AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 112


__ADS_3

" Apa Kau benar Benar Tak Ingat Padaku Ay," Tanya Diana pada Ayu saat Hanya Ayu dan Diana Saja di Ruang Itu.


" Apa Kau Mengenalku," Tanya Ayu Lirih.


" Aku Sangat Mengenal mu, Aku Sahabatmu Diana Putri Samudra, Sekaligus Adik Iparmu," Kata Diana lagi.


" Adik Ipar, Sahabat," Gumam Ayu Berusaha Mengingat Siapa Dirinya dan Diana.


Namun Rasa pusing Selalu Menderanya.


" Sudah Jangan Di Paksakan Untuk Mengingat nya Dulu Ay, Nanti Kamu Semakin Sakit," Kata Diana mengingatkan Ayu akan Penyakitnya Itu.


" Aku Benar Benar Tersiska Nan, Aku Saja Tidak Ingat Siapa Aku," Kata Ayu Lirih.


" Apa Kau Ingat Namamu," Tanya Diana Pada Ayu dan Ayu Pun Menggeleng Kepalanya tanda Tak Tau.


" Namamu Ayu Oktavia Putri Mahardika, Putri dari Pak Arya dan Ibu Via, Istri Dari Erlangga atau Elang, Ya Itu Aku," Kata Erlangga di Belakang Ayu.


Sudah Hampir 2 bulan Ayu Dan Elang Berpisah Namun Saat Pertama Kali Melihat Ayu Elang Ingin Sekali Memeluknya Namun Elang Menahannya.


" Apa Kau Benar Benar Tak Ingat Padaku," Kata Elang Lagi,


Ayu Benar Benar Pusing Mendengar Semua Itu dan Di Tambah Ada seorang Pria Mengatakan Kalo Dia Istrinya Juga.


" Aku Tak Ingat Siapa Kau, Kau.... dan Aku Juga Tak tau Siapa Diriku," Kata Ayu Lirih dan Mengatakan Semua Pada Diana Dan Erlangga.


" Aku Tak Ingat Siapa Pun," Kata Ayu Pelan.


" Sayank..." Panggil Hans.


" Apa Yang Kalian Lakukan Pada Istriku," Kata Hans Kesal Pada Dua Orang Yang Tak Hans Kenal yang Membuat Istrinya Seperti Ini.


Ajudan Hans Memberi tau Majikannya Bahwa Majikannya Ke Rumah Sakit. Dan Secepat Kilat Hans Langsung Menemui istrinya dimana Pun Ia Berada.


" Jangan Menyentuh Istriku," Kata Elang Murka Saat Tangan Hans Menyentuh Ayu Istrinya.


" Siapa Yang Kau Sebut Istrimu," Kata Hans Kesal Pada Lawan Bicaranya, Hans Mengingat Siapa Lawan Bicaranya Itu dan Ia Mengingat Siapa Lawan Bicaranya Itu.


ERLANGGA,,Dalam Hati Hans Mengingatnya.


" Maaf Tuan Erlangga, Dia itu Istriku," Kata Hans Kesal.


" Istrimu, Apa Kau Tidak Ingat Istrimu Siapa," Tanya Elang Semakin Murka, Elang Tak Perduli Ia Berbicara Dengan Siapa, orang Sepenting Apa pun Ia Akan Lawan Jika Bersangkutan Dengan Ayu Istrinya.


" Dia Itu Istriku Viona, Mungkin Kau Salah Orang Tuan Erlangga," Kata Hans Tak Pantang Menyerah.


" Istrimu, Bukan Kah Istrimu Sudah Meninggal 5 tahun Lalu, Dan Ini Bukti serta Berkas Kematian Istrimu," Kata Elang dan Memberikan Berkas Serta Foto Kuburan Yang Ada Foto Mediang Viona.

__ADS_1


Ayu pun Langsung Merebut nya dan Membaca Bahwa Kematian nya Tertulis 5 tahun Lalu dan Memang Ada Foto dirinya Dan Nama Dirinya.


" Apa Ini Mas, Tolong Jelaskan Padaku," Kata Ayu Lirih.


" Sayank... Dengarkan Mas Mereka Semua Bohong Mas Suami Mu, Kau Istriku," Kata Hans Tak Mau Kehilangan Ayu.


" Pak Hans, Lebih Baik Anda Berkata Jujur, Kau Menemukan Istriku Hampir Dua bulan Lalu di Kota C, Dan Istriku Sedang Mengandung dan Mungkin Sekarang Sudah 3 Bulan," Kata Elang dan Memberikan Berkas Rumah Sakit di Kota C juga Padanya.


" Tapi Dia Istriku, Viona," Kata Hans Tak Menyerah.


" Istrimu Sudah Meninggal 5 tahun Lalu, Kau Harus Menerimanya," Kata Diana Pada Hans.


Ayu Yang Benar Benar Bingung Tak Tau Harus Percaya Pada Siapa, Semua Berkas Yang Di berikan oleh Erlangga Sudah Jelas adanya Bahwa Viona Memang Sudah Meninggal 5 tahun Yang Lalu.


Tapi Kenapa Hans Melakukan Itu padanya, Kenapa Hans Mengatakan Kalo Dirinya Viona.


