
12 : 00 WIB.
" Bagaimana Kabarmu Anak Muda," Sapa Kakek Thomas Saat Berada Di Ruang Kerja Elang.
5 Menit Yang Lalu Kakek Thomas Sampai di Kediaman Samudra.
Dan Pak Kim Pun membawa Kakek Ke ruang Kerja Milik Elang dan Di sanalah Mereka Berbicara.
" Aku Baik Baik Saja, Kau lihat Sendiri bukan Pak Tua, Aku Sehat Sehat Saja," Kata Elang lugas.
" Aaah kau sama Sekali tidak ada Sopan Sopannya Pada Orang tua Seperti ku," Eluh Kakek Thomas Pada Elang Yang Sekarang Cucu Mantu nya.
" Aah Baiklah, Maaf kan Ketidak Sopananku ini KAKEK," jelas Elang Dan Menekankan Kata kata Kakek di ujung Pembicaraannya itu.
" Di Mana Cucuku," tanya Kakek Thomas Tak Sabaran.
" Istriku Di kamarnya," Jelas Elang.
" Ah iya, Aku mau bertanya Padamu KAKEK," kata Elang Jelas Sengaja Selalu menekankan Kata Kata Kakek pada Kakek Thomas.
" Apa..?" tanya Kakek Thomas penasaran.
" Kenapa Sekarang kau Mau bertemu Istriku," Tanya Balik Elang.
" Memangnya Kenapa,? Bukankah Tidak Ada Salahnya Jika Seorang Kakek Menemui Cucunya," Jelas Kakek Elang.
" Memang Tidak Ada Salahnya, Bukan kah Kau Su.......? Kata Kata Elang Terpotong Suara Ketukan Di pintu Ruang kerja Elang.
Tok...
Tok...
Tok...
" Masuk," perintah Elang Dari dalam.
Dan Bibi pun Masuk Membawa Kopi untuk Tamu dan Tuan Mudanya.
" Permisi Tuan Muda, Kopinya," Kata Bibi pelan.
" terimakasih Bi, tolong taroh saja Di sana" Kata Elang Pelan dan Menyuruh Pada Bibi Menaruh kopinya di atas Meja.
" Ah ia Bi tolong Panggilkan Istriku kemari," Kata Elang lagi Sebelum Bibi pergi.
__ADS_1
" Baik Tuan Muda," Kata Bibi sebelum Pergi.
" Silahkan," Tawar Elang Pada Kakek Thomas dan Kakek Thomas Pun Meminum Kopi itu.
tak Lama Pintu Ruang kerja milik Elang pun Ada Yang Mengetuk lagi.
Tok...
Tok...
Tok...
" Masuk," terdengar Suara Elang yang Menyuruh Masuk,
Ayu pun Masuk Dengan Hati Berdebar.
Kakek Thomas Yang Melihat Siapa yang Masuk Terkejut,ia Seperti pernah Bertemu Dengan Gadis ini, tapi Kakek Thomas Tak Mengingatnya.
SEPERTINYA AKU PERNAH MELIHAT GADIS INI, TAPI DIMANA,Dalam Hati Kakek Thomas mengingat.
AH BUKAN KAH GADIS INI YANG BERTEMU DENGANKU PERTAMA TERSENYUM... DAN WAKTU DIA PULANG TIBA TIBA MARAH DAN KESAL SAAT MELIHATKU LAGI.dalam Hati Kakek Thomas Mengingat kejadian Itu saat pertama Bertemu dengan Ayu.
" Kemarilah Sayang," Kata Elang pada Istrinya Itu dan Ayu pun Menghampiri Elang dan Juga Kakek nya.
Sebenci apa pun Ayu pada Kakeknya Ayu tak pernah tak menghormati Orang Yang Lebih Tua dan itu yang Di ajarkan Ayahnya Dulu.
Kakek Thomas Yang Dapat Perlakuan Seperti itu tercengang, Karena Baru Kali Ini Ada lagi yang Mencium Tangannya selain Arya anaknya Yang Sudah Tiada.
walau pun Kakek Thomas mempunyai anak dan Cucu, tapi Mereka tak pernah Seperti itu padanya, apa lagi Cucu kesayangannya Stella dia belum pernah Sekali pun Mencium Tangan Kakeknya itu,
Memang Benar kata Pepatah buah Jatuh Tidak akan Jauh dari tangkainya,
Mungkin Arya yang Mempelajari Putrinya Agar Selalu Bersikap Hormat pada Orang Tua,
Berbeda Jauh Dengan Egi yang Mengajari Putri Yang Bersikap Manja,
Dari sana lah Kakek Thomas Bisa Membandingkan Ayu dan Stella.
GADIS INI BENAR BENAR MIRIP ARYA, dalam Hati Kakek Thomas mengingat Anaknya itu.
" Bagaimana Kabarmu Nak," Sapa Kakek Thomas Lembut.
