AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 107


__ADS_3

Elang Yang Sudah Hampir 2 Minggu mencari keberadaan Ayu Kini Mulai Lelah dan Putus Asa..


Seberapa Banyak pun Ia Menyuruh Bawahannya Tetap Saja Tak menemukan Ayu..


Pekerjaan Di Kota C pun ia Tak Bisa Lanjutkan karena Ia Merasa Hawatir Pada Keberadaan Ayu yang entah dimana.


Dan Anehnya Teman Fatnernya pun Memberi tau Kalo Ia Sedang Mengurusi Hal Yang Paling Penting Dari pekerjaan dan Mengundurkan Pertemuan mereka, Namun Bisnis Akan Tetap Bejalan sesuai Yang Sudah di Janjikan.


Elang pun Tak Tau hal sepenting Apa itu.


" Ya Tuhan...Dimana Istriku, Aku Mohon Kembalikan lah Dia Padaku," Gumam Elang Meminta Pada Tuhan dan Elang malah Duduk Termenung Di Atas Kursi Kerjanya.


Diana Yang Melihat Sosok Kakaknya Yang Hidup seperti tidak Ada Tujuan, Membuatnya Merasa Kasihan pada Kakaknya Yang Seperti itu.


" Ya Tuhan.. Tolong Kembalikan Ayu Pada Kami," kata Diana Pelan, Walau pun Diana Jarang Berdo'a Pada Tuhannya ia Merasa Ia Sangat memerlukan Do'a untuk Kembali Sahabatnya itu.


Elang Benar Benar Hancur Hatinya.. Ia juga Tidak Tau Harus Mencarinya Di mana Lagi, Semua Rumah Sakit Di Kota C sudah Elang Kunjungi namun Tidak Membuahkan Hasil sama Sekali.


Kini Ia Malah Duduk termenung Seperti itu dan membuat Diana Sang Adik merasa Kasihan .


" Kak, apa Kakak tidak apa apa," Tanya Diana Saat Menghampiri Elang.


" Kakak memikirkan bagaimana keadaan Ayu Sekarang, Masih hidupkah... apa sudah Mati.. Kakak pun Tidak tau itu," kata Elang Lirih.


" Kakak Ini... Jenajah Nya Saja Belum ditemukan, Berarati Ayu masih Hidup Kak," Kata Diana kesal, Diana Tak mau mendengar Perkataan Elang Bahwa Ayu sudah Meninggal.


" Jika Memang Dia Masih Hidup, Dimana Dia Nan... Dimana..." Kata Elang Prustasi dan Elang Menangis,


Elang benar Benar Kehilangan Sosok Orang Yang Ia Cintai,


" Aku Membutuhkannya Nan, Aku membutuhkannya," kata Elang dan Menangis di pelukan Adiknya itu.


YA TUHAN.... KASIHAN SEKALI KAKAK KU INI, dalam Hati Diana Kasihan pada Kakaknya.


" Kita Berdo'a Saja, Semoga Ayu Sekarang Baik baik saja dan Di Jaga Seseorang yang Baik di mana Pun Ia Berada," Kata Diana Lembut dan Menenangkan Elang.


" Kau Benar Nan, Aku berharap, Dimana Pun Ayu berada dia Baik Baik saja," Kata Elang Lirih..


" Iya Kak, mudah mudahan orang yang Kita sayangi Ini dalam Lindungan Tuhan," Kata Diana Lagi.


SEMINGGU KEMUDIAN.....


" Sayank... Apa Kau sudah siap, Kita akan Pulang Sekarang," Kata Hans Lembut pada Ayu yang sekarang Menjadi Viona.


" Iya Mas Tunggu sebentar," Kata Ayu pelan.


Kini Ayu benar Benar Sudah Sembuh Total Dan Sekarang Boleh Pulang,


" Biar Mas saja Yang Bereskan," Kata Hans lagi. dan Hans Pun Membereskan baju Baju Milik Viona Yang di bawa Hans ke Rumah Sakit.


" Pak Ren," Panggil Hans Pada Bawahannya.

__ADS_1


" Siap, Tuan Muda," Kata Pak Rendy Bawahannya Hans siap siaga.


" Tolong Bawakan Ini... Dan Juga Ini..." Kata Hans Pada Bawahannya dan menyerahkan Baju dan Tas Milik Hans,


Hans Baru saja Pulang Kerja, Dan Langsung menemui Ayu yang berada di Rumah Sakit,


Dokter Bilang Ayu Sekarang Boleh Pulang dan Hans Pun Bersiap Siap untuk Pulang Ke Mansionnya yaitu tempat Tinggal Hans Yang Berada Di Kota Ini.


" Ayo Sayank.." Ajak Hans Lembut dan Menggandeng Tangan Ayu.


Ayu pun Menuruti apa Kata Hans, Dan Mengikutinya Pulang Ke Rumahnya...


" Istirahat Lah, Sayank," Kata Hans Lembut.


Ayu pun Istirahat di Dalam Mobil,


KEDIAMAN DARREN JAYAKUSUMA....


Ayu pun Sampai Di Kediaman Jayakusuma,


Ayu benar benar Tercengang dengan Kemewahan Mansion milik Hans.


