AYU MY LOVE

AYU MY LOVE
EPS 97


__ADS_3

" Kak Erlangga," Panggil Lembut Seseorang pada Erlangga saat melihat Erlangga Duduk sendiri saja Di Kaffe.


" Stella," Kata Elang Terkejut Melihat Stella Berada Di hadapannya.


" Kakak Sedang Apa di sini," Tanya Stella penasaran.


" Apa Kakak Sendiri," Kata Stella lagi Dan langsung Duduk saja Di hadapan Elang.


" Tidak, Saya tidak Sendiri, Saya Sedang menemani Istriku Berbelanja," Kata Elang dingin dan Cuek.


JADI KAKAK BERSAMA GADIS SIAL ITU, dalam hati Stella Benci pada Ayu.


" Ah jadi Gadis Sia... Maksud Aku Istri Kakak di sini Juga," Larat Cepat Stella menyebut kata Sial pada Ayu.


" Iya... Saya Bersama istri Saya," Kata Elang Lebih dingin lagi.


" Terus Dimana Dia Kak," Tanya Stella Lembut.


" Bersama Diana Sedang Berbelanja," kata Elang ringan.


" Hmmmm aku boleh nemenin Kakak di Sini kan," Tanya Stella Manis.


" Seblum Saya Suruh saja Kau Sudah Duduk duluan Bukan," Kata Elang Dingin Seakan Tak perduli pada Stella.


" Kak, Jangan bersikap Dingin Bengini Padaku," Pinta Stella Manis, mungkin Laki Laki lain Akan Terbuai Kata Kata Manisnya namun Tidak Dengan Elang.


" Aku tau Kakak Tidak suka Padaku, Tapi Jangan Bersikap Dingin Begitu padaku Kak," Pinta Stella dan berusaha memegang Tangan Elang, Namun Elang Selalu Tak memperdulikan Stella dan Selalu menepis Tangan Stella Itu agar tak menyentuh tangannya.


" Aku sama Sekali Tak perduli sedikit pun Padamu, Jadi Aku harap Kau jangan Lagi mengganggu ku," kata Elang Semakin dingin.


" Wih Wih Wih.... Siapa Ini yang Mendekati Kakak Gue," Kata Diana yang Tiba Tiba Berada Di sana Ayu pun berada Di belakangnya.


" Sedang Apa Lu Di Sini, Kenapa Malah Godain Suami Orang," Kata Diana Sedikit menaikan Nada Suaranya lebih keras dan Orang Orang Yang Berada Di kaffe itu pun memperhatikan Pembicaraan Mereka.


" Nan Jangan Berkata Seperti itu," Kata Ayu pelan dan Menenangkan Adik ipar Sekaligus Sahabatnya itu


" Sayank... Apakah Sudah Berbelanjanya," Kata Elang Lembut dan Membuat Stella kesal setengah Mati pada Elang dan Juga Ayu yang Sekarang Malah Bermesraan Di sana.


" Sudah Mas,Nana Banyak Banget membelikan Baju Untuk ku," Kata Ayu lembut,


" Itu kan Memang Untukmu Sayank," Kata Elang Lembut dan Memeluk tubuh Ayu dan mencium pipi Ayu.


" Sedang apa Kakak bersama Gadis Tengik ini," Kata Diana kesal pada Kakaknya.


" Ah Aku saja Tidak tau, tiba tiba dia Ada di hadapanku dan duduk begitu saja," Kata Elang Dingin.


" Apa Dia Menggoda Kakak," Kata Diana sengaja bilang Begitu agar Stella Pergi, namun Stella tak pergi pergi, Walaupun Perkataan Diana Benar Namun Membuat Stella Merasa Malu karena Tuduhan Diana Padanya.

__ADS_1


" Gue Tak menggodanya Ya, Gue Cuma Menyapanya Saja," Kata Stella membela.


" Oia... Kalo Lu Cuma Menyapa, buat apa Juga Duduk Sama Suami Temen Gue," Kata Diana Lagi


" Gue..Gu Gue Cuma..." Kata Stella Gugup dan Ia tak Tau harus Berbicara apa karena Ia Memang Ingin menggoda Suami Ayu ini, Siapa Tau Kalo Ia Menggoda nya Elang Bakal Tergoda padanya.


" Apa,!! Lu Gak Bisa Jawab kan," Kata Diana tersenyum.


" Apa Saja Yang Kau Beli Sayank," Tanya Elang Lembut dan Seperti tak perduli dengan Dua orang Yang Beradu mulut itu dan Malah Bertanya pada Ayu tentang Belanjaannya.


Elang Yang Bersikap Tak Perduli itu membuat Ayu merasa Bingung pada Suaminya Ini,


KENAPA MAS MALAH TIDAK MELERAI ADIK NYA INI, PADAHALKAN ADIKNYA INI SEDANG BERANTEM pikir Ayu Bingung.


" Mas Mereka Kan Lagi Berantem, Mas Gak melerainya," Tanya Ayu Hawatir Pada Diana.


