang Tertera di Kertas yang ia Pegang.


" Di sini kan," Tanya Ayu pada dirinya Sendiri. Ia pun Mencocokan Alamat Yang ada di tangannya Pada No yang Ada di Rumah Itu.


" Benar Ini kok," Kata Ayu pelan.


Ayu pun memencet Bell di Sebelah Pintu itu.


Ting..


Tung...


Ting...


Tung...


Tak Lama Keluarlah Seorang Pria muda Yang Terlihat Umuran Sama Dengan Elang, Dan ia Sangat Tampan,pria itu memperhatikan Ayu Dengan Seksama.


" Permisi Tuan, Ini pesanan Anda," Kata Ayu Sopan Membuyarkan Perhatian Pria Itu Pada Ayu.


" Ah Iya,Terima Kasih," Kata Pria itu lembut dan Tak Henti hentinya memperhatikan Ayu


CANTIK SEKALI GADIS INI, batin Pria itu mengagumi kecantikan Ayu.


" Ini Uangnya," Kata Pria Itu lagi dan Memberikan Pecahan uang Seratus Ribuan pada Ayu.


" Ada Uang Pas Aja Gak Tuan, Saya Tidak Bawa uang Kembaliannya," Kata Ayu Pelan dan memberikan Kembali Uang Pecahan Seratus Ribuan Itu Karena Pesanannya Hanya 65000 ribu.


" Tidak Apa apa, Kembaliannya Buat Kamu Saja," Kata Pria Itu lagi.


BENERAN, WAH LUMAYAN INI, batin Ayu Senang


" Beneran Tuan," Kata Ayu Senang dan tanpa Sadar Tersenyum Manis dan Membuat Pria Itu Semakin Menyukainya.


SEMAKIN CANTIK SAJA KALO TERSENYUM SEPERTI ITU, dalam Hati Pria itu.

__ADS_1


" Hmmm," Hanya Itu Yang keluar Dari Mulut Pria Tampan Tersebut dan tak henti hentinya memperhatikan Wajah Cantik Ayu, dan membuat Ayu sedikit Risih.


KENAPA DIA MEMPERHATIKAN AKU SEPERTI ITU SIH, batin Ayu kesal di perhatikan seperti itu.


APA DI WAJAHKU ADA SESUATU, batin Ayu lagi.


" Maaf Apa Boleh Saya Minta No Telvon Anda Nona," Tanya Pria itu pelan.


" Apa," Tanya Balik Ayu Kaget,


karena Baru Kali Ini Ada yang Berani Meminta Langsung No Telvonnya, Kebanyakan hanya Pria Yang terlihat Malu Malu dan Tak Berani Meminta No Telvon Padanya.


" Apa Boleh Saya meminta No Telvon Nona," Tanya pria itu lagi.


" Maaf Tuan, Saya Tidak Bisa Memberikan No Saya Pada Sembarang Orang," Kata Ayu Lembut.


" Kenapa,? apa Kau Sudah Punya Kekasih," Tanya Pria Itu Lagi.


" Tidak," Kata Ayu pelan.


" Terus Kenapa,? siapa Tau kan,Kau Bisa Cocok dengan Ku," Tanya Pria itu Lagi berusaha Menggoda Ayu dengan Senyumannya.


" Ah Iya,, Namaku Jordy," Kata Pria Itu Lagi dan mengulurkan Tangan pada Ayu.


" Ayu," Balas Ayu dan Menerima Uluran Tangan Pria itu Yang Bernama Jordy.


" Nama Yang Cantik, Secantik Orangnya," Gombal Jordy.


" Terimakasih," Kata Ayu Pelan,


" Maaf Tuan Apa tidak Ada lagi yang Di bicarakan, Saya Permisi Dulu," Kata Ayu Sopan.


" Ah Tidak Ada," Kata Jordy enggan Melepaskan Ayu.


" Kalo Begitu Saya Permisi, Terimakasih Atas Pesanannya Semoga Tuan Suka Dengan Hidangan yang Kami Sediakan," Kata Ayu Sebelum Pergi.

__ADS_1


" Panggil Saja Jordy, Jangan Tuan," Kata Jordy pelan Dan Tersenyum Manis, Mungkin Kalo wanita lain akan tergoda dengan Ketampanan Jordy, Karena Banyak Wanita Yang menggilainya jika Ia tersenyum Seperti itu. Namun Beda dengan Ayu, ia malah tak Perduli sama Sekali.


" Baik Tuan Saya Permisi," Kata Ayu dan Meninggalkan Jordy Yang Tersenyum Melihat kepergian Ayu.


" Dia tidak Memanggil Namaku," Kata Jordy tersenyum.


" Ayu.... Nama Yang Cantik, Mungkin Aku Akan mendekatinya Nanti," Kata Jordy dan Masuk Ke dalam rumahnya.


" Pria Yang Aneh, Kenapa Dia terus Saja Memperhatikan Aku Sih," Kata Ayu Kesal karena Dari Tadi Di perhatikan Seperti Itu oleh Pria Yang Baru di Temuinya itu.


" Nyebelin Banget, ingin Rasanya Aku Menampar Wajah Tampannya itu," Kata Ayu lagi.


" Kenapa Aku Malah Bilang Dia Tampan Ya," Kata Ayu Bingung.


" Emang Tampan Sih," Kata Ayu Malah Tersenyum Sendiri karena Pemikirannya Pada Pria yang Baru Di Temuinya itu.


" udah Ah,, Lebih Baik Tidak Usah memikirkan Pria itu lagi" Kata Ayu Pelan Dan Terus Mengendarai Motor Milik tempatnya Bekerja.


" Bisa bisa Di Omeli Suami Aku kalo Memikirkannya," kata Ayu tersenyum membayangkan Elang Marah Padanya.


" Jauh Tidak," Tanya Monika Ketika Sudah Sampai Di tempat Kerjaannya.


" Tidak,,? Bagaimana Apa Sakit Perutnya Sudah Mendingan," Tanya Ayu Balik karena Hawatir Pada Temannya Itu.


" Tadi Udah Minum Obat kok,Sekarang Udah Gak Bulak Balik Lagi," Kata Monika.


" Lagian Luh tuh kalo Makan jangan Yang Pedas, Sakit perut kan," Kata Ayu mengomeli Temannya itu.


" Iya Iya Iya,," Kata Monika Tersenyum Karena Di Omeli Temannya itu.


" Oia Nanti katanya Luh mau ketempat Nenek Kan," tanya Monika


" Hmm, Nanti kalo sudah Selesai kerja,! Kenapa,?" Tanya Ayu


" Gue Ikut ya," jawab Monika

__ADS_1


" Oke," Kata Ayu dan Kembali melayani Pelanggan pelanggan Yang Baru berdatangan.


__ADS_2