AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 85


__ADS_3

DI TEMPAT LAIN


" Kapan Kau akan memberikan Cucu Untukku," Kata Kakek Bayu Kakeknya Elang


" Hei Pak tua, Apa Kau pikir Seorang Cucu itu Bisa Kau Bikin Dengan Terigu Hah," Kata Elang Kesal Pada Kakeknya itu dia terpaksa menemui Kakeknya itu di Saat ia lagi Sibuk Sibuknya.


" Tidak Semudah Itu memberimu Cucu Begitu saja, Apa Kau Pikir Istriku Percitakan Cucu untukmu," Kata Elang Lagi semakin Kesal memikirkan Ke inginan Kakeknya itu.


ia Pun terpaksa Mengerjakan Pekerjaannya Di sini,


" Bukan Itu Maksudku," Kata Kakek Bayu tak Gentar.


" Bukan Kah Kalian Menikah Hampir Satu Bulan Bukan,?Apa belum ada tanda Tanda Istrimu Mengandung," Kata Kakek Bayu tak putus asa


Memang Benar Usia pernikahan Elang Dan Ayu Hampir Satu bulan, Namun Mereka Berdua belum Melaksanakan pengesahan Pernikahan Dengan Malam pertama Mereka. Dan Itu membuat Elang Semakin Kesal memikirkannya.


" Usia pernikahan saja Baru Mau Menginjak 3 Minggu, Apa Kau Pikir Secepat itu bisa langsung Memiliki anak hah," Kata Elang kesal Dan Tak memperdulikan Kakeknya Itu, dan Terus Saja Berkutat Dengan pekerjaannya.


" mungkin Istrimu itu bermasalah," kata Kakek Elang menyalahkan Ayu, Dan Elang pun Memperhatikan Wajah Kakeknya itu dengan Perasaan Tak Suka.


YA DIA MEMANG BERMASALAH, DIA BELUM SIAP AKU GAGAHI, batin Elang Mengomel


GILIRAN DIA SUDAH SIAP MALAH ADA YANG MENGHALANGI, batin Elang semakin Kesal bila mengingat kejadian hampir seminggu yang lalu itu.


" Apa yang Kau katakan Pak tua," Kata Elang Semakin Kesal Saja dan memperhatikan Wajah Kakeknya semakin Tak suka dan Sedikit Marah karena Berkata Tentang Ayu seperti itu.

__ADS_1


" Ah tidak lupakan Saja," Kata Kakek Bayu berusaha melupakan Apa yang tadi dia katakan ia Takut Elang Marah Padanya. Karena Dari Cara Elang Menatapnya seperti ingin membunuh saja.


" Kita Sudahi saja Perdebatan Tidak penting Ini," Kata Elang enggan.


" Baiklah, Aku juga Tidak Bisa memaksa Kehendaku padamu," Kata Kakek Menyerah.


" Kau Tenang Saja, Tidak lama Lagi aku akan Memberimu Cucu, Bukan Hanya Satu? Aku akan Memberimu Selusin Agar Kau Cepat Tua Dan Kelelahan,'" Kata Elang Bercanda.


" Dimana Istrimu, kenapa Dia tidak ikut Denganmu Menemuiku," tanya Kakek Elang menghindari Ucapan Elang Yang Lugas itu.


" Dia Sedang kerja,'" kata Elang Singkat.


" Kerja, Kenapa Dia Mau Bekerja," Tanya Kakek Bingung, Kenapa Seorang istri seperti Istri Elang Malah Bekerja,


" Dia yang Mau," kata Elang pelan


" Tidak," Kata Elang Cepat.


" terus kenapa Dia bekerja," tanya Kakek Elang Semakin Bingung.


" aku juga Tidak Tau Pak Tua, Sudah lah Jangan Ikut Campur urusan Istriku, Biarkan Saja Apa yang Dia Inginkan," Kata Elang pelan.


" Baiklah Baiklah, Aku tidak akan Bertanya Tentang Istrimu lagi,Asal Dia menghasilkan Cucu yang Tampan Dan Cantik untukku," Kata Kakek Elang


" Maka Dari itu, Jangan Urusi Masalah Keluarga Ku lagi, Kau hanya tinggal Menunggu aku memberimu Cucu, Bukan kah Itu Yang Kau Inginkan," Kata Elang lagi,

__ADS_1


" Baiklah, Aku Lelah Berdebat dengan Bocah Sepertimu, Aku akan istirahat Dulu," Kata Kakek Dan meninggalkan Elang yang Masih bekerja.


" Dasar Pak Tua," Kata Elang Dan Kembali Bekerja,


DI TEMPAT KERJA AYU


" Ay, Lu Bisa Gak Kirim ini ke alamat yang Ini.," Kata Monika pada Ayu.


Monika meminta tolong pada Ayu, karena ia Terus Bulak Balik ke kamar Mandi Dari Tadi.


" Ok," Kata Ayu Siap siaga, Ayu tak Tega Melihat Sahabatnya itu terus Bulak Balik Kamar Mandi dari Tadi.


" Beneran Gak apa apa," Kata Monika Tak enak Hati.


" Iya Gak apa apa, kan Luh lagi Sakit Juga, Luh Makan Apa sih, Sampai beberapa Kali ke kamar Mandi Kaya Gitu," Kata Ayu Hawatir.


" Gak Tau Gue, Mules Banget Ni perut," Kata Monika


" ya udah, Luh istirahat aja ya? gue Nganterin Persenan Dulu," Kata Ayu Siap mengantar Pesanan.


" Iya, Sory Ya Ay," Kata Monika


" It's Ok," kata Ayu dan Mengantarkan Pesanan pada Alamat yang di tuju.


" Hati Hati Ay," Kata Monika Lagi

__ADS_1


" Okyu," Kata Ayu dan pergi meninggalkan Monika.


__ADS_2