" Aku Baik Baik Saja Tuan," Kata Ayu pelan dan Bukannya Memanggil Kakek, Namun Ayu malah Memanggil Tuan dan itu membuat Kakek Thomas Sedikit merasa Sakit di hatinya karena Merasa tak di anggap Oleh Cucunya.
__ADS_1
" Ah Syukurlah kalo Kau Baik baik saja," Kata Kakek Thomas.
" Kenapa Tuan Ingin bertemu Dengan ku," Tanya Ayu Langsung Ke inti pembicaraan.
" Kenapa Kau memanggilku Tuan, Sedangkan Aku Bukan kah Kakek Mu," Tanya Kakek Thomas Lembut.
" Dari aku lahir sampai Sekarang, Aku tak Punya Kakek," Jelas Ayu tegas, namun Elang Masih Merasakan Gemetar di tubuh Ayu, karena Elang berada di Dekat Ayu.
" Maafkan Kakekmu ini Nak, Aku Tau Kakek memang Kejam," Kata Kakek Thomas Lirih.
" Tapi Kakek benar benar menyesali semua ini Nak," Kata Kakek Thomas lagi.
" Kakek Benar Benar Egois, Kakek Minta Maaf Padamu Nak," Kata Kakek Thomas lagi.
" Untuk apa Kakek Minta Maaf Padaku, Semestinya Kakek Minta Maaf Pada Ayahku, Bukan Padaku," Kata Ayu lirih dan Mulai Memanggil Kakek Thomas Dengan Sebutan Kakek, dan Itu membuat Hati Kakek Thomas Senang.
" Percuma Kakek Minta Maaf padaku, Karena Selama Ini Yang Kakek Sakiti Bukan Aku tapi Ayah dan Juga Bundaku," Kata Ayu Lirih dan Menahan Tangis.
" Kakek tau sayang, Selama Ini Ayahmu yang Kakek Sakiti, Namun Kau juga Terkena Imbasnya, Kakek Benar Benar Minta Maaf padamu Nak," Kata Kakek Thomas Bermaksud Mencium Kaki Ayu karena Merasa menyesal Karena Sudah Menelantarkannya.
Namun Ayu langsung Melarangnya dan Memegang Tubuh Kakeknya itu agar tak Sujud padanya Seperti itu.
" Kakek Sudah Menelantarkanmu, Bukan Maksud Kakek Seperti itu, Kakek benar benar tidak tau kalo kau masih hidup saat kecelakan itu Nak karena Yang Kakek dengar Seluruh keluarga Ayahmu meninggal, Kakek baru tau setahun Yang lalu ternyata Kau Masih Hidup, dan Kakek Juga Mencarimu Kemana Mana setahun Ini, Dan Aku baru tau Ternyata Yang Menikah Dengan Erlangga ini adalah Cucuku," Kata Kakek Thomas pelan
" Aku minta Maaf Nak, Aku benar Benar minta Maaf," Kata Kakek Thomas Lagi.
" Sudahlah Kek, Aku juga Sudah Memaafkan Kakek," Kata Ayu lembut dan Memeluk Kakeknya.
" Terimakasih Nak, Akhirnya Kau mau memaafkan Kakekmu ini," Kata Kakek Thomas pelan dan Senang karena Cucunya Memaafkannya.
" Maafkan Aku Kek, Aku benar benar membencimu saat Kakek menjauh dari Ayah," Kata Ayu Menangis.
" Namun Ayah Selalu bilang padaku Agar aku tak membencimu," Kata Ayu lagi.
" Tapi aku selalu ingat perkataan mu yang Menyakiti Ayah Dan Bundaku 15 tahun Lalu saat Ayah Bunda Dan Juga Aku Menemuimu," Kata Ayu lagi mengeluarkan Semua Kekesalannya pada Kakeknya Itu dan Kakek Thomas Hanya Mendengarkan apa yang dikatakan Cucunya itu dan Kakek Thomas Memeluknya Sayang Karena ia Mengingat Perlakuannya Dulu pada Putra dan Menantunya saat itu.
" Kau Berkata Kalo Ayah Bukan Anakmu dan Aku Bukan Cucumu," Kata Ayu mengingat Masa Masa Menyedihkan Yang Ayu alami saat itu.
" Dari sanalah Aku Sangat Sangat Sangat Membencimu, dan Aku Juga Tidak akan pernah Mau Menjadikanmu Kakekku seumur hidupku," Kata Ayu Didalam Pelukan Kakeknya itu.
" Maafkan Kakek Bodohmu ini Nak, Karena Kebodohan Kakek, Kakek Kehilangan Putra, Menantu dan Juga Cucuku," Kata Kakek Thomas Ikut Menangis
" Mulai Sekarang, Kakek Akan Menebus Semua Itu, dan Membuatmu Bahagia Nak," Kata Kakek Thomas Lagi.
__ADS_1