" Selamat Datang Di Rumah Sayank," Kata Hans Pada Ayu.


Dan Hans Pun Membawa Ayu ke dalam Rumah


Belum Masuk Rumah Saja Ayu sudah Di sambut 12 pelayan,


Ayu merasa Bingung, Banyak Sekali Pelayan Di dalam Rumah Ini,


Berapa Banyak Uang Yang Di keluarin Hans untuk Membayar Upah Mereka.


" terimakasih," Jawab Ayu Lembut.


Hans Benar benar Terkejut Sifat dan Sikap Ayu memang Benar Benar Mirip Mediang Istrinya.


" Nah Sayank... Ini Ibu Rena, Dia Adalah Kepala Pelayan di rumah Ini, Kalo Kau butuh sesuatu Bilang Saja Padanya," Kata Hans pada Ayu.


" Selamat Datang Nyonya," Kata Ibu Rena, Ibu Rena benar benar terkejut melihat Majikannya Hidup Kembali.


Ibu Rena sudah Hampir seumur Hans Bekerja di Keluarga Darren,


jadi Ibu Rena tau bentul kehidupan Hans,


dan Ibu Rena Juga Tau Kalo Istrinya Hans Memang Sudah Meninggal,


Namun Ia Tak Percaya dengan Penglihatannya Sekarang Nyonya Yang Sudah Lama Meninggal Hidup Kembali, Sifat dan Sikapnya Pun Tak Jauh Beda Dari Mediang Viona.


" Terimakasih Ibu Rena,," Kata Ayu lembut.


" Dengarkan Semua Baik Baik," Kata Hans Tegas.

__ADS_1


Dan Para Pelayan Pun Langsung Serius Dan memdengarkan Majikannya Berbicara.


" Layanilah Istriku, Seperti kalian Melayaniku,


Turutilah Semua Perintahnya, Karena Itu juga Sama Perintahku,Jika Kalian Tidak Menurutinya Berarti Sama Saja Kalian Tidak menurutiku, Kalian Mengerti," Kata Hans Tegas..


Dan Para Pelayan Pun Membungkuk...


Semua Pelayan Memang Takut Pada Keluarga Darren, Karena Dari sana Lah mereka Mendapat pekerjaan Dan Uang... Walaupun Keluarga Darren Sangat Tegas dan Disiplin, Semua Pelayan Di sana Betah, Karena Kebaikan Hans serta Gajih Yang Seimbang.


" Siap Tuan Muda.." Kata Para Pelayan Kompak,


" Baiklah...Kalian Boleh Pergi," Kata Hans dan Membubarkan Semua Pelayannya.


" Ayo Sayank..." Ajak Hans Masuk Kedalam.


Ayu yang Baru Masuk Kedalam Saja Sudah terpesona Dengan Bangunan Mansionnya.


Ayu juga melihat Lukisan Wajahnya..


APA ITU AKU.. batin Ayu melihat Lukisan Wajahnya Yang Berukuran Besar.


Ayu juga melihat Foto Foto saat bersama Hans yang Terpajang Di Sana.


" Itu saat Kita Berpacaran," Kata Hans Lembut, Menjawab Tanda tanya Yang Ada Di benak Ayu.


JADI AKU MEMANG BENAR BENAR VIONA.dalam Hati Ayu tak terima.


" Di Atas Sana Kamar Kita," Kata Hans Dan Menuntun Ayu Ke atas.


Ayu benar benar terkejut Melihat Setiap Koridor terpajang Wajahnya.


Yang Membuat Ayu Tertarik Adalah Dengan Salah Satu Foto yang Sakral yaitu Foto Pernikahannya dan Itu Memang Dirinya...


" Itu Foto pernikahan Kita," Kata Hans lembut.


Ayu terus memperhatikan Foto itu dengan Seksama, Dan Membuat Kepalanya Kembali Pusing.


" AaaRggg, Kepalaku Sakit Mas," Kata Ayu Merasa Sakit di Bagian Kepalanya.


" Apa Kau Tidak apa apa sayank," Tanya Hans Hawatir Pada Ayu dan Langsung Sigap Menuntun Ayu yang Sedang Kelelahan.


" Mungkin Kau Kelelahan Sayank, Istirahatlah," Kata Hans menuntun Ayu ke Kamar Mereka Yang Berukuran Sangat Luas, dan Di sana Sangat Banyak Foto Foto Viona dan Hans yang Sangat Serasi..


" Istirahatlah,, Mas tidak mau kau Kelelahan, Dan Sakit Lagi," Kata Hans Lembut dan menuntun Ayu ke tempat tidur,


" Terimakasih Mas," Kata Ayu lembut.


" Iya Sayank, Mas Turun dulu," Kata Hans dan meninggalkan Ayu sendirian Di Kamar untuk istirahat.


" Jadi aku benar benar Viona," Gumam Ayu Lirih,

__ADS_1


Dalam Hati Ayu terus menyangkal, Namun semua Bukti Foto Foto saat berpacaran dan Foto pernikahannya Dengan Hans pun Memang Benar Wajahnya, Jadi Ayu percaya Tak percaya ia Akan Menjalankan Perannya Sebagai Viona Yang Semestinya ,


__ADS_2