" Biarkan Saja, Toh Diana Bisa menyelesai kannya Kok," Kata Elang mempercayai Adiknya Itu yang Masih Beradu mulut dengan Stella.


" Tapi Mas," Kata Ayu Hawatir Pada Diana.


" Sudahkan Belanjanya, Ayo.." Ajak Elang lembut dan menggandeng Tangan Ayu bermaksud mengajak Ayu Pergi.


Namun Karena Stella merasa Iri dengan kemesraan suami istri itu mendorong Ayu Sedikit Kencang dan Ayu terjatuh karena Di Dorong Stella.


Bruug....


" Aaww," Ringis Ayu kesakitan Karena pelipisnya Terantuk Meja sebelum Jatuh dan Kini ia Merasa pusing,


Dan Membuat Elang Terkejut dengan apa Yang Di lakukan Stella pada Istrinya itu.


" Apa yang Kau lakukan," Hardik Elang pada Stella, Reflek Stella Membeku Karena mendengar Elang Semarah Itu.


" Kau tidak apa Apa Sayank," Tanya Elang Lembut, Ia Merasa Hawatir pada Istrinya itu karena Melihat Pelipisnya berdarah.


" Aku tidak apa apa Ma...." Kata kata Ayu terpotong Karena Ayu keburu pingsan karena menahan Rasa Sakit di pelipisnya.


" Sayang." Panggil Elang Pelan pada Ayu yang Sedang pingsan.


Diana Yang Melihat itu pun Habis kesabaran nya Dan Menampar Stella Dengan Keras.


PLAK......


" lu Benar Benar keterlaluan ya, Apa Yang Lu lakukan Sama Sahabat Gue," kata Diana Kesal pada Stella.


" Dia Memang Pantas mendapatkannya," Kata Stella yang Mulai sedikit gila.


" Lu benar Bener keterlaluan, Gue Bakal laporin Lu Sama Pol....." Kata Kata Diana Terpotong karena Elang.

__ADS_1


" CUKUP.." Bentak Elang, Ia Merasa Marah Pada Stella Karena Membuat Istrinya Berdarah dan Pingsan.


" Nan panggilkan Security," Kata Elang Dingin.


Diana pun memanggil Security.


" Singkirkan Wanita Gila Ini dari Sini, Saya tidak Mau melihat Wajahnya Di Sini lagi," Kata Elang Dingin pada Security itu dan Security itu pun mengusir Stella.


" Ayo Nan kita Bawa Ayu Ke Rumah Sakit," Kata Elang dan Membawa Ayu ke Rumah Sakit.


DI RUMAH SAKIT...


" di Mana Ini," Gumam Ayu pelan saat Baru Sadar Dari Pingsannya dan ia Melihat ke seluruh Ruangan Dan melihat Elang yang tertidur di dekatnya.


" Mas.." Gumam Ayu Namun Elang Tak Mendengarnya.


Ia pun Mencoba mengerakkan Tangannya Agar Elang Bangun karena Tangannya Di Genggam Elang, Elang Yang Merasa tangan Istrinya Meremas Lembut ia Pun Bangun.


" Kau Sudah Sadar Sayang," Tanya Elang Hawatir.


" Hmm," Hanya Itu yang keluar dari Mulutnya.


Ayu berusaha untuk Bangun namun Kepalanya Sedikit Pusing.


" Aww,," Ringis Ayu merasakan Sakit di kepalanya.


" Apa Kau baik Baik saja Sayang," Tanya Elang Hawatir pada Istrinya itu.


" Kenapa Kepalaku di perban Mas, Bukankah Lukanya Tidak Seberapa," Tanya Ayu Penasaran.


" Apanya Yang Tidak Seberapa, Kau hampir saja Gegar Otak," Kata Elang Hawatir.


" Masa Sih Mas, Perasaan Kepalaku Tidak apa apa," Kata Ayu pelan.


" Memang Sayang, Cuma Bekas Luka Yang Dulu kau Alami Sedikit Terbuka Lagi Di Kepalamu Sayank," Kata Elang Hawatir.


" Oh Begitu," Kata Ayu pelan, Pantas Saja ia Merasa Pusing dan Entah Kenapa Ia Merasa sedikit Mual.


Namun Ayu tepis perasaan Mual Itu, Ia Pikir Mungkin Masuk Angin saja.


" Mas Harus Memberi Pelajaran Pada Wanita Gila Itu," Kata Elang Marah dan Kesal Pada Stella Karena Sudah Membuat Istri nya Sepertii itu.


" Tidak Usah Mas, Lagian Kan Aku Saja Sudah tidak apa apa, dan Baik Baik saja," kata Ayu lembut.


" Tapi Sayank," Kata Elang Lembut.


" Maaaas,,," Panggil Ayu manja dan Membuat Elang Tersenyum Dengan sikap Aneh Ayu yang Sekarang.

__ADS_1


" Baiklah Sayang, Yang Penting Kau Tidak apa apa," Kata Elang dan Memeluk Istrinya Itu.


__ADS_2