Ayu Tak Tau Harus Bagaimana Ia Juga Tak Tau Harus Percaya Pada Siapa.


" Ay.." Panggil Diana Lembut, Diana Merasa Kasihan Pada Ayu Yang Seperti itu.


" Aku Tak Tau Harus Percaya Pada Siapa Nan, Aku Benar Benar Tak Mengingat Siapa Kalian," Kata Ayu Lirih.


" Tanyakan Pada Hati Kecilmu Ay, Kau Akan Tau Jawabannya," Kata Diana pelan.


" Sudah Cukup," Teriak Hans Marah dan Mengajak Ayu Pulang.


" aku Tidak Ingin ikut Dengan Mu Mas," Kata Ayu Lirih,


" Sayang... Apa Kau Lebih Percaya Mereka Dari Pada Suamimu Sendiri," Kata Hans Pelan.


" Bukan Kau Suaminya, Tapi Aku," Kata Erlangga Mulai Kesal Pada Hans Yang Masih Saja Mengaku Suaminya.


" Mana Buktinya Kalo Kau Suaminya," Kata Hans.


Erlangga Pun Memberikan Berkas Pernikahannya dan Benar saja Hans Langsung Diam SeketikA.


" apa Kau sudah Percaya Sekarang," tanya Elang.


" Istriku Akan Ikut dengan Ku," Kata Elang Lagi.


" Hentikan..." Kata Ayu Mulai Kesal.


" Aku Tidak Akan Ikut dengan Kalian Berdua," Kata Ayu Kesal.


" Apa Kalian Tidak pernah Berpikir Bagaimana Perasaan Ku Saat Ini, Kau...." Kata Ayu Menunjuk Hans.


" Kenapa Kau Mengatakan Aku Itu Istrimu padahal Kau Tau Sendiri Kalo Istrimu Meninggal 5 tahun Yang Lalu," Kata Ayu Mulai Merasa Kesal.

__ADS_1


"Dan Kau.." Kata Ayu Menunjuk Erlangga.


"Kau datang tiba Tiba Mengatakan Padaku Kalo Aku Istrimu Juga, Apa Kalian Tidak Pernah Berpikir Bagaimana perasaan Ku Saat Ini, Aku saja Tidak Tau Siapa Diriku, aku Benar Benar Tak Bisa Percaya Pada Siapa Pun Saat Ini," Kata Ayu Marah.


" Nan, Apa Ada Rumah Yang Bisa Aku Tinggali Saat Ini," Kata Ayu pada Diana, Hanya Diana Yang Bisa Ia percaya karena Ia Merasa Lebih Dekat Dengan Diana.


" Ada," Kata Diana Mengingat Rumah Nenek Ayu,


" Tapi Pasti kau akan Sedih Kalo Mengingatnya," Kata Diana mengingat Nenek Ayu.


" Aku Akan Tinggal Di sana, Aku tidak mau Tinggal Dengan Mereka Berdua," Kata Ayu Lagi.


" Baiklah, Ayo," Ajak Diana,


Dan Diana Pun Mengajak Ayu Ke Rumah Neneknya Siapa Tau Kalo Diana Mengajak Ayu Ke Rumah Neneknya Ayu Akan Mengingat Siapa Dirinya, Walaupun Nenek nya sudah Tak Ada.


Pertama Ayu Masuk Rumah Itu Ia Merasa Tak Asing Dengan Rumah Itu.


Entah Kenapa ia Malah Menangis saat Masuk Rumah Itu.


KENAPA AKU MENANGIS, dalam Hati Ayu Bingung kenapa Ia Malah Menangis.


" Apa Rumah Ini Tak Ada penghuninya," Tanya Ayu penasaran.


" Ay," Panggil seorang Wanita dan Langsung Memeluk Ayu.


Ayu yang di peluk Tiba Tiba Seperti itu Hanya Diam Karena Tak Mengenal Siapa Wanita Yang Memeluknya.


" Ay.. Lu benar Gak Ingat Gue," Tanya Wanita Itu Pada Ayu.


Saat Ayu melihat Wajah Wanita Itu,


Sedikit demi sedikit Ayu mulai Mengingatnya.


" Mo M Monika," Tanya Ayu Mengingat Nama Wanita Itu.


" Lu Ingat Gue Ay," Kata Monika Dan Memeluk Ayu Lebih Erat. Ayu pun Mengingat Siapa Dirinya, Ayahnya Ibunya dan Juga Neneknya,


" Di Dimana Nenek Mon, Dimana Dia," Tanya Ayu dan Ia Pun Mencari Ke sana Kemari.


" Apa Lu sudah Ingat Siapa Lu, Dan Nenek lu," tanya Diana Penasaran


" Gue Ingat Semuanya Nan, Gue Ingat siapa Gue, Ayah gue, Bunda Gue, Adin gue dan Nenek Gue, Dimana nenek gue Nan, Mon, Dimana," Tanya Ayu Pada Monika Dan Diana Yang Tetap diam.


" Nenek Lu, Sudah Meninggal Sebulan Yang Lalu," Kata Monika Sedih.


Ayu yang Mendengar Itu pun Langsung menangis Dan Terduduk Lemas, Monika dan Diana Pun Langsung Memapah Ayu agar duduk Di Kursi dan Ayu pun Malah Pingsan,

__ADS_1


__ADS_2